BERITASEMBILAN.Com-Selayar. Keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Selayar turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan Educational Trip (Edutrip) 2026 SMA Muhammadiyah 7 Makassar bertajuk “Ekspedisi Tana Doang”.
Kegiatan yang berlangsung pada 15–19 Oktober 2026 tersebut mendapat sambutan dan dukungan dari pimpinan, kader, guru, serta warga Muhammadiyah di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Mengusung tema “Menapak Jalan, Lestarikan Budaya dalam Meneguhkan Martabat Bangsa”, Edutrip 2026 menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk mengenal lebih dekat sejarah, budaya, lingkungan, dan kehidupan sosial masyarakat Selayar.
Kehadiran para siswa SMA Muhammadiyah 7 Makassar juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan dan silaturahim antara warga Muhammadiyah Makassar dan Selayar.
Muhammadiyah Selayar Dukung Kegiatan Edukasi Siswa
Dukungan keluarga besar Muhammadiyah Selayar menjadi salah satu bagian penting dalam kelancaran pelaksanaan Edutrip 2026.
Partisipasi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penyambutan peserta, tetapi juga pendampingan dan dukungan terhadap berbagai aktivitas edukatif selama kegiatan berlangsung.
Keterlibatan pimpinan, kader, guru, dan warga Muhammadiyah Selayar memberikan suasana kekeluargaan bagi para peserta yang mengikuti perjalanan pendidikan tersebut.
Melalui kegiatan ini, para siswa memperoleh kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus mengenal kehidupan sosial dan budaya di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter.
Para peserta didorong untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, membangun kepedulian sosial, dan menghargai keberagaman budaya.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antarlembaga dan warga persyarikatan Muhammadiyah dalam mendukung pengembangan pendidikan.
Ekspedisi Tana Doang Kenalkan Sejarah dan Budaya Selayar
Edutrip 2026 yang mengangkat nama “Ekspedisi Tana Doang” dirancang sebagai kegiatan pembelajaran kontekstual di luar lingkungan sekolah.
Melalui perjalanan tersebut, siswa SMA Muhammadiyah 7 Makassar diajak mengenal Kabupaten Kepulauan Selayar dari berbagai aspek kehidupan masyarakatnya.
Tidak hanya mempelajari sejarah dan budaya daerah, peserta juga memperoleh pengalaman mengenai lingkungan serta hubungan sosial masyarakat setempat.
Pembelajaran langsung di lapangan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah dengan kondisi nyata dalam kehidupan masyarakat.
Tema pelestarian budaya menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut.
Para siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga warisan budaya daerah sebagai bagian dari identitas dan martabat bangsa.
Selain itu, interaksi dengan masyarakat Selayar memberikan pengalaman dalam membangun sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan memperkuat kepedulian sosial.
Kepala SMA Muhammadiyah 7 Makassar Apresiasi Dukungan Warga Muhammadiyah
Kepala SMA Muhammadiyah 7 Makassar, Gr. Sabri, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Kepulauan Selayar atas dukungan yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Ia mengapresiasi sambutan, kebersamaan, pendampingan, dan kontribusi warga Muhammadiyah Selayar dalam menyukseskan rangkaian Edutrip 2026.
Dukungan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman pendidikan yang bermakna bagi para siswa.
Bagi SMA Muhammadiyah 7 Makassar, kegiatan Edutrip menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menempatkan pengalaman langsung sebagai bagian dari proses pendidikan.
Pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi sosial, pengamatan lingkungan, serta keterlibatan peserta didik dalam kehidupan masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, siswa diharapkan memperoleh pengetahuan sekaligus mengembangkan karakter, kemandirian, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi Persyarikatan
Kegiatan Edutrip 2026 juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan hubungan antarkeluarga besar Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.
Keterlibatan warga Muhammadiyah Selayar menunjukkan bahwa kegiatan pendidikan dapat didukung melalui kerja sama dan semangat kebersamaan dalam persyarikatan.
Kolaborasi tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik, tetapi juga mempererat hubungan antara lembaga pendidikan Muhammadiyah dan masyarakat di daerah tujuan kegiatan.
Selama lima hari pelaksanaan, Edutrip 2026 menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mendapatkan pengalaman baru di luar lingkungan sekolah.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan memperluas wawasan mengenai kehidupan masyarakat.
Melalui “Ekspedisi Tana Doang”, SMA Muhammadiyah 7 Makassar berharap para peserta tidak hanya membawa pulang kenangan perjalanan, tetapi juga pengetahuan, nilai budaya, serta inspirasi untuk terus belajar dan berkarya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan berkemajuan.


















