BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Rektor Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) Soppeng, Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M., menegaskan pentingnya penguatan praktik akuntansi dalam mendukung keberlanjutan dan kemandirian usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hal tersebut disampaikan saat membuka Seminar Nasional yang diselenggarakan Program Studi Akuntansi Universitas Lamappapoleonro secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (11/7/2026).
Seminar nasional tersebut mengangkat tema “Penguatan Praktik Akuntansi sebagai Pilar Keberlanjutan dan Kemandirian UMKM” dan diikuti akademisi, praktisi, dosen, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Pada sambutannya, Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M., mengatakan akuntansi bukan lagi sekadar instrumen pencatatan keuangan, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan dan penguatan daya saing pelaku usaha.
“UMKM yang memiliki tata kelola keuangan yang baik akan lebih mudah berkembang, memperoleh akses pembiayaan, serta mampu bertahan menghadapi perubahan ekonomi yang semakin dinamis,” ujarnya.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan gagasan, inovasi, dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar mampu mengelola usahanya secara profesional.
Ia menilai kolaborasi antara akademisi, praktisi, pemerintah, dan dunia usaha perlu terus diperkuat guna membangun ekosistem UMKM yang sehat dan berkelanjutan.
“Melalui seminar seperti ini, kami berharap lahir berbagai rekomendasi dan solusi yang dapat diterapkan dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM, terutama dalam pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi,” katanya.
Seminar nasional tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai perguruan tinggi yang membahas peran akuntansi dalam mendukung keberlanjutan usaha di era digital.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi diskusi interaktif mengenai tantangan implementasi praktik akuntansi, digitalisasi pengelolaan keuangan, hingga strategi meningkatkan daya saing UMKM melalui tata kelola keuangan yang lebih baik.
Dr. Hj. Andi Adawiah berharap kegiatan ilmiah tersebut menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperkuat peran Program Studi Akuntansi UNIPOL dalam memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan UMKM di Indonesia.
“Kami ingin kampus tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional,” tuturnya.***


















