BERITASEMBILAN.Com-Luwu Timur. Pelaksanaan Seminar dan Workshop Nasional yang digelar PGRI Kabupaten Luwu Timur di Gedung Matano Player, Sorowako, Kecamatan Nuha, Rabu (6/5/2026), berlangsung lancar dan sukses sesuai rencana.
Ketua Panitia, Ida Bagus Darmatika, S.Pd,M.Pd menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan antusiasme peserta yang mencapai sekitar 300 orang. Para peserta merupakan utusan guru dari berbagai cabang PGRI se-Luwu Timur.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan baik. Peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian seminar, dari awal hingga penutupan,” ujarnya kepada media, Rabu sore.
Menurutnya, seminar nasional ini menghadirkan narasumber kompeten dari tingkat pusat dan provinsi, yakni Ketua Umum PB PGRI, Prof Dr Unifah Rosyidi, M.Pd serta Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Prof Dr H Hasnawi Haris, M.Hum.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dan ditutup oleh Ketua PGRI Sulsel. Suasana seminar berlangsung dinamis dan interaktif, dengan materi yang dinilai relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini.
Ida Bagus Darmatika menambahkan, materi yang disampaikan para narasumber mampu memberikan motivasi sekaligus memperluas wawasan guru dalam menghadapi era disrupsi yang ditandai dengan perkembangan pesat teknologi digital seperti artificial intelligence (AI), big data, dan otomatisasi.
Pada pemaparannya, Unifah Rosyidi mengangkat tema “Transformasi Guru di Era Disrupsi”, menekankan pentingnya adaptasi guru terhadap perubahan teknologi.
Sementara itu, Hasnawi Haris membawakan materi “Guru Berkarakter Growth Mindset dalam Transformasi Pendidikan di Era Disrupsi”, yang menegaskan bahwa kualitas guru menjadi kunci utama peningkatan mutu pendidikan nasional.
Seminar ini juga menghadirkan moderator Wakil Ketua PGRI Sulsel, Nursalam, serta dihadiri sejumlah tokoh pendidikan dan pejabat daerah.
Mengakhiri keterangannya, Ketua Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru di Luwu Timur.
“Semoga kegiatan ini memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah,” pungkasnya. (rokki).


















