BERITASEMBILAN.Com-Gowa. Tim Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) yang terdiri dari unsur Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Komite Sekolah, Yayasan, tenaga kependidikan, dan guru melakukan pemeriksaan serta audit kinerja Kepala Madrasah Aliyah Aisyiyah Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Jumat (12/12/2025).
PKKM tersebut mengevaluasi kinerja Kepala Madrasah selama empat tahun masa kepemimpinan periode 2022–2025. Dari hasil penilaian, kepemimpinan Muh Ali, S.Ag., M.Pd.I dinyatakan meraih predikat Baik.
Lewat capaian tersebut, Muh Ali dinilai layak dan memperoleh rekomendasi untuk diangkat kembali sebagai Kepala Madrasah Aliyah Aisyiyah Sungguminasa untuk periode 2026–2030.
Sebelumnya, pada Kamis (11/12/2025), pihak madrasah telah melaksanakan penjaringan calon kepala madrasah. Dari proses tersebut, terjaring tiga nama calon, yakni Muhammad Ali, S.Ag., M.Pd.I; H. Saleh Hamid, S.Ag., M.Pd.I; dan Risnawati Nuhri, S.Pd.
Namun, saat pelaksanaan tes wawancara dan tes tertulis, dua calon yang terjaring, yakni H. Saleh Hamid dan Risnawati Nuhri, sepakat keduanya menyerahkan kepada Muhammad Ali, untuk melanjutkan kepemimpinan periode keduanya.
Selama empat tahun kepemimpinan Muhammad Ali, perkembangan Madrasah Aliyah Aisyiyah Sungguminasa menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, khususnya pada jumlah peserta didik. Pada tahun 2022 jumlah siswa tercatat sebanyak 60 orang.
Angka tersebut meningkat menjadi 80 orang pada 2023, naik lagi menjadi 90 orang pada 2024, dan kembali melonjak menjadi 118 orang pada tahun 2025.
Tak hanya dari sisi jumlah peserta didik, pembangunan fisik sekolah juga mengalami kemajuan. Di antaranya pembangunan mushalla sekolah berukuran 10 x 16 meter, pembangunan WC dan tempat wudhu, serta penambahan kanopi di area parkir sekolah.
Selain itu, pihak madrasah juga menambah satu ruang kelas baru guna menunjang kenyamanan dan kelancaran proses pembelajaran bagi peserta didik.
Prestasi lulusan juga menunjukkan hasil positif. Setiap tahun, jumlah alumni yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri dan swasta terus bertambah. Beberapa lulusan diterima di Universitas Hasanuddin (Unhas), UIN Alauddin Makassar, Universitas Negeri Makassar (UNM), Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, serta Poltekkes Makassar.
Sementara untuk perguruan tinggi swasta, mayoritas lulusan melanjutkan studi ke Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, selain ke sejumlah perguruan tinggi swasta lainnya.
Dalam aspek kerja sama kelembagaan, selama empat tahun terakhir Madrasah Aliyah Aisyiyah Sungguminasa aktif menjalin kolaborasi dengan Unismuh Makassar. Kerja sama tersebut melibatkan berbagai program studi, di antaranya Prodi Ilmu Komunikasi yang menggelar pelatihan jurnalistik online dan public speaking, serta Prodi Farmasi dan Teknik.
Selain itu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Agama Islam (FAI) Unismuh Makassar menjadikan madrasah ini sebagai lokasi praktik mengajar mahasiswa serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Capaian-capaian tersebut menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian PKKM, sekaligus menguatkan rekomendasi agar kepemimpinan Muh Ali dapat dilanjutkan pada periode berikutnya.***


















