Citizen Reporter
Laporan: Sri Dewi Muliani
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip Unismuh Makassar
BERITASEMBILAN.Com- MAKASSAR – Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen Ilmu Komunukasi Fisip Unismuh Makassar bertema , Pemilih Cerdas Berbasis Nilai-nilai Lokal Sulawesi Selatan Bagi Pemuda Muhammadiyah Makassar resmi dibuka, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Iqra, Mini Hall Lantai 5 FISIP Universitas Muhammadiyah Makassar, dan dihadiri mahasiswa serta pemuda Muhammadiyah.
Pembukaan dilakukan oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar, Dr Syukri S.Sos M.Si.
Pada sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut sekaligus menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang berbagi ilmu dan mempererat silaturahmi.
“Momentum ini penting untuk memperkuat pemahaman kita, khususnya generasi muda, dalam menyikapi dinamika demokrasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemateri yang hadir, di antaranya Wakil Dekan III FISIP Unismuh Makassar, Dr Nur Wahid S.Sos M.Si, serta Ketua Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar, Muhammad Fauzan, S.Pd.I, Gr serta moderator seminar, Ilham Riyadi, S.Pd., M.Ikom
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta tentang pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, khususnya dalam konteks kepemimpinan yang selaras dengan nilai-nilai lokal.
Ia menilai, tema tersebut relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang mulai mengabaikan kearifan lokal dalam proses demokrasi.
Dalam pemaparannya, Syukri menekankan pentingnya nilai budaya Sulawesi Selatan seperti sipakainge, sipakalebbi, dan siri’ na pacce sebagai pedoman dalam menentukan pilihan.
“Nilai-nilai ini adalah warisan leluhur yang memiliki makna mendalam dan seharusnya menjadi landasan dalam memilih pemimpin,” jelasnya.
Ia juga menyoroti bahwa pembahasan kepemimpinan selama ini cenderung hanya berfokus pada teori modern dan aspek manajerial, tanpa mengaitkannya dengan nilai-nilai lokal yang hidup di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menilai calon pemimpin secara bijak, tidak hanya dari segi kapasitas, tetapi juga kesesuaian dengan nilai budaya dan agama.
Selain itu, mahasiswa sebagai generasi muda diingatkan telah memiliki hak suara dalam pemilu, sehingga dituntut untuk lebih kritis dan cerdas dalam menentukan pilihan.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri kompeten di bidangnya dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta hingga akhir sesi.
Kegiatan ini, diharapkan lahir pemilih muda yang cerdas, berkualitas, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai lokal Sulawesi Selatan dalam kehidupan demokrasi.
PKM dosen Ilmu Komunikasi Fisip Unismuh Makassar ini dengan ketua tim, Dr Syukri dengan anggota; Ilham Riyadi, S.Pd., M.Ikom (dosen) serta dua mahasiswa, Nabila Burhanuddin dan Yovita Klaudia Nenes. ***


















