Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

PKB Makassar Pasang Target 10 Kursi, Abdul Latif Hasan: Mesin Partai Mulai Dipanaskan

×

PKB Makassar Pasang Target 10 Kursi, Abdul Latif Hasan: Mesin Partai Mulai Dipanaskan

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Ketua Dewan Syura DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar, Drs Abdul Latif Hasan MM, menargetkan partainya mampu meraih 10 kursi di DPRD Kota Makassar pada Pemilu Legislatif 2029.

Target tersebut merupakan bagian dari upaya PKB Kota Makassar melanjutkan keberhasilan pada Pemilu 2024. Saat itu, PKB berhasil meraih lima kursi DPRD Kota Makassar, meningkat signifikan dibandingkan Pemilu 2019 yang hanya memperoleh satu kursi.

Example 300x600

“Target kami pada Pemilu 2029 adalah meraih 10 kursi di DPRD Kota Makassar. Target ini harus dibarengi dengan kerja keras, konsolidasi organisasi, dan komunikasi politik yang semakin intensif kepada kader, simpatisan, masyarakat, pemilih pemula, serta generasi Z,” kata Abdul Latif Hasan kepada media, Jumat (31/7/2026).

Menurut Latif Hasan, keberhasilan memperoleh lima kursi pada Pemilu 2024 membuktikan bahwa PKB semakin diterima oleh masyarakat Kota Makassar.

Pada Pemilu 2024, PKB Kota Makassar meraih sekitar 66.888 suara sah dan berhasil menempatkan satu anggota legislatif dari masing-masing lima daerah pemilihan di Kota Makassar.

Lima calon anggota legislatif PKB yang berhasil lolos ke DPRD Kota Makassar adalah dr Fahrizal Achmad Husain dari Daerah Pemilihan Makassar I, Basdir dari Dapil Makassar II, Zulhajar dari Dapil Makassar III, Imam Musakkar dari Dapil Makassar IV, serta Andi Makmur Burhanuddin dari Dapil Makassar V.

PKB juga mencatatkan perolehan suara yang cukup kuat, termasuk meraih suara tertinggi di salah satu daerah pemilihan di Kota Makassar.

“Lonjakan dari satu kursi pada Pemilu 2019 menjadi lima kursi pada Pemilu 2024 merupakan prestasi luar biasa. Keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh pengurus dan kader untuk bekerja lebih keras menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya.

Mantan Ketua Dewan Pengurus Anak Cabang atau DPAC PKB Kecamatan Bontoala tersebut mengatakan, pemanasan mesin partai sudah mulai dilakukan melalui konsolidasi organisasi dan pembentukan kepengurusan baru DPC PKB Kota Makassar periode 2026–2031.

Dalam kepengurusan tersebut, Abdul Latif Hasan dipercaya sebagai Ketua Dewan Syura DPC PKB Kota Makassar, didampingi Bachtiar Hasan sebagai Sekretaris Dewan Syura.

Sementara itu, Fauzi Andi Wawo kembali dipercaya sebagai Ketua DPC PKB Kota Makassar. Posisi sekretaris dijabat Andi Makmur Burhanuddin dan bendahara dijabat Buyung Badril Buraena.

Latif Hasan menilai kepengurusan baru harus segera bergerak menyusun strategi politik, memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, serta memperluas basis dukungan masyarakat.

“Mesin partai harus bekerja sejak sekarang. Konsolidasi tidak boleh hanya dilakukan menjelang pemilu. Seluruh pengurus harus hadir dan bekerja di tengah masyarakat,” tegas Kepala SMA Ki Hajar Dewantara Makassar tersebut.

Latif Hasan bukan sosok baru dalam aktivitas politik PKB di Kota Makassar. Ia pernah menjadi calon anggota legislatif dari Daerah Pemilihan Makassar III pada Pemilu 1999 dan aktif membesarkan PKB melalui kepengurusan di Kecamatan Bontoala.

Ia menegaskan, pencapaian target 10 kursi tidak dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan popularitas tokoh atau kerja menjelang pemilu. PKB harus memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui program pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi.

Program tersebut mulai dijalankan Ketua DPC PKB Kota Makassar Fauzi Andi Wawo melalui pendataan kader dan keluarga binaan PKB.

Pendataan itu akan menjadi dasar pelaksanaan program pendampingan pendidikan, pelayanan kesehatan, bantuan sosial, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

PKB Kota Makassar juga akan mendorong pengembangan konsep Kampung PKB berbasis urban farming. Program tersebut mengintegrasikan budidaya ayam petelur, perikanan, pertanian perkotaan, dan pengolahan kompos dalam satu kawasan pemberdayaan.

Selain itu, PKB terus menjalankan program ambulans gratis, bantuan kepada Taman Pendidikan Al-Qur’an, penyediaan mushaf Al-Qur’an dan Iqra, serta bantuan sarana kegiatan masyarakat.

Menurut Latif Hasan, program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik kepada partai politik.

“Partai politik harus hadir memberikan solusi terhadap masalah pemerintahan dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Kerja politik tidak cukup hanya dilakukan dalam bentuk kampanye, tetapi harus diwujudkan melalui pelayanan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, Latif Hasan optimistis PKB Kota Makassar mampu memperluas basis dukungan dan mengulang keberhasilan Pemilu 2024 dengan pencapaian yang lebih besar pada Pemilu 2029.

“Lima kursi adalah modal awal. Dengan kerja keras seluruh pengurus, kader, simpatisan, dan anggota legislatif, kami optimistis target 10 kursi dapat diwujudkan,” tutup Abdul Latif Hasan.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *