Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

PKM Nasional ADPERTISI di Desa Purnakarya Maros Bahas Smart Farming hingga Koperasi Desa

×

PKM Nasional ADPERTISI di Desa Purnakarya Maros Bahas Smart Farming hingga Koperasi Desa

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Maros.  Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat atau PKM Kelompok VIII Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia atau ADPERTISI sukses digelar di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan ini mengusung semangat pemberdayaan masyarakat desa melalui edukasi pertanian, koperasi, digital marketing, smart farming, kesadaran lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna.

Example 300x600

PKM Kelompok VIII melibatkan 15 dosen sebagai pemateri. Kegiatan ini juga didukung satu koordinator dan satu pendamping kelompok.

Kehadiran para akademisi tersebut disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Maros, Pemerintah Desa Purnakarya, serta masyarakat setempat.

Kepala Desa Purnakarya, Nurdiana, bersama jajaran aparat pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut. Puluhan warga juga antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Adapun materi yang dibawakan para akademisi yakni “Sosialisasi dan Penguatan Kelompok Tani melalui Smart Farming, Digital Marketing, dan Koperasi Desa”, “Literasi Penguatan Kelompok Tani melalui Koperasi Desa”, serta “Penguatan Kesadaran Lingkungan dan Partisipasi Nelayan melalui Koperasi Desa serta Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna untuk Mendukung Ekonomi Biru Berkelanjutan.”

Materi-materi tersebut diharapkan dapat dipraktikkan langsung oleh masyarakat Desa Purnakarya, khususnya dalam mendukung peningkatan ekonomi warga.

Kolaborasi PKM Kelompok VIII ini melibatkan dosen lintas disiplin ilmu dari sejumlah Perguruan Tinggi Swasta atau PTS, baik dari Sulawesi Selatan maupun luar provinsi.

Para akademisi yang terlibat berasal dari Universitas Atma Jaya Makassar, Universitas Lamappapoleonro Soppeng, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Islam Makassar, STITEK Dharma Yadi Makassar, Politeknik Maritim AMI Makassar, Universitas Pejuang Republik Indonesia, hingga Universitas Bojonegoro, Jawa Timur.

Mereka di antaranya Ir. Aries Kamolan, S.T., M.T. dari Universitas Atma Jaya Makassar, Fitriyanti, S.T., M.T. dari Universitas Lamappapoleonro Soppeng, Dr. Ir. A. St. Fatmawaty, M.Si. dan Dr. Asmeati, S.T., M.T. dari Universitas Muslim Indonesia.

Hadir pula Dr. Ir. Andi Muhammad Arif Bijaksana, M.Si. dari Universitas Islam Makassar.

Dari STITEK Dharma Yadi Makassar, akademisi yang terlibat yakni Ir. Yultan Demmanggasa, M.Si., Dr. Ir. Samuel Pajala, M.Kom., Misbahuddin Buang, S.T., M.T., Ir. Gideon Kajang, M.T., Dr. Ir. Meny Sriwati, S.T., M.T., Kasnawati, S.T., M.Si., Yuli Kusdiah, S.T., M.Si., dan Ir. Rafilus Sampe, S.T., M.M.

Selain itu, turut hadir Irman, S.T., S.M., M.Mar.E. dan Dianita Veronica Lantang, S.T., S.E., M.M., M.T. dari Politeknik Maritim AMI Makassar.

Akademisi lainnya yakni Ir. Muh. Darwis, M.T. dari Universitas Pejuang Republik Indonesia dan Ir. Moh. Sholahuddin, S.T., M.T. dari Universitas Bojonegoro, Jawa Timur.

Selama kegiatan berlangsung, suasana interaktif terlihat melalui pemaparan materi aplikatif dan sesi dialog antara para dosen dan masyarakat Desa Purnakarya.

Warga diberi pemahaman mengenai pentingnya penguatan kelompok tani, pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran hasil pertanian, tata kelola koperasi desa, hingga pengelolaan potensi ekonomi desa secara berkelanjutan.

Kepala Desa Purnakarya, Nurdiana, mengapresiasi kehadiran ADPERTISI yang memilih Desa Purnakarya sebagai lokasi pengabdian.

Menurutnya, materi yang disampaikan para dosen sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan kesejahteraan warga desa.

Melalui kegiatan ini, PKM ADPERTISI Kelompok VIII diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Sinergi antara akademisi dan masyarakat desa ini diharapkan mampu mendorong Desa Purnakarya menjadi desa yang lebih mandiri, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *