BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pinrang, Drs. Darmin, M.Si., mengaku senang dan bangga setelah organisasi yang dipimpinnya menerima penghargaan dari Pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan.
Penghargaan tersebut diberikan atas kepatuhan PGRI Kabupaten Pinrang dalam menyelesaikan kewajiban pembayaran iuran anggota kepada Pengurus Besar (PB) PGRI hingga September 2026.
Darmin menerima penghargaan tersebut dalam rangkaian pembukaan Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) II PGRI Sulsel Tahun 2026 di Hotel Dalton Makassar, Kamis (22/10/2026).
Penghargaan diserahkan Ketua PGRI Sulsel, Prof. Dr. Hasnawi Haris, M.Hum., didampingi perwakilan PB PGRI, Assoc. Prof. Abdul Halim Momo, dan Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Dr. Abdi.
PGRI Pinrang menjadi salah satu dari 13 pengurus PGRI kabupaten di Sulawesi Selatan yang memperoleh penghargaan serupa.
Bagi Darmin, penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan adanya perhatian dan komitmen pengurus dalam menjalankan kewajiban organisasi.
Penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan bagi jajaran PGRI Pinrang untuk terus meningkatkan ketertiban administrasi dan pengelolaan keuangan organisasi.
PGRI Pinrang Masuk 13 Kabupaten Penerima Penghargaan
Sebanyak 13 pengurus PGRI kabupaten di Sulawesi Selatan menerima penghargaan atas pelunasan kewajiban iuran anggota kepada PB PGRI.
Ketiga belas daerah tersebut yakni Kabupaten Sidrap, Maros, Wajo, Enrekang, Soppeng, Bone, Kepulauan Selayar, Luwu Utara, Luwu, Luwu Timur, Pinrang, Tana Toraja, dan Gowa.
Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pengurus daerah yang dinilai telah menunjukkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban keuangan organisasi.
PGRI Pinrang menjadi salah satu daerah yang berhasil menyelesaikan kewajiban tersebut hingga September 2026.
Capaian itu menunjukkan pentingnya koordinasi antara pengurus PGRI kabupaten dengan jajaran organisasi di tingkat cabang dan ranting dalam mendukung tertib administrasi keanggotaan.
Bendahara PGRI Sulsel Apresiasi Kepatuhan Pengurus Daerah
Bendahara Umum PGRI Sulsel, Dra. Hj. Hendriati Sabir, M.Pd., mengatakan pembayaran iuran anggota merupakan kewajiban organisasi yang harus dikelola secara tertib dan bertanggung jawab.
Menurutnya, penghargaan yang diberikan kepada 13 PGRI kabupaten merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pengurus daerah dalam menyelesaikan kewajiban tersebut.
“Penghargaan ini kami berikan kepada PGRI Kabupaten yang telah menunjukkan kepatuhan dalam melunasi iuran anggota kepada PB PGRI. Semoga menjadi teladan bagi pengurus PGRI lainnya untuk meningkatkan tertib keuangan organisasi,” ujar Hendriati.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pengurus PGRI kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Menurut Hendriati, ketertiban pembayaran iuran sangat penting untuk mendukung keberlangsungan program kerja serta pelayanan organisasi kepada anggota.
Pengelolaan keuangan yang tertib juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan PGRI di seluruh tingkatan.
Jadi Motivasi PGRI Pinrang Perkuat Organisasi
Penghargaan yang diterima PGRI Pinrang menjadi salah satu capaian organisasi di bawah kepemimpinan Darmin.
Selain menjalankan kewajiban administrasi dan keuangan, PGRI Pinrang juga terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui berbagai kegiatan organisasi.
Salah satunya melalui pelaksanaan pelatihan koding dan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) yang diikuti 65 guru dari 12 cabang PGRI se-Kabupaten Pinrang pada 20–22 Oktober 2026.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program PGRI Power, Gerakan Nasional Satu Juta Guru Mahir Koding dan AI.
Darmin sebelumnya menyampaikan bahwa PGRI Pinrang menargetkan 500 guru memiliki keterampilan koding dan AI sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.
PGRI Pinrang tidak hanya berupaya meningkatkan ketertiban administrasi organisasi, tetapi juga memperkuat program pengembangan profesi bagi anggotanya.
Sementara itu, Konkerprov II PGRI Sulsel Tahun 2026 menjadi forum bagi pengurus PGRI dari 24 kabupaten dan kota untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, memperkuat konsolidasi organisasi, serta membahas berbagai agenda strategis pengembangan profesi dan kesejahteraan guru.
Penghargaan kepada 13 pengurus PGRI kabupaten tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam mendukung keberlangsungan organisasi PGRI di Sulawesi Selatan.***


















