Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Ketua Prodi S2 Bahasa Indonesia UNRAM Dorong Rakernas IKAPROBSI Lebih Banyak Kaji Isu Lokal

×

Ketua Prodi S2 Bahasa Indonesia UNRAM Dorong Rakernas IKAPROBSI Lebih Banyak Kaji Isu Lokal

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X dan Seminar Internasional Perkumpulan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKAPROBSI) di Makassar mendapat apresiasi dari peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Mataram (UNRAM), Dr. Burhanuddin, M.A., menilai panitia telah menunjukkan kesiapan yang sangat baik dalam melayani peserta selama rangkaian kegiatan yang berlangsung 7–9 Agustus 2026.

Example 300x600

Menurutnya, pelayanan sudah dirasakan peserta sejak tiba di Makassar. Panitia menyiapkan penjemputan secara fleksibel untuk mengakomodasi peserta yang datang dari berbagai wilayah Nusantara dengan jadwal kedatangan berbeda.

“Kesiapan panitia sangat luar biasa. Akomodasi yang disiapkan representatif. Penjemputan juga sangat fleksibel dengan mobilitas panitia yang cukup tinggi dalam melayani peserta dari berbagai wilayah di Nusantara,” kata Dr. Burhanuddin, M.A., di Makassar.

Ia menilai pelayanan tersebut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan forum nasional karena peserta dapat lebih berkonsentrasi mengikuti agenda akademik dan organisasi.

Rakernas Harus Perkuat Pendekatan Akademik

Di balik apresiasinya terhadap penyelenggaraan, Dr. Burhanuddin, M.A. memberikan sejumlah catatan untuk pengembangan Rakernas IKAPROBSI ke depan.

Menurutnya, Rakernas perlu semakin memperkuat pendekatan akademik dengan menyediakan ruang lebih besar bagi diskusi dan kajian mendalam mengenai tiga bidang yang menjadi perhatian utama IKAPROBSI, yakni pendidikan, bahasa, dan sastra.

Forum tersebut, katanya, dapat menghadirkan lebih banyak akademisi dan tokoh yang memiliki kepakaran untuk membedah perkembangan serta persoalan mutakhir pada ketiga bidang tersebut.

“Rakernas harus lebih memfokuskan pendekatan akademik melalui diskusi dan kajian dari para pendekar sastra terkait pendidikan, bahasa, dan sastra. Tiga aspek ini harus lebih ditonjolkan,” ujarnya.

Menurut Burhanuddin, kekuatan IKAPROBSI terletak pada jaringan akademisi dan pengelola program studi yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Potensi tersebut perlu dimanfaatkan untuk menghasilkan gagasan akademik yang dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Isu Lokal Perlu Dibawa ke Forum Nasional

Dr. Burhanuddin, M.A. juga mendorong Rakernas dan Seminar Internasional IKAPROBSI lebih banyak mengangkat isu lokal dan kontekstual.

Menurutnya, Indonesia memiliki keragaman bahasa, sastra, budaya, dan persoalan pendidikan yang berbeda di setiap daerah.

Keragaman tersebut merupakan sumber kajian yang sangat besar bagi akademisi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

“Lewat Rakernas dan Seminar Internasional harus lebih banyak diungkap dan dikaji isu-isu lokal dan kontekstual yang berkaitan dengan pendidikan, bahasa, dan sastra,” katanya.

Kajian terhadap persoalan lokal, menurutnya, dapat memperkaya diskursus akademik nasional sekaligus membuat forum IKAPROBSI semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perguruan tinggi di berbagai daerah.

Dengan demikian, seminar internasional tidak hanya membicarakan persoalan pada tataran global, tetapi juga membawa kekayaan dan persoalan lokal Indonesia ke ruang akademik yang lebih luas.

Peserta Harus Membawa Pulang Manfaat

Burhanuddin menekankan, pertemuan nasional pengelola program studi seharusnya menghasilkan manfaat yang dapat dibawa kembali peserta ke perguruan tinggi masing-masing.

Karena itu, materi, diskusi, dan rekomendasi yang dihasilkan perlu menyentuh kebutuhan pengembangan program studi, pembelajaran, penelitian, serta pengembangan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Ia juga berharap para pemangku kepentingan yang hadir dapat merasakan manfaat langsung dari forum tersebut.

“Agar stakeholder yang hadir dapat merasakan manfaat dari kehadirannya sebagai peserta seminar dan dapat memberikan dukungan untuk berkolaborasi dalam mengembangkan bahasa Indonesia,” ujar Dr. Burhanuddin, M.A.

Menurutnya, kolaborasi menjadi penting karena pengembangan bahasa Indonesia tidak dapat hanya menjadi pekerjaan program studi atau akademisi Bahasa Indonesia.

Dibutuhkan keterlibatan perguruan tinggi, pemerintah, organisasi profesi, guru, peneliti, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Akademisi Linguistik UNRAM

Dr. Burhanuddin, M.A. merupakan akademisi Universitas Mataram yang saat ini dipercaya sebagai Ketua Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Indonesia UNRAM.

Latar belakang akademiknya banyak bersentuhan dengan kajian linguistik.

Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Mataram, kemudian melanjutkan pendidikan magister di Universitas Gadjah Mada (UGM). Pendidikan doktor ditempuh di Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan bidang kajian linguistik.

Keikutsertaannya dalam Rakernas X dan Seminar Internasional IKAPROBSI di Makassar, menurutnya, menjadi kesempatan membangun komunikasi dan jejaring dengan sesama pengelola program studi dari berbagai daerah.

Ia berharap Rakernas IKAPROBSI berikutnya semakin kuat sebagai forum akademik, tidak sekadar menjalankan agenda organisasi, tetapi menjadi ruang bertemunya gagasan, kajian isu lokal dan kontekstual, serta kolaborasi untuk pengembangan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *