BERITASEMBILAN-Com-Gowa. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) melaksanakan kuliah lapangan Mata Kuliah Asesmen Kebutuhan Belajar Masyarakat di Desa Borong Pa’la’la, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Senin 12 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis lapangan yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap realitas sosial masyarakat desa. Kuliah lapangan tersebut didampingi langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Dr. Nur Riswandy Marsuki, S.Sos., M.Si.
Rombongan mahasiswa diterima secara resmi oleh Sekretaris Desa Borong Pa’la’la, Saharuddin Lallo, Kepala Dusun, Nurdin, S.T., serta Babinsa Desa Borong Pa’la’la, Serka Firman Yusuf.
Selama kegiatan, mahasiswa melakukan observasi lapangan guna mengidentifikasi kebutuhan belajar masyarakat pada berbagai aspek, mulai dari pendidikan, sosial, ekonomi, hingga budaya. Asesmen dilakukan melalui pengamatan langsung dan interaksi dengan sejumlah kelompok masyarakat, di antaranya aparatur pemerintahan desa, kelompok pemuda, kelompok perempuan, serta pelaku UMKM.
Dr. Nur Riswandy Marsuki mengatakan, kuliah lapangan ini bertujuan melatih kepekaan sosial mahasiswa sekaligus membekali mereka dengan kemampuan melakukan asesmen kebutuhan belajar masyarakat secara kontekstual.
“Mahasiswa diharapkan mampu membaca realitas sosial secara kritis dan menjadikan masyarakat sebagai sumber belajar utama melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA),” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Borong Pa’la’la, Saharuddin Lallo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Makassar atas pelaksanaan kegiatan akademik di desanya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal kerja sama berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.
“Kami sangat terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan Unismuh Makassar dalam berbagai program pembangunan desa, khususnya yang berbasis riset, pendidikan, dan penguatan kapasitas masyarakat,” katanya.
Pemerintah desa menilai keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan akademik di desa penting untuk menghadirkan gagasan, inovasi, serta pendampingan ilmiah yang mampu mendorong pembangunan desa secara berkelanjutan.
Melalui kuliah lapangan ini, mahasiswa Pendidikan Sosiologi Unismuh diharapkan mampu mengintegrasikan teori dan praktik, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat desa.
Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Makassar yang telah terakreditasi Unggul terus berkomitmen memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan kontekstual bagi mahasiswa sebagai bekal pengembangan kompetensi akademik, kepekaan sosial, serta kemampuan analisis dan pemecahan masalah sosial di tengah masyarakat.***


















