Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

UMI Masuk 10 Besar PTS dengan Peneliti Terbanyak, Rektor: Buah Wakaf Intelektual Dosen

×

UMI Masuk 10 Besar PTS dengan Peneliti Terbanyak, Rektor: Buah Wakaf Intelektual Dosen

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mencatatkan capaian strategis di tingkat nasional. Berdasarkan data portal RISBANG milik Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, UMI masuk dalam daftar 10 besar perguruan tinggi swasta (PTS) dengan jumlah peneliti terbanyak di Indonesia per April 2026.

Pada data tersebut, UMI tercatat memiliki 109 peneliti dan berada dalam jajaran bersama sejumlah PTS unggulan nasional lainnya.

Example 300x600

Adapun daftar 10 besar PTS dengan jumlah peneliti terbanyak yakni:

  1. Universitas Ahmad Dahlan (366 peneliti)
  2. Universitas Muhammadiyah Surakarta (319 peneliti)
  3. Universitas Telkom (210 peneliti)
  4. Universitas Islam Indonesia (186 peneliti)
  5. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (149 peneliti)
  6. Universitas Bina Nusantara (137 peneliti)
  7. Universitas Mercu Buana (126 peneliti)
  8. Universitas Tarumanagara (112 peneliti)
  9. Universitas Kristen Satya Wacana (109 peneliti)
  10. Universitas Muslim Indonesia (109 peneliti)

Capaian ini menjadi indikator kuatnya ekosistem akademik UMI yang terus berkembang, didukung budaya riset, kolaborasi lintas disiplin, serta konsistensi dosen dalam menghasilkan karya ilmiah.

Rektor UMI, Hambali Thalib, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

“Alhamdulillah, ini bukan sekadar prestasi, tetapi buah dari keikhlasan dan wakaf intelektual para dosen yang terus meneliti dan mengabdi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, fakultas, lembaga, hingga program pascasarjana yang telah berkontribusi.

“Terima kasih kepada seluruh elemen akademik UMI. Ini adalah kerja yang mungkin tidak terlihat, tetapi dampaknya dirasakan luas oleh masyarakat,” lanjutnya.

Berdasarkan pengelompokan data RISBANG, distribusi peneliti di UMI menunjukkan arah riset yang beragam dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Bidang sosial, ekonomi, dan bisnis menjadi yang terbesar dengan porsi 37 persen. Disusul kesehatan dan kedokteran sebesar 27 persen, teknik dan rekayasa 16 persen, serta pendidikan dan humaniora 14 persen.

Menurut Rektor, capaian ini menunjukkan bahwa transformasi UMI menuju kampus bereputasi dan berdampak berada pada jalur yang tepat.

“Kami ingin setiap riset memiliki makna dan menghadirkan solusi. Riset tidak boleh berhenti di angka, tetapi harus hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.

UMI juga terus mendorong hilirisasi penelitian, memperkuat kolaborasi nasional dan internasional, serta mengintegrasikan riset dengan kebutuhan masyarakat.

Capaian ini sekaligus memperkuat posisi UMI sebagai salah satu PTS dengan kekuatan sumber daya manusia akademik yang kompetitif dan konsisten mendorong riset berdampak. ***

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *