BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar (FKIP Unismuh Makassar) menggelar Ta’aruf Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 di lantai tiga Balai Sidang Muktamar Ke-47 Unismuh Makassar, Rabu (16/9/2026).
Ta’aruf diikuti 578 mahasiswa baru yang berasal dari 13 program studi. Sebanyak 554 mahasiswa mengikuti kegiatan secara langsung, sementara 24 mahasiswa lainnya bergabung secara daring.
Ketua Panitia Ta’aruf Mahasiswa Baru FKIP Unismuh, Dr. Muhammad Nawir, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan dan budaya akademik fakultas.
“Ta’aruf menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan FKIP, sistem akademik, pimpinan program studi, serta organisasi kemahasiswaan sebelum memasuki proses perkuliahan,” kata Muhammad Nawir.
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mencatat jumlah mahasiswa baru terbanyak, yakni 285 orang.
Jumlah tersebut disusul Pendidikan Kepelatihan Olahraga sebanyak 84 mahasiswa, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 49 mahasiswa, Pendidikan Bahasa Inggris 33 mahasiswa, serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebanyak 31 mahasiswa.
Pendidikan Seni Rupa dan Pendidikan Biologi masing-masing menerima 18 mahasiswa baru. Selanjutnya, PG-PAUD menerima 16 mahasiswa dan Pendidikan Matematika 12 mahasiswa.
Adapun Teknologi Pendidikan dan Pendidikan Sosiologi masing-masing menerima 11 mahasiswa. Pendidikan Fisika menerima enam mahasiswa, sedangkan Pendidikan IPA empat mahasiswa.
Ta’aruf Dimulai dengan Pengajian
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.00 Wita. Acara pembukaan berlangsung mulai pukul 08.00 Wita.
Rangkaian pembukaan meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fadli, S.Pd., M.Pd.
Wakil Dekan IV FKIP Unismuh, Dr. Abd. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., memimpin pengajian sekaligus menyampaikan materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Pembekalan tersebut menjadi bagian penting dalam mengenalkan identitas Unismuh sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang memadukan pengembangan ilmu pengetahuan dengan pembentukan akhlak.
Dekan FKIP Unismuh, Dr. H. Baharullah, M.Pd., memberikan sambutan sekaligus menyampaikan materi selayang pandang fakultas.
Melalui sesi tersebut, mahasiswa baru memperoleh pemahaman awal mengenai lingkungan belajar, sistem pendidikan, serta nilai-nilai yang dikembangkan FKIP Unismuh Makassar.
Ta’aruf tidak hanya diarahkan untuk memperkenalkan fasilitas dan struktur kelembagaan, tetapi juga membangun kesadaran mahasiswa mengenai tanggung jawabnya sebagai insan akademik dan calon pendidik.
Organisasi sebagai Ruang Kaderisasi
Setelah pembukaan, mahasiswa baru mengikuti pengenalan organisasi kemahasiswaan pada pukul 09.00 hingga 12.00 Wita.
Organisasi yang diperkenalkan meliputi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Pikom IMM), serta himpunan mahasiswa dari setiap program studi.
Pikom IMM menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi mahasiswa di perguruan tinggi Muhammadiyah.
Melalui IMM, mahasiswa dapat mengembangkan religiusitas, intelektualitas, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.
“Mahasiswa baru perlu mengetahui berbagai ruang pengembangan diri yang tersedia. Mereka tidak hanya belajar di ruang kuliah, tetapi juga dapat mengembangkan kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama melalui organisasi,” ujar Muhammad Nawir.
Keaktifan dalam organisasi diharapkan berjalan seimbang dengan tanggung jawab akademik.
Organisasi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar bermusyawarah, mengelola kegiatan, menyelesaikan persoalan, dan mengabdikan pengetahuan kepada masyarakat.
Kenalkan Akademik dan Penjaminan Mutu
Setelah istirahat, salat, dan makan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Kepala Tata Usaha, pimpinan program studi, serta Ketua dan Sekretaris Gugus Kendali Mutu FKIP Unismuh.
Mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai profil program studi, proses akademik, layanan administrasi, dan sistem penjaminan mutu.
Para wakil dekan juga menyampaikan materi sesuai bidang tugas masing-masing.
Wakil Dekan I FKIP Unismuh, Dr. Andi Husniati, M.Pd., memberikan materi bidang akademik.
Wakil Dekan II, Dr. Tasrif Akib, M.Pd., menjelaskan bidang administrasi dan pengelolaan fakultas.
Sementara itu, Wakil Dekan III, Dr. Muhammad Nawir, M.Pd., menyampaikan materi mengenai kemahasiswaan dan pengembangan potensi mahasiswa.
Muhammad Nawir berharap Ta’aruf membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi serta memahami hak dan kewajibannya.
“Mahasiswa baru diharapkan mempersiapkan diri menjadi calon pendidik yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan,” tuturnya.
Rangkaian Ta’aruf dijadwalkan berlangsung hingga pukul 15.15 Wita.
Dari Guru hingga Wakil Dekan
Selain menjadi Ketua Panitia Ta’aruf, Muhammad Nawir merupakan Wakil Dekan III FKIP Unismuh Makassar periode 2025–2029.
Pria kelahiran Tosora, Kabupaten Wajo, 31 Desember 1973, tersebut memiliki pengalaman panjang sebagai guru, dosen, peneliti, pengelola program studi, dan aktivis organisasi sosial-keagamaan.
Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 167 Tosora. Pendidikan SMP dan SMA ditempuh di Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Muhammad Nawir meraih gelar sarjana bidang Komunikasi dari IAIN Alauddin Makassar pada 1998 dengan predikat cum laude.
Ia kemudian menyelesaikan pendidikan magister Pendidikan Sosiologi di Universitas Negeri Makassar pada 2003 dan meraih gelar doktor Ilmu Sosiologi dari kampus yang sama pada 2016.
Sebelum menjadi dosen, Muhammad Nawir memulai pengabdiannya sebagai guru di sejumlah sekolah.
Ia pernah mengajar di SD Islam Jamiatul Khaer Makassar, SMP Negeri 26 Makassar, SMK Pepabri Makassar, serta MA Al-Hidayah Makassar.
Ia juga pernah menjadi pengajar Sosiologi pada kelas khusus Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Makassar.
Kariernya di Unismuh dimulai sebagai dosen luar biasa PGSD pada 2004. Ia kemudian mengajar di Program Studi Pendidikan Sosiologi sebelum menjadi dosen tetap Persyarikatan Muhammadiyah pada 2010.
Dosen dengan jabatan akademik Lektor Kepala itu juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Unismuh pada 2018–2025.
Aktif Berdakwah melalui Pendidikan dan Tulisan
Muhammad Nawir aktif melakukan penelitian dan menulis karya ilmiah dalam bidang sosiologi, pendidikan, perubahan sosial, masyarakat perkotaan, pendidikan karakter, dan Kemuhammadiyahan.
Disertasinya membahas penguasaan ruang kota dan koeksistensi sosial perkotaan dengan mengambil kasus Pasar Grosir Daya Modern dan kawasan sekitarnya di Kota Makassar.
Sejumlah buku yang ditulisnya antara lain Formasi Sosial dan Politik Ruang Perkotaan, KKG dan Kinerja Guru: Teori dan Hasil Riset, serta Model Pembelajaran Discovery Learning di Sekolah Dasar.
Ia juga menulis Pengembangan Modul IPS Berbasis Karakter di SD dan Pendidikan IPS dan Kemampuan Memecahkan Masalah.
Di lingkungan Persyarikatan, Muhammad Nawir aktif dalam Majelis Tabligh Muhammadiyah. Ia juga menjadi bagian dari Himpunan Dosen Sosiologi Indonesia dan Asosiasi Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Indonesia.
Selain itu, ia dipercaya menjadi Ketua Yayasan Jannatul Firdaus Grand Aroepala Makassar dan Ketua Pengurus Masjid Jannatul Firdaus.
Pengalamannya sebagai guru, dosen, peneliti, ketua program studi, dan aktivis Persyarikatan menjadi bekal dalam menjalankan amanah sebagai Wakil Dekan III.
Melalui bidang kemahasiswaan, ia turut membina generasi calon pendidik yang diharapkan tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga berakhlak, berintegritas, dan membawa semangat Islam berkemajuan.***


















