BERITASEMBILAN.Com-Siak. Sejak awal Agustus 2025, mahasiswa KKN-Mas (Muhammadiyah–Aisyiyah) Se-Indonesia Kelompok 144 menjalankan berbagai program pengabdian di Desa Sialang Sakti, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau. Program tersebut meliputi kegiatan pendidikan, administrasi desa, hingga program inti berupa Turnamen Vollyball Cup antar RT/RW.
Pada pekan pertama, mahasiswa KKN-Mas aktif berkunjung ke sekolah-sekolah di sekitar desa, seperti SD Negeri 017 Dayun, SD Negeri 018 Sialang Sakti, MTs Bustanul Ulum, dan SMAN 1 Dayun. Mereka memberikan materi tambahan, mendampingi siswa belajar, serta membuka kelas sore (les tambahan) untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, dan mapel lainnya setiap pukul 14.00–16.00 WIB.
Selain kegiatan di sekolah, mahasiswa juga turut membantu kantor desa, khususnya di bagian pusat pelayanan dan pengolahan data. Kehadiran mereka mendapat respon positif dari perangkat desa karena membantu memperlancar administrasi pelayanan masyarakat.
Program inti KKN-Mas Kelompok 144 adalah Turnamen Vollyball Cup antar RT/RW Desa Sialang Sakti. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari penuh dan saat ini telah memasuki hari ke-5 pelaksanaan. Turnamen tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga media mempererat silaturahmi antarwarga.
Ketua Panitia, Nursyam (Universitas Muhammadiyah Makassar), menjelaskan bahwa kegiatan KKN-Mas ini diupayakan menyentuh berbagai aspek, mulai dari pendidikan, pelayanan desa, hingga olahraga dan hiburan masyarakat.
“Kami ingin kehadiran mahasiswa KKN-Mas bisa memberi manfaat nyata bagi warga Desa Sialang Sakti, baik di sektor pendidikan, pelayanan publik, maupun pembangunan sosial melalui kegiatan olahraga,” ungkapnya.
Sejumlah warga menyambut baik program ini, terutama turnamen volly yang dinilai berhasil meningkatkan kebersamaan antarwarga desa. Sementara itu, kegiatan pendidikan dan administrasi desa juga diharapkan memberi kontribusi jangka panjang bagi kemajuan desa.
Dengan kombinasi program ini, KKN-Mas Kelompok 144 berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, inovatif, dan berdampak positif selama masa pengabdian di Desa Sialang Sakti.
Mahasiswa KKN-Mas juga mengambil inisiatif mengadakan sosialisasi anti-bullying di SMAN 1 Dayun. Kegiatan ini mengusung tema “Respect Is The New Trend, Toxic Is Outdated” dan berlangsung pada Selasa, 12 Agustus 2025 dengan melibatkan siswa kelas X, XI, dan XII.
Ketua Panitia, Nursyam dari Universitas Muhammadiyah Makassar, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang dengan pendekatan interaktif agar siswa lebih mudah memahami dampak bullying.
“Kami ingin mendorong tumbuhnya budaya saling menghargai, empati, dan kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas bullying,” ujarnya.
Rangkaian acara meliputi pemaparan materi ringan dan visual, permainan edukatif Detective Bull yang mengenalkan dan mengidentifikasi perilaku bullying melalui format bingo, serta sesi refleksi di mana siswa menuliskan pesan dan komitmen mereka terhadap gerakan anti-bullying.
Selain itu, tersedia pula ruang diskusi terbuka bersama guru Bimbingan Konseling (BK) untuk menampung aspirasi siswa, termasuk secara anonim.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala BK SMAN 1 Dayun, Ibu Susilowati mengatakan, berterima kasih kepada mahasiswa KKN-Mas yang telah berinisiatif mengadakan sosialisasi ini.
Kegiatan ini sangat membantu meningkatkan kesadaran siswa-siswi kami tentang bullying, apalagi disampaikan dengan metode yang lebih segar dan pendekatan ala Gen-Z, sehingga lebih mudah diterima oleh mereka, katanya.
Melalui kegiatan ini, Kelompok 144 KKN-Mas berharap dapat membantu sekolah memperkuat peran BK serta menumbuhkan komitmen siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan saling menghargai.
Pada sosialisasi KKN Mas di SMAN 1 Dayun yang jadi Ketua Panitia : Nursyam (Universitas Muhammadiyah Makassar)l; Pemateri : Nursyam (Universitas Muhammadiyah Makassar). MC : Daffa Rahadian (Universitas Muhammadiyah Riau)
Moderator: Reka Trimawanti (Universitas Muhammadiyah Riau), Fasilitator Game/Challenge 1. Mohamad Fadhli Azriel Hammed (Universitas Muhammadiyah Purwokerto), 2. Muhammad Fahraezy Bastyan (Universitas Muhammadiyah Riau, Dina Auliya (Universitas Muhammadiyah Riau), Dokumentasi* : Randi Alfisyahri (Universitas Muhammadiyah Riau). (nursyam).