BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Nama Nursalam, S.Pd., M.Si. bukan sosok asing di dunia pendidikan Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Luwu Timur. Lebih dari dua dekade, ia mendedikasikan diri sebagai pendidik dan pemimpin sekolah, sekaligus aktif menggerakkan organisasi profesi guru melalui Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Pria kelahiran Tana Toraja, 6 Februari 1965 ini menempuh pendidikan strata satu (S1) di Universitas Negeri Makassar (UNM), sebelum melanjutkan studi magister (S2) di Universitas Indonesia Timur (UIT). Latar belakang akademik tersebut menjadi fondasi kuat dalam perjalanan panjangnya di dunia pendidikan dan organisasi.
22 Tahun Mengabdi sebagai Kepala Sekolah
Nursalam tercatat memiliki pengalaman 22 tahun sebagai kepala sekolah, sebuah capaian yang mencerminkan konsistensi, kepemimpinan, dan kepercayaan institusi pendidikan terhadap kapasitasnya. Sepanjang pengabdiannya, ia pernah memimpin sejumlah sekolah menengah pertama dan atas di Luwu Timur, di antaranya:
- SMP Negeri 1 Kalaena
- SMP Negeri 1 Mangkutana
- SMA Negeri 8 Luwu Timur
- SMA Negeri 5 Luwu Timur
- SMA Negeri 4 Luwu Timur
- SMA Negeri 9 Luwu Timur
- SMA Negeri 2 Luwu Timur
Pengalaman lintas jenjang dan wilayah tersebut membentuk karakter kepemimpinan Nursalam yang adaptif, komunikatif, dan memahami dinamika guru serta satuan pendidikan secara menyeluruh.
Aktif dan Konsisten di Organisasi PGRI
Di luar tugas struktural di sekolah, Nursalam dikenal luas sebagai organisator ulung di tubuh PGRI. Ia pernah menjabat Ketua PGRI Kabupaten Luwu Timur selama dua periode (2009–2019), sebelum dipercaya di tingkat provinsi sebagai Bidang Organisasi dan Kaderisasi PGRI Sulsel (2019–2024).
Saat ini, Nursalam mengemban amanah sebagai Wakil Ketua III PGRI Provinsi Sulawesi Selatan periode 2024–2029. Selain itu, ia juga menjabat Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Luwu Timur periode 2023–2028, memperkuat perannya dalam perumusan kebijakan dan advokasi pendidikan daerah.
Dipercaya Pimpin Pengadaan Sekretariat PGRI Sulsel
Kepercayaan organisasi kembali diberikan kepada Nursalam saat ia ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pengadaan/Pembangunan Sekretariat PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, sebagaimana dilaporkan dalam rapat pleno dan refleksi akhir tahun PGRI Sulsel di Kopi Sija Makassar, Sabtu (20/12/2025).
Dalam menjalankan amanah tersebut, Nursalam menegaskan sejumlah langkah strategis yang akan ditempuh, antara lain:
- Berkoordinasi dengan seluruh pengurus PGRI kabupaten/kota se-Sulsel sebagai tindak lanjut hasil Konferensi Kerja Provinsi I terkait pengadaan sekretariat.
- Berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan mekanisme partisipasi dan sumbangan anggota dilakukan secara sukarela, transparan, dan akuntabel.
- Menggelar rapat internal panitia secara berkala.
- Membuka rekening khusus panitia pengadaan Sekretariat PGRI Sulsel.
- Menyampaikan laporan perkembangan program secara rutin kepada pengurus dan anggota.
“Sekretariat PGRI Sulsel adalah simbol kemandirian dan kekuatan organisasi. Dengan kebersamaan dan keikhlasan seluruh pengurus serta anggota, kita berharap dapat mewujudkannya pada tahun 2026,” ujar Nursalam.
Lewat rekam jejak panjang di dunia pendidikan, pengalaman organisasi yang matang, serta komitmen pada tata kelola yang transparan, Nursalam dinilai sebagai figur tepat untuk mengawal salah satu agenda strategis PGRI Sulsel menuju penguatan kelembagaan di masa depan. ***


















