Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Dr. Hj. Fatmawati A. Mappasere Pimpin Pusat Solusi Limbah Berkelanjutan Unismuh Makassar

×

Dr. Hj. Fatmawati A. Mappasere Pimpin Pusat Solusi Limbah Berkelanjutan Unismuh Makassar

Share this article
Example 468x60

Unismuh Makassar telah resmi mendirikan Pusat Solusi Limbah Berkelanjutan – Sustainable Waste Solutions Center (SWSC) sebagai motor penggerak green campus dan pusat pembelajaran pengelolaan sampah berkelanjutan di Indonesia.

Lembaga ini dibentuk melalui SK Rektor Unismuh Makassar Nomor 205/UNISMUH/SK/V/2025, diperkuat dengan SK Rektor Nomor 494/UNISMUH/SK/V/2025 tentang kebijakan pengelolaan sampah terintegrasi di kampus. Kepemimpinan SWSC diamanahkan kepada Dr. Hj. Fatmawati A. Mappasere, M.Si. berdasarkan SK Rektor Nomor 223/UNISMUH/SK/VI/2025.

Example 300x600

Mengusung filosofi I-GIFt (Integrated, Green, Islamic, Futuristic), SWSC bukan hanya lembaga pengelola sampah, tetapi juga pusat edukasi, riset, advokasi, dan kewirausahaan hijau.

Kepala SWSC Unismuh Makassar, Dr. Fatmawati A. Mappasere, M.Si kepada media akhir Agustus 2025 mengatakan, pembentukan SWSC adalah komitmen nyata kampus menghadirkan lingkungan bersih, Islami, dan berdaya saing.
“SWSC akan menjadi tonggak baru yang membawa Unismuh menuju green campus unggulan di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

SWSC memiliki visi menjadi pusat unggulan pengelolaan limbah berkelanjutan berbasis nilai Islam, ilmu pengetahuan, dan inovasi teknologi. Adapun misi utamanya mencakup: menanamkan budaya kebersihan Islami, menyelenggarakan pendidikan lingkungan, mengembangkan riset inovatif, melaksanakan pengabdian masyarakat berbasis lingkungan, serta mendorong kewirausahaan hijau.

Sejumlah program strategis telah disiapkan, antara lain: Survei & pemetaan sampah kampus, Bank Sampah Kampus & Rumah Kompos, Edukasi, sosialisasi, dan advokasi lingkungan, Inovasi teknologi: kompos, maggot BSF, hingga bank sampah digital, Kemitraan dengan pemerintah, industri daur ulang, dan komunitas dan Monitoring & evaluasi berkala

Output yang diharapkan mencakup: kampus bebas sampah dengan budaya memilah, peningkatan riset tentang ekonomi sirkular, lahirnya wirausaha hijau dari mahasiswa dan alumni, serta sertifikasi Unismuh sebagai green campus nasional maupun internasional.

Kehadiran SWSC, Unismuh Makassar semakin menegaskan jati dirinya sebagai perguruan tinggi Islam berkemajuan yang unggul, terpercaya, dan mandiri dalam menjawab tantangan lingkungan berkelanjutan.

SWSC Unismuh Makassar, pada 23 Agustus 2023 menyelenggarakan kegiatan bertajuk, Sosialisasi dan Pelatihan Teknis: Pemilahan Sampah dan Prosedur Pengumpulan,  diperuntukkan bagi seluruh petugas cleaning service kampus. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan awal visi IGIFt (Integrated, Green, Islamic, Futuristic), khususnya pada aspek Green Campus dan tata kelola lingkungan yang Islami dan berkelanjutan.

Dr. Fatmawati, menegaskan  pelatihan ini bukan sekadar bentuk edukasi teknis, tetapi juga langkah awal membangun budaya ekologis kampus yang Islami dan kolaboratif.

“Kita tidak hanya bicara tentang kebersihan, tetapi juga tanggung jawab ekologis dan pemberdayaan sistemik. Cleaning service adalah garda terdepan dalam perubahan budaya kampus menuju pengelolaan sampah yang berdaya guna,” tandasnya. ***

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *