Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

133 Guru Alumni PGRI Power Selayar Siap Sebarkan Ilmu Koding dan AI hingga Wilayah Kepulauan

×

133 Guru Alumni PGRI Power Selayar Siap Sebarkan Ilmu Koding dan AI hingga Wilayah Kepulauan

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Selayar. Sebanyak 133 guru alumni pelatihan PGRI Power Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, siap mengimbaskan ilmu yang diperoleh kepada guru lainnya.

Para alumni merupakan utusan satuan pendidikan SD dan SMP yang tersebar di wilayah daratan maupun kepulauan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Example 300x600

Sekretaris PGRI Kabupaten Kepulauan Selayar, Muhammad Arsyad, S.Pd., M.M., kepada media, Selasa (13/10/2026), mengatakan seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan akan menjadi penggerak peningkatan kompetensi digital guru di sekolah masing-masing.

Menurutnya, pelatihan PGRI Power yang telah dilaksanakan tidak boleh berhenti pada 133 peserta. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus diteruskan kepada guru lainnya.

“Setelah ini akan dilanjutkan dengan pengimbasan pada satuan pendidikan masing-masing oleh 133 peserta yang mengikuti kegiatan kemarin. Mereka merupakan utusan SD dan SMP, baik dari wilayah daratan maupun kepulauan,” kata Muhammad Arsyad.

Pengimbasan Melalui Komunitas Belajar

Muhammad Arsyad menjelaskan, pengimbasan akan dilakukan melalui komunitas belajar yang telah terbentuk pada masing-masing satuan pendidikan.

Melalui komunitas tersebut, para alumni diharapkan dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman mengenai pemanfaatan koding dan AI dalam pembelajaran.

“Pengimbasan akan mereka laksanakan melalui komunitas belajar yang ada pada satuan pendidikan masing-masing,” jelasnya.

Menurut Arsyad, pola pengimbasan melalui komunitas belajar menjadi langkah untuk memperluas jangkauan program PGRI Power.

Dengan demikian, guru yang belum mengikuti pelatihan tetap memiliki kesempatan memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan.

Program tersebut juga diharapkan mendorong tumbuhnya budaya belajar bersama di kalangan guru, terutama dalam menghadapi perkembangan kecerdasan artifisial.

Menjangkau Guru di Wilayah Kepulauan

Muhammad Arsyad mengatakan karakteristik geografis Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi perhatian dalam pelaksanaan program PGRI Power.

Wilayah Selayar terdiri atas kawasan daratan dan kepulauan yang memiliki kondisi geografis berbeda.

Karena itu, PGRI Kabupaten Kepulauan Selayar melibatkan utusan guru dari berbagai wilayah agar pengetahuan mengenai koding dan AI dapat menjangkau satuan pendidikan secara lebih luas.

“Alumni itu berasal dari utusan guru SD dan SMP di wilayah Kepulauan Selayar,” katanya.

Menurutnya, keberadaan 133 alumni diharapkan menjadi modal awal untuk memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.

Para alumni tidak hanya diharapkan mampu menggunakan teknologi untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga membagikan keterampilan kepada rekan guru di lingkungan sekolah.

Melalui pengimbasan tersebut, PGRI Kepulauan Selayar berupaya mengurangi kesenjangan kompetensi digital guru, termasuk mereka yang bertugas di wilayah kepulauan.

Pelatihan Digelar Dua Hari

Sebelumnya, PGRI Kabupaten Kepulauan Selayar menggelar pelatihan PGRI Power: 1 Juta Guru Mahir Koding dan AI pada 5–6 Oktober 2026.

Kegiatan dipusatkan di Gedung PGRI Kabupaten Kepulauan Selayar dengan mengangkat tema “Merancang Ekosistem AI untuk Pendidikan.”

Pelatihan tersebut berada di bawah koordinasi Ketua PGRI Kabupaten Kepulauan Selayar Masdar J. Pratama, S.Kom., M.M., bersama Sekretaris Muhammad Arsyad.

Dua trainer PGRI Power, Try Suryadi dan Muhammad Said, memberikan pendampingan kepada peserta selama kegiatan berlangsung.

Materi pelatihan diarahkan pada pengenalan dan pemanfaatan koding serta kecerdasan artifisial untuk mendukung proses pembelajaran.

Peserta juga didorong memahami bagaimana teknologi AI dapat membantu guru menyiapkan perangkat pembelajaran, mengembangkan media belajar, dan meningkatkan efektivitas pekerjaan pendidikan.

PGRI Selayar Dorong Guru Adaptif Teknologi

Muhammad Arsyad mengatakan PGRI Kepulauan Selayar ingin menjadikan program PGRI Power sebagai gerakan peningkatan kompetensi guru yang berkelanjutan.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital menuntut guru terus meningkatkan kemampuan dan menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik.

Karena itu, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

PGRI Kepulauan Selayar juga berharap para alumni mampu menjadi penggerak inovasi pembelajaran di sekolah masing-masing.

Dengan pengimbasan melalui komunitas belajar, manfaat program PGRI Power diharapkan dapat menjangkau lebih banyak guru tanpa harus seluruhnya mengikuti pelatihan tingkat kabupaten.

Sebanyak 133 alumni PGRI Power kini diharapkan menjadi ujung tombak penyebaran pengetahuan koding dan AI di lingkungan pendidikan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Langkah tersebut sekaligus menjadi kontribusi PGRI Kepulauan Selayar dalam mendukung Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Koding dan AI serta membangun ekosistem pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *