Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

Guru SMAN 4 Luwu Utara Meyke S.Si : ToT PGRI Power Inspiratif, AI Bantu Guru Siapkan Pembelajaran

×

Guru SMAN 4 Luwu Utara Meyke S.Si : ToT PGRI Power Inspiratif, AI Bantu Guru Siapkan Pembelajaran

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Training of Trainer (ToT) PGRI Power memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, khususnya pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam pembelajaran.

Meyke, S.Si., guru SMAN 4 Luwu Utara, mengaku mendapat banyak pengetahuan baru setelah mengikuti ToT PGRI Power di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulawesi Selatan, Makassar.

Example 300x600

Menurut Meyke, pelatihan tersebut relevan dengan kebutuhan guru yang kini berhadapan dengan perkembangan teknologi pendidikan yang semakin cepat.

“ToT PGRI Power sangat menginspirasi, terutama di era digital seperti sekarang. Kegiatan ini menambah wawasan kami dalam memanfaatkan AI, khususnya Microsoft 365 untuk mendukung pekerjaan dan pembelajaran,” kata Meyke.

ToT tersebut merupakan bagian dari PGRI Power: Gerakan Nasional Satu Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI).

Pelatihan diikuti perwakilan guru dari kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang selanjutnya dipersiapkan melakukan pengimbasan di daerah masing-masing.

Belajar Membuat Prompt yang Tepat

Meyke mengatakan salah satu pengetahuan penting yang diperoleh dari pelatihan adalah bagaimana memanfaatkan Microsoft 365 secara lebih efektif dan terarah.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi berbasis AI bukan sekadar mengetahui dan menggunakan aplikasinya.

Guru juga perlu memahami bagaimana menyusun instruksi atau prompt yang tepat agar AI dapat memberikan respons sesuai kebutuhan.

“Guru perlu memahami bagaimana memberikan instruksi atau prompt yang tepat. Dengan begitu, pemanfaatan AI melalui Microsoft 365 bisa lebih maksimal dan membantu guru dalam menyiapkan pembelajaran,” ujarnya.

Kemampuan tersebut, kata Meyke, dapat membantu guru mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pekerjaan sehari-hari.

Bagi guru, AI dapat menjadi perangkat pendukung dalam menyiapkan berbagai kebutuhan pembelajaran sepanjang digunakan secara tepat dan sesuai tujuan.

Karena itu, penguasaan teknologi digital dinilai semakin penting menjadi bagian dari peningkatan kompetensi guru.

Harap Trainer Segera Lakukan Diseminasi

Meyke berharap ToT PGRI Power tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan pelatihan.

Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus diteruskan kepada guru-guru lainnya sehingga manfaat program dapat menjangkau lebih banyak pendidik.

Ia berharap peserta yang telah dipersiapkan menjadi trainer segera melakukan diseminasi setelah kembali ke kabupaten/kota masing-masing.

“Semoga setelah kegiatan ToT ini, masing-masing trainer segera melakukan diseminasi di wilayahnya. Dengan begitu, semakin banyak guru yang memahami dan mampu memanfaatkan Microsoft 365 dalam kegiatan pendidikan,” harapnya.

Bagi Meyke, pola training of trainer menjadi penting karena memungkinkan pengetahuan yang diperoleh peserta di tingkat provinsi diteruskan kepada guru lain di daerah.

Dengan cara tersebut, pemanfaatan AI dan teknologi digital tidak hanya dikuasai oleh guru yang mengikuti ToT secara langsung.

Guru-guru lainnya, termasuk di Kabupaten Luwu Utara, diharapkan mendapatkan kesempatan meningkatkan kemampuan dalam menggunakan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran.

Meyke menilai penguatan kapasitas digital guru perlu dilakukan secara berkelanjutan seiring perkembangan AI yang terus bergerak cepat.

Kehadiran PGRI Power diharapkan menjadi salah satu langkah membangun ekosistem guru yang semakin adaptif terhadap teknologi sekaligus mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *