Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

UMI Perkuat Konsorsium PTS Indonesia Timur, Siap Jadi Rujukan Pascasarjana Dosen Papua

×

UMI Perkuat Konsorsium PTS Indonesia Timur, Siap Jadi Rujukan Pascasarjana Dosen Papua

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar.  Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menegaskan posisinya sebagai kampus rujukan perguruan tinggi swasta (PTS) di kawasan Indonesia Timur.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penerimaan kunjungan silaturahmi pimpinan perguruan tinggi lingkup LLDIKTI Wilayah XIV di Smart Classroom Lantai 6 Menara UMI, Rabu (11/2/2026).

Example 300x600

Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, menjadi forum strategis untuk memperkuat jejaring kerja sama antarkampus, khususnya dalam peningkatan mutu akademik, riset, serta pengembangan sumber daya dosen di wilayah timur Indonesia, termasuk Papua.

Rombongan dipimpin perwakilan Kepala LLDIKTI Wilayah XIV yang juga Rektor Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, Dr Rustamadji, M.Si. Mereka disambut langsung Ketua Pembina Yayasan Wakaf (YW) UMI Prof Dr H Mansyur Ramly, S.E., M.Si., Ketua Pengurus YW-UMI Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar, M.A., serta Rektor UMI Prof Dr H Hambali Thalib, S.H., M.H., bersama jajaran Senat Akademik UMI.

Rektor UMI: Kampus Dinilai dari Dampaknya

Dalam sambutannya, Rektor UMI Prof Hambali Thalib menegaskan bahwa perguruan tinggi sejatinya tidak diukur dari kemegahan fisik, melainkan dari kontribusinya bagi manusia dan wilayah sekitarnya.

“Perguruan tinggi tidak diukur dari besarnya gedung, tetapi dari besarnya dampak bagi masyarakat dan wilayahnya,” tegas Prof Hambali.

Ia menyampaikan, UMI yang berdiri sejak 23 Juni 1954 dan kini memasuki usia 72 tahun, terus tumbuh dengan nilai-nilai Islam yang memuliakan manusia, merangkul keberagaman, dan mendorong kolaborasi lintas wilayah.

Menurutnya, Indonesia Timur, termasuk Papua, bukan wilayah pinggiran, melainkan ruang strategis bagi masa depan Indonesia.

“UMI tidak hadir untuk merasa lebih tinggi, tetapi siap berdiri sejajar dan berjalan bersama. Kami ingin menjadi kampus rujukan untuk menguatkan ekosistem PTS Indonesia Timur secara kolektif,” ujarnya.

Akreditasi Unggul dan Profesor Terbanyak

Pada kesempatan itu, Rektor UMI juga memaparkan capaian akademik institusi. UMI tercatat meraih Akreditasi Unggul dua periode berturut-turut dan menjadi salah satu kampus di luar Pulau Jawa—baik PTN maupun PTS—yang berhasil mencapai status tersebut.

Saat ini UMI memiliki 13 fakultas dan Pascasarjana dengan 67 program studi, mulai dari sarjana, profesi, magister, spesialis kedokteran, hingga doktor. Jumlah mahasiswa aktif sekitar 23 ribu orang dengan lebih dari 150 ribu alumni.

UMI juga didukung 1.084 dosen, termasuk 118 Guru Besar atau profesor, menjadikannya PTS dengan jumlah profesor terbanyak di Indonesia.

Khusus Pascasarjana, UMI mengelola 19 program studi, terdiri dari enam program doktor (S3) dan 13 program magister (S2). Dalam waktu dekat, UMI juga menyiapkan pembukaan S3 Teknik Sipil, S3 Teknik Kimia, S2 Kenotariatan, S2 Biomedik, serta tiga program spesialis kedokteran, yakni Bedah, Mata, dan Anestesi.

Tiga Skema Kolaborasi

Dalam forum tersebut, UMI menawarkan tiga pilar kerja sama strategis bagi PTS Indonesia Timur. Pertama, pendampingan akademik dan tata kelola, meliputi penguatan akreditasi, sistem penjaminan mutu, pengelolaan keuangan, pengembangan SDM, hingga digitalisasi kampus.

Kedua, kolaborasi riset berbasis wilayah dengan menempatkan Papua dan Indonesia Timur sebagai mitra setara dalam riset terapan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ketiga, skema khusus studi lanjut dosen PTS Indonesia Timur melalui program Pascasarjana UMI yang dirancang fleksibel, terstruktur, dan berorientasi pada penguatan kepemimpinan akademik.

LLDIKTI XIV Dorong Sinergi

Perwakilan Kepala LLDIKTI Wilayah XIV, Dr Rustamadji, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus mendorong peningkatan akreditasi kelembagaan.

“Kami membawa teman-teman agar dapat terakreditasi Unggul seperti UMI dan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Kami berharap dapat bersinergi dalam pelaksanaan Tridharma,” katanya.

Pendidikan Karakter dan Kolaborasi

Sementara itu, Ketua Pengurus YW-UMI Prof Masrurah Mokhtar menegaskan bahwa tata kelola UMI ditopang struktur yayasan yang kuat dan kepemimpinan kolektif dengan lima wakil rektor.

Ia menekankan konsep Caturdharma Perguruan Tinggi dengan pendidikan karakter atau akhlakul karimah sebagai fondasi utama ekosistem akademik.

Ketua Pembina YW-UMI Prof Mansyur Ramly juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarkampus.

“UMI berprinsip saling membantu antarperguruan tinggi. Kita ditakdirkan untuk saling menguatkan,” ujarnya.

Pertemuan ini sekaligus menegaskan posisi UMI sebagai kampus Islam yang inklusif dan terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia Timur, serta siap menjadi pusat pengembangan riset, doktoral, dan jejaring akademik nasional yang berkelanjutan.

 

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *