BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Makassar terus mendorong peningkatan karier akademik para dosen.
Upaya itu dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Jabatan Fungsional Lektor Kepala (LK) dan Guru Besar yang digelar di lingkungan FISIP Unismuh Makassar, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan ini diikuti pimpinan fakultas, para guru besar, serta dosen dari berbagai program studi di lingkungan FISIP Unismuh Makassar.
Dekan FISIP Unismuh Makassar, Dr Andi Luhur Prianto, S.IP., M.Si., membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Andi Luhur menegaskan, peningkatan jabatan fungsional dosen merupakan bagian penting dalam memperkuat mutu perguruan tinggi.
Menurutnya, keberadaan dosen dengan jabatan Lektor Kepala dan Guru Besar tidak hanya menjadi indikator kualitas akademik institusi.
Lebih dari itu, jabatan akademik tersebut juga menjadi penggerak utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan reputasi perguruan tinggi.
“Peningkatan jabatan fungsional bukan hanya menjadi kebutuhan individu dosen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas institusi. Karena itu, FISIP berkomitmen memberikan pendampingan dan dukungan agar para dosen dapat memenuhi berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk meraih jabatan Lektor Kepala maupun Guru Besar,” kata Andi Luhur.
Kegiatan ini menghadirkan Tri Gustav Said, S.Pd., M.Pd., Kepala Bagian BKD, Kepangkatan, dan Serdos Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Tri Gustav menjelaskan berbagai regulasi terbaru terkait pengajuan kenaikan jabatan fungsional dosen.
Ia memaparkan mekanisme penilaian angka kredit, persyaratan administratif, hingga strategi penyusunan dokumen usulan agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tri Gustav menekankan pentingnya dosen memahami perubahan regulasi secara komprehensif.
Menurutnya, pemahaman terhadap aturan menjadi salah satu kunci agar proses pengajuan jabatan fungsional dapat berjalan efektif, tepat, dan memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.
Selain materi teknis, kegiatan ini juga menghadirkan para Guru Besar FISIP Unismuh Makassar untuk berbagi pengalaman dan motivasi kepada para dosen.
Prof Dr H Muhlis Madani, M.Si., mengingatkan bahwa jabatan akademik yang lebih tinggi harus diiringi dengan peningkatan kualitas diri dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Dosen harus terus berbenah, meningkatkan kapasitas akademik, produktivitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta keterampilan profesional lainnya. Jabatan fungsional merupakan bentuk pengakuan atas kualitas dan kontribusi akademik yang telah dibangun secara konsisten,” ujarnya.
Sementara itu, Prof Dr H Lukman Hakim, M.Si., menyoroti pentingnya publikasi ilmiah dalam pengembangan karier akademik dosen.
Ia mendorong dosen FISIP Unismuh Makassar untuk memperkuat budaya riset, memperluas jejaring kolaborasi penelitian, serta meningkatkan kualitas artikel ilmiah.
Menurut Lukman Hakim, publikasi ilmiah tidak hanya menjadi syarat administratif dalam kenaikan jabatan fungsional.
Publikasi ilmiah juga menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini menjadi bagian dari ikhtiar FISIP Unismuh Makassar dalam membangun ekosistem akademik yang unggul, produktif, dan berkemajuan.
Melalui kegiatan tersebut, FISIP Unismuh Makassar berharap semakin banyak dosen yang mampu meraih jabatan Lektor Kepala dan Guru Besar.
Kualitas pendidikan tinggi Muhammadiyah diharapkan semakin kuat dan mampu memberi kontribusi lebih besar bagi ilmu pengetahuan, umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah. (yahya).


















