BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidrap, Nurkanaah, S.H., M.Si., mengapresiasi peluncuran PGRI Power: Gerakan Nasional Satu Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Program tersebut diluncurkan PGRI Sulsel di Aula Anging Mammiri, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulsel, Jl Adiyaksa No 2, Makassar, Jumat (18/9/2026).
Nurkanaah yang juga Wakil Bupati Sidrap hadir dalam launching tersebut bersama jajaran Pengurus PGRI Sulsel, ketua PGRI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, serta peserta Training of Trainer (ToT) PGRI Power.
Ia bahkan turut dalam prosesi launching bersama Ketua PGRI Sulsel Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., Sekretaris Umum PGRI Sulsel Dr. Abdi, M.Pd., Ketua YPLP PGRI Sulsel Hj. Juhrah, S.Sos., M.AP., dan Ketua LKBH PGRI Sulsel H. Mursalim Rauf, S.H., M.H.
Kepada media ditengah suasana peluncuran PGRI Power ini, Nurkanaah menilai PGRI Power menjadi program penting bagi guru dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan akibat perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial.
Menurutnya, peningkatan kompetensi guru dalam bidang koding dan AI perlu terus didorong agar perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk menunjang kualitas pembelajaran.
Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh peserta ToT tidak berhenti pada pelatihan di tingkat provinsi, tetapi diteruskan kepada guru-guru di kabupaten dan kota masing-masing.
Khusus di Kabupaten Sidrap, PGRI Power diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan kompetensi digital guru dan mendorong pemanfaatan AI secara produktif dalam proses pembelajaran.
“PGRI Power merupakan langkah yang sangat baik untuk mempersiapkan guru menghadapi perkembangan teknologi. Kami berharap para peserta yang telah mengikuti ToT nantinya dapat berbagi pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru lainnya di daerah, termasuk di Kabupaten Sidrap,” kata Nurkanaah.
Ia juga berharap guru tidak hanya menjadi pengguna berbagai aplikasi berbasis AI, tetapi secara bertahap mampu memahami dan mengembangkan pemanfaatannya sesuai kebutuhan mata pelajaran.
Sidrap Siap Dukung PGRI Power
Nurkanaah mengatakan keberhasilan program PGRI Power membutuhkan tindak lanjut setelah para mentor kembali ke daerah.
Karena itu, kolaborasi antara organisasi PGRI, pemerintah daerah, sekolah, dan guru menjadi penting agar pelatihan koding dan AI dapat menjangkau lebih banyak pendidik.
“Tantangannya sekarang adalah bagaimana pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan ini bisa diterapkan dan disebarluaskan. PGRI di daerah tentu harus mengambil peran untuk mendorong peningkatan kompetensi guru,” ujarnya.
Launching PGRI Power dirangkaikan dengan ToT calon mentor yang diikuti 54 peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Peserta dipersiapkan menjadi mentor yang selanjutnya melakukan diseminasi dan pelatihan kepada guru di daerah masing-masing.
Salah satu mentor dalam ToT tersebut adalah Mansur, S.Pd., guru matematika SMP Negeri 2 Pangsid asal Kabupaten Sidrap yang menjadi Mentor Nasional PGRI Power.
Kehadiran Mansur, menurut Nurkanaah, juga menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi guru-guru Sidrap untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan.
PGRI Power di Sulawesi Selatan merupakan bagian dari Gerakan Nasional Satu Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) yang digagas PGRI.
Melalui gerakan tersebut, para guru diharapkan tidak hanya semakin adaptif terhadap perkembangan AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai kebutuhan peserta didik.***


















