BERITASEMBILAN.Com-Maros. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Nasional yang dilaksanakan Kelompok VIII Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) sukses digelar di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan ini diikuti 15 dosen sebagai pemateri, didukung satu koordinator dan satu pendamping kelompok.
Kehadiran para dosen pengabdi disambut hangat Pemerintah Kabupaten Maros, Pemerintah Desa Purnakarya, serta puluhan warga setempat.
Kepala Desa Purnakarya, Nurdiana, bersama jajaran aparat desa turut hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
PKM Nasional Kelompok VIII mengangkat sejumlah materi yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat desa, terutama penguatan kelompok tani, koperasi desa, digital marketing, smart farming, kesadaran lingkungan, serta pemanfaatan teknologi tepat guna.
Materi yang disampaikan antara lain sosialisasi dan penguatan kelompok tani melalui smart farming, digital marketing, dan koperasi desa.
Selain itu, peserta juga mendapatkan literasi penguatan kelompok tani melalui koperasi desa, serta penguatan kesadaran lingkungan dan partisipasi nelayan melalui koperasi desa untuk mendukung ekonomi biru berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Purnakarya dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas ekonomi berbasis potensi lokal.
Kolaborasi PKM Kelompok VIII melibatkan dosen lintas disiplin ilmu dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Atma Jaya Makassar, Universitas Lamappapoleonro Soppeng, Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Islam Makassar (UIM), STITEK Dharma Yadi Makassar, Politeknik Maritim AMI Makassar, serta Universitas Bojonegoro (Unigoro) Jawa Timur.
Keberagaman asal kampus tersebut menghadirkan perspektif keilmuan yang luas dalam menjawab kebutuhan masyarakat desa.
Selama kegiatan berlangsung, suasana dialogis dan interaktif terbangun antara dosen pengabdi dan warga. Para peserta antusias mengikuti pemaparan materi yang bersifat aplikatif dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kepala Desa Purnakarya, Nurdiana, mengapresiasi ADPERTISI yang telah memilih Desa Purnakarya sebagai lokasi PKM Nasional.
Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendorong peningkatan kapasitas, keterampilan, dan kesejahteraan warga.
Melalui kegiatan ini, PKM Nasional ADPERTISI diharapkan tidak hanya menjadi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memberi dampak positif dan berkelanjutan bagi kemandirian Desa Purnakarya ke depan.***


















