BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan, Dr. Arman Agung, M.Pd., membuka peluang sinergi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas guru di Sulawesi Selatan.
Salah satu program yang dinilai dapat disinergikan adalah PGRI Power: Gerakan Nasional Satu Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI).
Hal itu disampaikan Arman Agung saat bersilaturahmi dan mengikuti rapat koordinasi Pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan bersama pengurus PGRI dari 24 kabupaten/kota di Kantor BBGTK Sulsel, Jl Adiyaksa No 2, Makassar, Jumat (18/9/2026).
Rapat Kordinasi Pengurus PGRI Sulsel dipimpin Ketua, Prof Dr H Hasnawi Haris, M.Hum didampingi Sekum, Dr Abdi, M.Pd. Turut hadir Wakil Ketua Dr. Andi Ibrahim, M.Pd., Wakil Sekretaris I Dr. H. Muliono Caco, M.M., M.Kes., Wakil Sekretaris II Dra. Hj. Salmiah, M.Pd., Wakil Sekretaris III Drs. H. Muhammad Asaf, Bendahara Dra. Hj. Hendriati Sabir, M.Pd serta ketua ketua biro lainnya.
Pertemuan berlangsung seusai launching PGRI Power tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Aula Anging Mammiri BBGTK Sulsel.
Arman Agung mengatakan PGRI memiliki jaringan organisasi yang luas hingga ke berbagai daerah dan selama ini menjadi bagian penting dalam perjuangan dan pengabdian guru.
“PGRI adalah pejuang para guru. Anggotanya menyebar di seluruh pelosok Indonesia dan mendarmabaktikan pengabdiannya,” kata Arman.
Menurutnya, kekuatan jaringan tersebut membuka ruang kolaborasi antara BBGTK Sulsel dan PGRI, terutama dalam program peningkatan kompetensi guru.
PGRI Power Bisa Disinergikan
Arman menilai PGRI Power memiliki semangat yang sejalan dengan upaya meningkatkan kemampuan guru menghadapi transformasi digital pendidikan.
Program yang mengusung Gerakan Nasional Satu Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan perkembangan teknologi.
Karena itu, Arman melihat adanya ruang sinergi antara PGRI dan BBGTK Sulsel dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
Sinergi tersebut tidak hanya dalam bidang koding dan AI, tetapi juga dapat dikembangkan pada berbagai kegiatan peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru.
Pertemuan dengan pengurus PGRI Sulsel dan 24 kabupaten/kota menjadi momentum untuk membangun komunikasi serta merancang kegiatan yang dapat dikerjakan bersama.
Kolaborasi Sambut Hari Guru Nasional
Arman juga membahas peluang kerja sama dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional.
Sejumlah kompetisi yang diselenggarakan secara nasional oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat melibatkan jaringan PGRI dalam proses penjaringan dan seleksi calon peserta dari kabupaten/kota.
Pengurus PGRI di 24 kabupaten/kota di Sulsel diharapkan dapat berkolaborasi dalam proses tersebut.
Hasil seleksi dari masing-masing daerah selanjutnya tetap akan melalui proses validasi pemerintah kabupaten/kota.
Untuk mematangkan rencana kerja sama tersebut, BBGTK Sulsel berencana mengundang pengurus PGRI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dalam pertemuan di Makassar, 25 September 2026.
Pertemuan itu diharapkan menjadi ruang untuk menyamakan persepsi sekaligus membahas teknis kolaborasi BBGTK Sulsel dan PGRI di daerah.
Diminta Hadir di Kegiatan PGRI Daerah
Silaturahmi Arman Agung bersama para ketua dan sekretaris PGRI kabupaten/kota juga diwarnai sejumlah permintaan dari pengurus daerah agar Kepala BBGTK Sulsel hadir dalam kegiatan PGRI.
Ketua PGRI Kabupaten Sidrap, Nurkanaah, S.H., M.Si., misalnya, mengundang Arman Agung menjadi narasumber pada Perkemahan Guru PGRI Sidrap yang akan diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional.
Permintaan serupa disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Gowa, Drs. H. Sappe Mangiriang, M.M.
PGRI Gowa merencanakan seminar nasional dalam rangka Hari Guru Nasional dengan menghadirkan Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., Ketua PGRI Sulsel Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., serta Kepala BBGTK Sulsel Dr. Arman Agung, M.Pd., sebagai narasumber.
Arman menyambut komunikasi dan kolaborasi dengan jajaran PGRI tersebut sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kompetensi guru.
Pertemuan di BBGTK Sulsel itu sekaligus memperkuat komunikasi kelembagaan antara BBGTK dan PGRI, mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, dalam menjalankan program peningkatan kualitas guru di Sulawesi Selatan. Demikian Kominfo PGRI Sulsel, Muhammad Yahya memberitakan. ***


















