BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Dosen Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bawah naungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX kembali mencatat capaian membanggakan pada tahun 2026.
Melalui Program Bantuan Pendanaan BIMA dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), sebanyak 1.139 proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berhasil lolos pendanaan.
Data resmi menunjukkan, total proposal penelitian yang diajukan mencapai 4.975 judul. Dari jumlah tersebut, 908 judul dinyatakan lolos pendanaan, sementara 4.067 lainnya belum berhasil.
Sementara pada skema pengabdian kepada masyarakat, tercatat 1.005 proposal diajukan. Sebanyak 231 judul berhasil memperoleh pendanaan, sedangkan 774 judul belum lolos seleksi.
Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, M.Si kepada media, Senin 13 April 2026 mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai bukti komitmen akademik dosen PTS yang terus meningkat.
“Ini tidak hanya menunjukkan produktivitas dosen, tetapi juga kualitas proposal yang semakin baik. PTS di wilayah IX kini semakin kompetitif di tingkat nasional,” ujarnya.
Ia berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan peran perguruan tinggi dalam mendorong inovasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Senada dengan itu, Ketua Tim Kerja Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Inovasi Perguruan Tinggi LLDIKTI Wilayah IX, Mustaking, menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen kampus.
“Ini menunjukkan ekosistem riset dan pengabdian di PTS semakin kuat dan berkembang,” katanya.
Namun, ia juga menyoroti masih banyaknya proposal yang belum memperoleh pendanaan.
Menurutnya, hal itu menjadi tantangan ke depan untuk meningkatkan kualitas penyusunan proposal, memperkuat kolaborasi, serta memetakan tema riset yang lebih relevan.
“Kami akan terus mendorong peningkatan kapasitas dosen agar tingkat keberhasilan pendanaan semakin tinggi di masa mendatang,” tambahnya.
Program BIMA sendiri menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi.
Melalui program ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dan solusi berbasis riset yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional.
Capaian tahun 2026 ini menjadi sinyal positif bahwa dosen PTS di wilayah LLDIKTI IX tidak hanya aktif secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. ***


















