BERITASEMBILAN.Com-Palopo. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Palopo terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Sulawesi Selatan 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Sidrap pada 2–6 Juli 2026.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Sekretariat Mess PGRI Kota Palopo, Jalan Anggrek, Jumat 5 Juni 2026, dihadiri jajaran pengurus PGRI, manajer, serta pelatih dari berbagai cabang olahraga, seni, dan pembelajaran digital.
Sekretaris PGRI Kota Palopo, Agustan S.Pd., M.Pd., yang bertindak sebagai moderator, mengatakan rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memastikan seluruh cabang yang akan berlaga telah siap menghadapi ajang tingkat provinsi tersebut.
Ketua PGRI Kota Palopo, Drs. Basman, S.H., M.H., yang juga Kepala SMA Negeri 2 Palopo, menyampaikan sejumlah informasi hasil pertemuan koordinasi melalui Zoom terkait petunjuk teknis pelaksanaan PORSENIJAR.
Menurutnya, juknis awal tetap menjadi pedoman utama pelaksanaan kegiatan, termasuk terkait mekanisme pergantian atlet yang selama ini menjadi pertanyaan sejumlah pelatih.
Basman mengaku optimistis kontingen PGRI Kota Palopo mampu meraih prestasi membanggakan pada PORSENIJAR 2026.
Optimisme itu didasarkan pada proses seleksi yang ketat di setiap cabang lomba serta intensitas latihan yang terus dilakukan para peserta.
“Melihat hasil seleksi dan semangat latihan para atlet, kami optimistis Kota Palopo dapat meraih medali emas dari berbagai cabang yang diikuti. Target kami bisa masuk 10 besar pada PORSENIJAR tahun ini,” ujarnya.
Selain mengejar prestasi, PGRI Kota Palopo juga menargetkan sekitar 1.500 peserta defile ikut memeriahkan pembukaan PORSENIJAR di Sidrap.
Rombongan Kota Palopo dijadwalkan dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Kota Palopo, Zulkifli, S.T., M.Si., yang mendapat amanah dari Wali Kota Palopo.
Sementara itu, Manajer Bidang Seni, Salma Hamid, juga menyampaikan keyakinannya bahwa tim seni Palopo mampu menyumbangkan medali emas.
Menurutnya, proses perekrutan peserta dilakukan secara selektif sehingga peluang meraih prestasi cukup terbuka.
Optimisme serupa disampaikan Manajer Cabang Olahraga Futsal, Natan Senobua.
Ia menilai program latihan yang dijalani para atlet selama ini menjadi modal penting untuk bersaing dan memberikan hasil terbaik bagi kontingen PGRI Kota Palopo.
“Latihan yang dilakukan atlet sangat maksimal. Kami berharap futsal bisa menjadi salah satu penyumbang medali untuk Palopo,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Kontingen PGRI Kota Palopo, Ahmad Dais, memaparkan kesiapan akomodasi bagi peserta selama berada di Sidrap.
Ia menjelaskan panitia tuan rumah telah menyiapkan satu sekolah sebagai lokasi pemondokan peserta penggembira yang dilengkapi tikar, bantal, kipas angin, kamar mandi, dan fasilitas pendukung lainnya.
Selain itu, sebanyak 15 rumah warga telah disiapkan untuk menampung atlet, pelatih, manajer, dan panitia kontingen.
Ahmad Dais juga mengevaluasi kesiapan setiap cabang olahraga dan seni, termasuk kelengkapan kostum, perlengkapan pertandingan, serta kebutuhan lainnya yang masih perlu dipenuhi.
Rapat koordinasi turut dihadiri tim konsumsi yang memaparkan kesiapan pelayanan selama kegiatan berlangsung.
Menutup kegiatan, Ketua PGRI Kota Palopo menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru di Kota Palopo yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk bantuan materi maupun semangat kepada para peserta.
Ia juga mengajak para guru untuk bersama-sama hadir dan berpartisipasi dalam defile pembukaan PORSENIJAR 2026 di Kabupaten Sidrap yang tinggal sekitar tiga pekan lagi.
“Terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendukung kontingen PGRI Kota Palopo. Mari bersama-sama menyukseskan dan memeriahkan PORSENIJAR 2026 di Sidrap,” tutupnya.
Seperti diketahui PORSENI PGRI Sulsel 2023 di Soppeng, kontingen PGRI Palopo berada di urutan ke-22 dan meraih dua medali perunggu.
Demikian Ketua Bidang Kominfo PGRI Palopo, Sukmawati Syamsul, S.Pd, M.Pd memberitakan. ***


















