Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Ekonomi Pembangunan Raih Predikat Prodi Terbaik Unismuh Makassar 2026

×

Ekonomi Pembangunan Raih Predikat Prodi Terbaik Unismuh Makassar 2026

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Bagi Asdar, S.E., M.Si., penghargaan bukanlah akhir dari sebuah kerja panjang. Ia justru memaknainya sebagai amanah baru untuk terus menjaga mutu pendidikan, memperkuat riset, dan menghadirkan manfaat kampus bagi masyarakat.

Perasaan itu ia sampaikan setelah Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar ditetapkan sebagai Prodi Terbaik Tingkat Universitas tahun 2026.

Example 300x600

Piagam penghargaan diserahkan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, M.T., IPU, kepada Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan, Asdar, S.E., M.Si., pada puncak peringatan Milad ke-63 dan Wisuda ke-88 Unismuh Makassar, Sabtu, 20 Juni 2026, di Balai Sidang Kampus Unismuh Makassar.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan indikator capaian mutu pendidikan tinggi yang komprehensif. Penilaiannya meliputi budaya mutu, penyelesaian studi mahasiswa, pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Bagi Asdar, capaian itu bukan kerja seorang ketua program studi semata. Ia menyebut penghargaan tersebut sebagai buah dari kerja kolektif sivitas akademika, dosen, mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, serta mitra yang selama ini mendukung pengembangan Program Studi Ekonomi Pembangunan.

“Alhamdulillah, penghargaan sebagai Prodi Terbaik Tingkat Universitas pada Milad ke-63 Universitas Muhammadiyah Makassar merupakan kebanggaan sekaligus amanah bagi Program Studi Ekonomi Pembangunan,” kata Asdar, S.E., M.Si., kepada media, Sabtu, 20 Juni 2026.

Ia menegaskan, prestasi tersebut harus menjadi energi baru bagi program studi untuk terus bergerak. Menurutnya, mutu pendidikan tinggi tidak dapat dibangun hanya melalui dokumen administratif, tetapi harus tampak dalam proses pembelajaran, kualitas lulusan, penelitian dosen, pengabdian masyarakat, serta pengamalan nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan.

“Prestasi ini adalah buah dari kerja sama seluruh sivitas akademika, alumni, dan mitra. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengamalan Al-Islam Kemuhammadiyahan guna mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Asdar lahir di Arallae, Kabupaten Bone, 3 Maret 1991. Perjalanan pendidikannya dimulai dari SD Negeri 10/73 Arallae, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 3 Salomekko dan SMA Negeri 1 Kahu, Bone.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia memilih melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Makassar pada Program Studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan. Ia menyelesaikan studi sarjana pada 2013 dengan skripsi berjudul Peranan Program Keluarga Berencana terhadap Penekanan Laju Pertumbuhan Penduduk di Kota Makassar.

Minatnya pada bidang ekonomi pembangunan kemudian membawanya melanjutkan studi magister di Universitas Muslim Indonesia. Pada 2017, ia menyelesaikan pendidikan Magister Ilmu Ekonomi dengan tesis berjudul Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sulawesi Selatan.

Jejak akademik itu memperlihatkan konsistensi Asdar dalam menekuni isu-isu ekonomi daerah, pertumbuhan ekonomi, keuangan publik, ekonomi syariah, hingga pemberdayaan masyarakat. Di ruang kuliah, ia mengampu sejumlah mata kuliah, antara lain Ekonomi Pembangunan, Teori Ekonomi Makro, dan Pengantar Ekonomi.

Sebagai dosen, Asdar tidak hanya hadir di depan kelas. Ia juga aktif melakukan penelitian dan publikasi ilmiah. Beberapa riset yang pernah ia lakukan antara lain tentang minat mahasiswa perguruan tinggi swasta terhadap perbankan syariah dan konvensional, strategi Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, serta peluang ekonomi usaha hidroponik di Kota Makassar.

Karya ilmiahnya juga telah terbit di sejumlah jurnal nasional terakreditasi, jurnal nasional, prosiding seminar internasional, hingga jurnal internasional bereputasi. Topik yang ia tulis mencakup pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja, pendapatan asli daerah, ekonomi masyarakat, ekonomi kreatif, hingga kelayakan usaha industri rumah tangga.

Di luar pendidikan dan penelitian, Asdar juga memberi perhatian pada pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan yang pernah ia lakukan antara lain pelatihan kewirausahaan, pendampingan bisnis kreatif, pelatihan hidroponik, bakti sosial, hingga pengembangan ekonomi kreatif sebagai alternatif pembangunan ekonomi desa dan nasional.

Keterlibatan itu memperlihatkan bahwa ekonomi pembangunan, bagi Asdar, bukan sekadar disiplin ilmu yang dibicarakan di ruang akademik. Ilmu ekonomi harus turun ke masyarakat, menyentuh kelompok kecil, memberi solusi, dan membantu warga menemukan peluang hidup yang lebih baik.

Sebagai Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan, Asdar, S.E., M.Si., juga aktif memperkuat jejaring akademik dan organisasi profesi. Ia pernah tercatat dalam Asosiasi Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Asosiasi Program Studi Ekonomi Pembangunan, serta Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia.

Pengalaman organisasi dan akademik itu menjadi modal penting dalam memimpin program studi. Di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin ketat, program studi dituntut tidak hanya mempertahankan jumlah mahasiswa, tetapi juga membangun budaya mutu, memperbaiki tata kelola, memperkuat rekam jejak penelitian, dan memastikan lulusan mampu bersaing.

Penghargaan Prodi Terbaik Unismuh Makassar 2026 menjadi penanda bahwa Program Studi Ekonomi Pembangunan telah berada pada jalur pengembangan yang baik. Namun, bagi Asdar, penghargaan itu tidak boleh membuat sivitas akademika berhenti berbenah.

Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menginspirasi. Program Studi Ekonomi Pembangunan, kata dia, harus terus memperkuat kualitas pembelajaran, memperluas kolaborasi, meningkatkan publikasi ilmiah, dan menghadirkan pengabdian masyarakat yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menginspirasi,” kata Asdar, S.E., M.Si.

Di balik piagam penghargaan itu, ada cerita tentang kerja sunyi sebuah program studi. Ada dosen yang menyiapkan pembelajaran, mahasiswa yang menyelesaikan studi, alumni yang membawa nama baik kampus, serta mitra yang ikut memperkuat ekosistem pendidikan.

Asdar, S.E., M.Si., memahami bahwa mutu tidak dibangun dalam sehari. Mutu tumbuh dari disiplin, kolaborasi, evaluasi, dan kesediaan untuk terus memperbaiki diri. Dari ruang Program Studi Ekonomi Pembangunan Unismuh Makassar, ikhtiar itu terus dijaga. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *