BERITASEMBILAN.Com-Sidrap. Kontingen PGRI Kabupaten Wajo akhirnya meraih medali emas pertama pada ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu 4 Juli 2026
Medali emas tersebut dipersembahkan dari cabang olahraga petanque putra pasangan.
Dua atlet Wajo, Ansar, S.Pd., guru SD Muhammadiyah Belawa, berpasangan dengan Agustan, S.Pd.Gr., guru SMA Negeri 13 Wajo, tampil gemilang hingga berhasil meraih medali emas.
Pasangan Wajo tersebut lebih dulu mengalahkan Soppeng pada babak semifinal. Pada partai final, Ansar dan Agustan kembali tampil solid dan sukses menumbangkan Makassar.
Sekretaris PGRI Kabupaten Wajo, Umar, S.Pd., M.Pd., mengatakan medali emas dari cabang petanque menjadi kebanggaan tersendiri bagi kontingen Wajo.
“Alhamdulillah, Wajo meraih emas pertama dari cabang petanque putra pasangan melalui Ansar, S.Pd., dan Agustan, S.Pd.Gr. Setelah mengalahkan Soppeng di semifinal, mereka berhasil mengalahkan Makassar di final,” kata Umar kepada media, Ahad (5/7/2026).
Saat ini kontingen PGRI Wajo untuk sementara meraih dua medali emas, 2 perak dan 2 perunggu.
Porsenijar PGRI Sulsel 2026 digelar di Sidrap pada 2–6 Juli 2026 dan diikuti kontingen dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Hingga hari keempat kompetisi, Minggu (5/7/2026), tuan rumah Sidrap untuk sementara berada di posisi teratas klasemen dengan raihan 3 emas, 3 perak, dan 5 perunggu.
Di belakang Sidrap, Kota Makassar dan Kabupaten Barru sama-sama mengoleksi 3 medali emas. Makassar meraih 3 emas, 2 perak, dan 4 perunggu, sedangkan Barru meraih 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Panitia menyebut perolehan medali tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah hingga seluruh pertandingan berakhir pada Senin (6/7/2026).
Beberapa cabang masih akan menentukan posisi klasemen akhir, termasuk Nyanyi Solo Wanita serta final bola voli putra dan putri.
Untuk cabang bola voli putra, laga final akan mempertemukan PGRI Bone melawan Enrekang pada Senin (6/7/2026) pukul 08.00 Wita.
Sementara final bola voli putri akan mempertemukan Luwu Utara melawan Enrekang pada hari yang sama.
Panitia Porsenijar PGRI Sulsel mengapresiasi antusiasme peserta dan dukungan tuan rumah. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan kompetensi guru melalui cabang olahraga, seni, dan pembelajaran. (agus karim).***


















