BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Kabupaten Wajo melakukan audiensi dengan Bupati Wajo, H Andi Rosman, S.Sos., M.M., dan Wakil Bupati Wajo, Dr H Baso Rahmanuddin, M.M.Kes., Senin 22 Juni 2026. Audiensi tersebut dipimpin langsung Ketua PGRI Wajo, Dr Muhammad Nur, M.Pd.
Pertemuan itu membahas kesiapan kontingen PGRI Wajo mengikuti Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran atau Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 yang akan digelar di Kabupaten Sidrap pada 2–6 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PGRI Wajo secara resmi mengundang Bupati dan Wakil Bupati Wajo untuk hadir pada pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel di Sidrap.
Muhammad Nur juga melaporkan bahwa jumlah peserta dan pendukung PGRI Wajo yang akan hadir di Sidrap diperkirakan mencapai kurang lebih 4.000 guru. Rombongan tersebut direncanakan menggunakan sekitar 950 unit mobil dan 100 sepeda motor.
Ia menyampaikan, PGRI Wajo akan mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan dan diperlombakan pada Porsenijar PGRI Sulsel 2026. Selain itu, PGRI Wajo juga akan berpartisipasi pada cabang eksebisi domino.
Dari laporan tersebut, Bupati Wajo dan Wakil Bupati Wajo selaku Dewan Pembina PGRI Wajo menyatakan siap tampil sebagai peserta domino mewakili PGRI Wajo.
Bupati Wajo, H Andi Rosman, menyatakan siap hadir dan ikut dalam defile pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel di Sidrap.
Ia juga berpesan kepada kontingen PGRI Wajo yang jumlahnya mencapai sekitar 4.000 orang agar tetap menjaga kekompakan dan menjalin silaturahmi selama berada di lokasi kegiatan.
Bupati Wajo juga meminta seluruh atlet dan peserta lomba yang turun bertanding agar menjunjung tinggi semangat sportivitas.
Ia berharap kontingen PGRI Wajo mampu meraih prestasi terbaik pada Porsenijar PGRI Sulsel 2026.
“Kontingen PGRI Wajo harus tetap kompak, menjaga silaturahmi, dan menjunjung tinggi sportivitas. Semoga Wajo dapat kembali mengulang prestasi sebagai juara umum seperti saat Porsenijar di Gowa dan Wajo,” katanya.
Sejumlah cabang lomba menjadi andalan kontingen PGRI Wajo. Cabang tersebut di antaranya tenis meja, futsal, catur, bola voli, pembelajaran, serta pembacaan Ikrar Guru.
Ketua PGRI Wajo, Dr Muhammad Nur, mengatakan atlet dan peserta yang lolos seleksi tahun ini didominasi guru-guru usia muda.
Mereka dinilai memiliki peluang besar untuk meraih prestasi dan membawa pulang medali bagi PGRI Wajo.
“Para atlet yang terpilih merupakan hasil seleksi ketat. Mereka memiliki pengalaman bertanding, semangat juang tinggi, dan kesiapan untuk meraih kemenangan,” ujarnya.
PGRI Wajo memiliki rekam jejak prestasi yang cukup membanggakan sepanjang pelaksanaan Porseni PGRI Sulsel.
Beberapa prestasi yang pernah diraih di antaranya Juara Umum I di Malino, Kabupaten Gowa, pada 2011.
Kemudian Juara Umum I di Sengkang, Kabupaten Wajo, pada 2013. PGRI Wajo juga pernah masuk enam besar pada Porseni PGRI Sulsel di Bantaeng tahun 2015.
Pada tahun 2017, PGRI Wajo kembali meraih Juara Umum I di Malili, Kabupaten Luwu Timur. Prestasi lainnya yakni Juara Umum II di Barru tahun 2019 dan Juara Umum III di Soppeng tahun 2023.
Berkaca dari pengalaman dan capaian tersebut, seluruh unsur kontingen PGRI Wajo, mulai dari atlet, pelatih, official, hingga pendukung, kini bertekad membawa PGRI Wajo kembali merebut posisi Juara Umum I pada Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Sidrap.
Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Sidrap menjadi ajang silaturahmi terbesar guru se-Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kompetisi olahraga, seni, dan pembelajaran bagi anggota PGRI dari 24 kabupaten/kota.
Demikian Bidang Komunikasi dan Informatika (Kominfo) PGRI Wajo Agus Karim, S.Pd memberitakan. ***


















