BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim) menggelar buka puasa bersama civitas akademika di Auditorium Kampus Polimarim, Jalan Nuri Baru No. 1, Makassar, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan kampus pada bulan suci Ramadan.
Acara yang mengusung tema “Mempererat Silaturahmi di Bulan Penuh Berkah” itu berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Kecamatan Mamajang, pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, taruna, serta keluarga besar Polimarim.
Direktur Polimarim AMI, Dr Ir H Amrin SE ST MM MAP MT CRP CIQA, mengatakan buka puasa bersama menjadi agenda penting untuk memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan kampus.
Menurut Amrin, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk menumbuhkan solidaritas serta mempererat hubungan antarpegawai dan civitas akademika.
“Melalui kegiatan ini kita berharap silaturahmi semakin erat. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk saling berbagi kebahagiaan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat positif dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Amrin dalam sambutannya.
Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh civitas internal kampus. Sejumlah pegawai yang merupakan warga sekitar kampus dan keluarga pegawai juga turut hadir dan berbaur dalam suasana kebersamaan.
Hal ini membuat kegiatan tersebut terasa lebih inklusif, sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat sekitar serta keluarga besar Polimarim AMI.
Berbagi Takjil
Sebelum waktu berbuka, civitas akademika Polimarim terlebih dahulu menggelar kegiatan berbagi takjil kepada para pengguna jalan di depan kampus. Para dosen, pegawai, dan taruna turun langsung membagikan paket takjil kepada pengendara yang melintas.
Kegiatan berbagi ini disambut antusias oleh masyarakat. Sejumlah pengendara yang melintas tampak berhenti sejenak untuk menerima takjil yang dibagikan secara gratis oleh para taruna dan pegawai kampus.
Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiyah singkat oleh Ir. Ahmad Ibrahim, MPH, MM. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah dan memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Ahmad Ibrahim juga menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan serta memperbaiki perilaku sehari-hari.
“Bulan Ramadan semestinya kita isi dengan hal-hal positif karena amal kebaikan akan dilipatgandakan. Kita juga perlu mengurangi hal-hal yang tidak bermanfaat, termasuk ghibah dan perbuatan yang merusak persaudaraan,” ujarnya.
Menjelang azan Magrib, seluruh peserta kemudian mengikuti doa bersama sebelum berbuka puasa. Suasana kebersamaan terlihat ketika para tamu undangan, pimpinan kampus, dosen, pegawai, serta taruna duduk bersama menikmati hidangan berbuka yang telah disediakan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga memperkuat budaya kebersamaan di lingkungan kampus. Semangat yang terbangun dalam kegiatan tersebut mencerminkan nilai Ramadan sebagai waktu untuk mempererat silaturahmi, menebarkan kebahagiaan, serta meraih keberkahan bersama. (*)

















