BERITASEMBILAN.Com-Makassar.Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) menembus peringkat 20 dunia dan peringkat 4 nasional pada kategori Setting and Infrastructure dalam UI GreenMetric World University Rankings 2025.
Kategori tersebut menilai tata kelola ruang kampus, proporsi ruang terbuka hijau, serta dukungan infrastruktur berkelanjutan. Berdasarkan data resmi UI GreenMetric 2025, Unismuh meraih skor 1.425 pada subkategori tersebut.
Wakil Rektor I Unismuh, Prof Andi Sukri Syamsuri, mengatakan capaian itu menjadi pengakuan global atas investasi jangka panjang kampus dalam pengembangan kawasan hijau dan infrastruktur berkelanjutan.
“Ini bukan hasil instan. Ada proses panjang pembenahan tata ruang kampus dan penguatan data pendukung yang konsisten. Di bawah kepemimpinan Rektor Dr Abd Rakhim Nanda, Unismuh mengusung slogan I-Gift (Integrated Green Islamic Futuristic),” ujar Andi Sukri, Ahad (22/2/2026).
Didukung Lahan Hijau dan Pengelolaan Terintegrasi
Penguatan pada subkategori ruang terbuka dan infrastruktur hijau ditopang oleh luasan dan sebaran kawasan pendidikan yang dikelola Unismuh. Selain kampus utama di Jalan Sultan Alauddin, Unismuh memiliki unit pendidikan di Jalan Ranggong dan Jalan Pettarani III.
Pengembangan fasilitas kesehatan dan pendidikan kedokteran juga menjadi bagian indikator infrastruktur kampus. Rumah Sakit Unismuh bersama Kampus Fakultas Kedokteran di Jalan Tun Abdul Razak berdiri di atas lahan sekitar tiga hektare dengan konsep tata kelola kawasan terintegrasi.
Unismuh juga mengelola Pusdiklat Bollangi seluas kurang lebih 12 hektare yang didominasi ruang terbuka hijau. Di dataran tinggi Gowa, kampus ini memiliki lahan di Bissoloro sekitar 72 hektare yang difungsikan sebagai laboratorium lapangan Fakultas Pertanian sekaligus lokasi Pesantren Darul Fallaah (Rumah Petani).
Di Kabupaten Barru, Unismuh menerima pengelolaan Hutan Pendidikan seluas sekitar 229 hektare di Desa Pacekke, Kecamatan Soppeng Riaja. Penyerahan kawasan itu dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2022.
Ketua Unismuh Global Excellence Center, Prof Hartono Bancong, menuturkan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas unit dalam mendokumentasikan indikator keberlanjutan sesuai standar global.
“UI GreenMetric tidak hanya menilai keberadaan ruang hijau, tetapi juga konsistensi kebijakan, integrasi data, dan kesinambungan program,” ujarnya.
Proses Verifikasi dan Standar Global
Wakil Rektor IV Unismuh, Dr Burhanuddin, menambahkan pemeringkatan internasional menuntut kampus memiliki bukti kinerja terukur.
Proses pengumpulan dan verifikasi data, kata dia, dilakukan secara sistematis mulai dari luas lahan terbuka hijau, kebijakan pengelolaan lingkungan, hingga integrasi prinsip keberlanjutan dalam pendidikan dan riset.
“Subkategori ruang terbuka dan infrastruktur hijau menjadi fondasi. Dari sana indikator lain seperti energi, pengelolaan limbah, air, dan transportasi dapat berkembang secara terukur,” ujarnya.
Peringkat Keseluruhan
Secara keseluruhan dalam UI GreenMetric 2025, Unismuh berada di peringkat 62 nasional dan 624 dunia. Hasil itu diumumkan pada Desember 2025.
Rektor Unismuh, Dr Abd Rakhim Nanda, mengapresiasi sinergi sivitas akademika dalam mendorong agenda keberlanjutan kampus.
“Peringkat ini adalah hasil kerja bersama. Tantangannya menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas pengelolaan agar semakin berdampak,” katanya.
UI GreenMetric menilai perguruan tinggi berdasarkan enam indikator utama, yakni tata kelola dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan limbah, penggunaan air, transportasi, serta pendidikan dan riset berbasis keberlanjutan.
Selain UI GreenMetric, Unismuh juga tercatat dalam Times Higher Education Impact Rankings 2025 (peringkat 1001–1500 dunia dan PTS ke-16 terbaik di Indonesia), serta masuk dalam Times Higher Education World University Rankings 2026 dan QS Asia University Rankings 2026.
Capaian tersebut mempertegas posisi Unismuh sebagai salah satu perguruan tinggi swasta berdaya saing global dengan komitmen kuat pada pembangunan berkelanjutan.***


















