BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Direktur Politeknik Maritim AMI Makassar (Polimarim), Dr Ir Amrin SE ST MM MAP CRP CIQA, menunjukkan komitmen serius meningkatkan kualitas sumber daya manusia kampusnya.
Ia menggandeng Program Studi S2 Teknik Mesin Program Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus dan mengirim sembilan dosen untuk melanjutkan studi magister.
Kerja sama itu menjadi langkah strategis Polimarim dalam memperkuat kompetensi akademik tenaga pengajar. Amrin menegaskan, kualitas SDM tidak bisa ditawar.
“Kualitas SDM merupakan hal yang tak bisa ditawar-tawar bagi saya dan Polimarim. Begitu UKI Paulus Makassar membuka S2 Teknik Mesin, saya kirim dosen untuk kuliah,” ujar Amrin usai menjalani sidang ujian tesis S2 Teknik Mesin, Kamis (5/3/2026).
Tak hanya mengirim dosen, Amrin juga memberi contoh langsung. Ia tercatat sebagai mahasiswa dalam kelas kerja sama tersebut, bersama Wakil Direktur IV Polimarim. “Sebagai penyemangat untuk kelas kerja sama ini, saya juga ikut sebagai mahasiswa bersama Wadir 4,” katanya.
Program kolaborasi ini diapresiasi Direktur Pascasarjana UKI Paulus Makassar, Prof Dr Ir Yoel Pasae ST MT. Ia menilai kerja sama tersebut bukan sekadar formalitas antar-institusi, melainkan model konkret peningkatan kapasitas dosen.
“Ini salah satu program kerja sama dua institusi untuk peningkatan SDM, khususnya dosen. Program ini bisa menjadi contoh bagi lembaga lain. Polimarim tidak hanya menyarankan dosennya kuliah, tetapi juga turut menyediakan pembiayaan,” ujar Prof. Yoel.
Menurut dia, keterlibatan langsung Direktur Polimarim menjadi pesan kuat bagi sivitas akademika. “Beliau sosok leading by example. Memimpin dosen lain untuk lanjut studi, dan bisa selesai tepat waktu hanya tiga semester. Itu luar biasa,” kata Guru Besar Teknik Mesin ini.
Prof. Yoel mengaku semula terkejut ketika sejumlah dosen Polimarim berminat melanjutkan studi di UKI Paulus. Situasi itu kemudian berkembang menjadi kelas kerja sama resmi antar-institusi.
“Awalnya ada SDM Polimarim yang mau ikut kuliah. Saya sangat surprise. Lalu Pak Direktur menawarkan kelas kerja sama. Dan hari ini hasilnya, studi bisa tepat waktu,” ujarnya.
Ia juga menyebut Amrin sebagai figur pembelajar sepanjang hayat. “Beliau ini contoh lifelong learner. Tidak mengenal umur dan waktu. Bahkan ini gelar kesembilan beliau. Ini bisa menjadi teladan bagi yang muda-muda agar terus sekolah dan belajar,” kata Yoel.
Rektor UKI Paulus, Prof. Dr. Agus Salim, turut mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia berharap kerja sama tidak berhenti pada program magister, tetapi berkembang ke penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Tak hanya mengirim untuk lanjut studi S2, Polimarim juga mengirim sebanyak 12 dosennya menempuh Studi doctoral (S3) di berbagai kampus di Indonesia. Ada di Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar dan lainnya.
“Komitmen kami di Polimarim AMI, tidak hanya laboratorium yang terbaik, untuk kualitas pengajar dan dosen harus yang terbaik. Untuk itu, kualifikasi pendidikan harus terus kita tingkatkan, baik S2 maupun S3, tegasnya.
*Buka Empat Prodi Magister*
Saat ini, Program Pascasarjana UKI Paulus mengelola empat program studi magister: Teknik Mesin, Teknik Sipil, Hukum, dan Manajemen. Untuk jenjang doktoral, tersedia Program Doktor Hukum, sementara dua program S3 baru—Ekonomi dan Teknik Sipil—sedang dalam proses pengusulan.
Selain program reguler, UKI Paulus juga mengembangkan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk jenjang S1 dan S2. Program ini memungkinkan pengalaman kerja serta pendidikan nonformal dan informal diakui sebagai bagian dari kredit akademik, sehingga masa studi dapat dipercepat.
Peserta RPL didominasi aparatur sipil negara serta pegawai yang bekerja sama dengan pemerintah daerah kabupaten dan provinsi. Kampus itu juga menjalin kolaborasi RPL dengan institusi kepolisian di Papua.
Didirikan pada 1963, UKI Paulus memiliki enam fakultas: Teknik, Ekonomi dan Bisnis, Hukum, Informatika dan Komputer, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Kedokteran.
Fakultas Teknik menaungi program studi Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Elektro, dan Teknik Pertambangan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengelola Akuntansi, Manajemen, serta Akuntansi Pajak—yang diklaim sebagai satu-satunya di Indonesia Timur.
Sementara Fakultas Informatika dan Komputer membuka program Informatika, Sistem Informasi, dan Artificial Intelligence. Adapun RPL jenjang S1 tersedia untuk seluruh program teknik, informatika, hukum, dan ekonomi.
Bagi Polimarim, pengiriman sembilan dosen ini menjadi investasi jangka panjang. Targetnya jelas: memperkuat kompetensi teknis dan akademik pengajar, sekaligus mendorong budaya belajar berkelanjutan di lingkungan kampus maritim tersebut.
Saat ini yang jadi Rektor UKIP adalah, Prof Dr Agus Salim,. SH MH. ***


















