BERITASEMBILAN.Com-Gowa. Wakil Bupati Gowa, Ir. H. Darmawangsyah Muin, S.T., M.Si, menantang Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) untuk melakukan kajian akademik dan pemetaan masalah secara konkret di Kabupaten Gowa.
Tantangan tersebut disampaikan Darmawangsyah saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus ADPERTISI di kediaman pribadinya, Jl HOS Cokroaminoto, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa (26/5/2026).
Pria yang akrab disapa Wawan ini menyambut hangat kehadiran ADPERTISI. Namun, ia menegaskan tidak ingin kerja sama yang akan dibangun hanya formalitas di atas kertas.
Sebagai langkah awal, ia meminta ADPERTISI segera berkolaborasi dengan jajaran Kepala Dinas dan Badan terkait di lingkup Pemkab Gowa untuk menginventarisasi masalah pembangunan.
“Kita mau kerja sama ini berdampak nyata. Karena itu, langkah awalnya saya minta ADPERTISI bersama dinas terkait melakukan kajian mendalam dulu, petakan apa saja permasalahan pembangunan yang dihadapi Gowa saat ini,” ujar Darmawangsyah.
Menurutnya, hasil kajian akademik dan pemetaan yang matang tersebut nantinya akan menjadi landasan utama sebelum kedua belah pihak resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
“Setelah kajiannya matang, baru kita tindak lanjuti dengan MoU. Hasil rekomendasi dari kajian akademik itulah yang akan kita laksanakan bersama demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Gowa,” tegas Wakil Bupati Gowa ini.
Pihak ADPERTISI menyambut positif tantangan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan instrumen pemikir dan akademisi dalam mengawal pembangunan di Gowa.
Rombongan ADPERTISI dipimpin langsung oleh Koordinator Ketua Presidium MPP ADPERTISI, Dr Buyung Romadhoni SE MSi.
Turut mendampingi, Ketua Presidium, Dr Fahrisal Husain SE MSi, Wakil Bendum Arnida Idrus SE MSi, Direktur Bidang Kerja Sama Dr H Yusriadi Hala SE MSi MAk, Sekjen MPP ADPERTISI Ibrahim Pratama SE MSi Ak CA.
Pada kesempatan tersebut, Dr Buyung Romadhoni melaporkan bahwa ADPERTISI merupakan organisasi profesi yang aktif mengelola aktivitas dosen, khususnya dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skala nasional serta kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi lainnya.
“Beberapa daerah di Sulsel sudah membangun kerja sama dengan kami, mulai dari Maros, Pangkep, Takalar, hingga Jeneponto,” ungkap Buyung.
Secara teknis, Buyung menggambarkan bahwa para dosen nantinya akan disebar ke desa-desa di Kabupaten Gowa untuk memberikan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di berbagai sektor. Program ini akan dikemas dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, hingga pendampingan berkelanjutan.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Pemkab Gowa, di antaranya Kepala Dinas Koperasi, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pendidikan, serta beberapa kepala bidang terkait.
Sekjen ADPERTISI, Ibrahim Pratama SE MSi Ak CA menambahkan, saat ini jumlah anggota ADPERTISI menyebar di seluruh Indonesia telah mencapai 2836 dengan beragam disiplin ilmu termasuk diantaranya puluhan dosen dengan jabatan fungsional Profesor. Para anggota ini menyebar pada ratusan perguruan tinggi swasta di seluruh di Indonesia.
Kegiatan PKM skala nasional semester genap rencana akan dilaksanakan di Maros, Selasa 30 Juni 2026 diikuti peserta 252 dosen berasal dari 81 perguruan tinggi swasta, 25 diantaranya berasal dari luar Sulsel.
Tema yang diusung PKM Nasional 2026 di Maros, adalah, Literasi Penguatan Kelompok Tani dan Nelayan Melalui Koperasi Desa. ***


















