Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Ketua Prodi Sosiologi UNSA Dr Arda Optimistis, Siap Maju di Tengah Ketatnya Tantangan Persaingan Perguruan Tinggi

×

Ketua Prodi Sosiologi UNSA Dr Arda Optimistis, Siap Maju di Tengah Ketatnya Tantangan Persaingan Perguruan Tinggi

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Ketua Program Studi S1 Sosiologi Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar, Dr Arda, M.Si., optimistis program studi yang dipimpinnya tetap mampu maju dan berkembang di tengah semakin ketatnya tantangan dan persaingan perguruan tinggi mendapatkan mahasiswa baru.

Menurut Arda, perubahan peta pendidikan tinggi menjadi tantangan yang harus dijawab dengan pembenahan kualitas akademik, penguatan kompetensi lulusan, perluasan promosi, serta keterlibatan alumni.

Example 300x600

“Persaingan memang cukup berat. Kondisi ini bukan hanya dirasakan UNSA, tetapi juga perguruan tinggi lainnya,” kata Dr Arda saat berbincang dengan wartawan bersama Wakil Rektor III UNSA, Dr Adi Sumandiyar, S.Sos., M.Si., di salah satu warung kopi kawasan Toddopuli, Makassar, Rabu (16/9/2026).

Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat Program Studi S1 Sosiologi UNSA pesimistis.

Sebaliknya, Arda melihat persaingan sebagai tantangan untuk terus melakukan pembenahan dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa ilmu sosiologi tetap relevan dengan perubahan sosial yang semakin kompleks.

Perkuat Sosiologi dengan OBE

Salah satu langkah yang dilakukan UNSA adalah memperkuat pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Menurut Arda, proses pendidikan tidak cukup hanya memastikan mahasiswa mengikuti perkuliahan. Pembelajaran juga perlu diarahkan pada capaian kompetensi yang dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.

Penguatan kualitas akademik tersebut menjadi penting di tengah tuntutan masyarakat terhadap lulusan perguruan tinggi yang semakin tinggi.

UNSA juga terus memperluas promosi penerimaan mahasiswa baru melalui berbagai media, baik media cetak maupun media online.

Civitas akademika turut didorong mengambil bagian memperkenalkan kampus dan Program Studi Sosiologi kepada masyarakat.

Arda optimistis berbagai upaya tersebut akan membuat S1 Sosiologi UNSA terus berkembang.

Alumni Jadi Kekuatan Prodi Sosiologi

Selain memperkuat proses pembelajaran, Arda menilai jaringan alumni merupakan modal penting yang dimiliki Sosiologi UNSA.

Alumni telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia dengan beragam profesi. Bahkan, menurutnya, terdapat alumni yang berkiprah di luar negeri.

“Alumni Sosiologi UNSA sudah tersebar di berbagai daerah, bahkan ada yang berkiprah di luar negeri. Mereka ada yang menjadi dosen, PNS, pejabat pemerintahan, berkiprah di partai politik, menjadi wirausaha, dan berbagai profesi lainnya,” ujarnya.

Keberagaman profesi alumni tersebut dinilai menunjukkan bahwa lulusan Sosiologi memiliki ruang pengabdian dan lapangan kerja yang luas.

Karena itu, UNSA berupaya mengoptimalkan jaringan Ikatan Alumni (IKA) sebagai salah satu kekuatan untuk memperkenalkan kampus kepada masyarakat.

Alumni diharapkan tidak sekadar menjaga hubungan dengan almamater, tetapi ikut menjadi bagian dari pengembangan program studi.

Pulau Lumu-Lumu Jadi Laboratorium Sosial

Optimisme mengembangkan Program Studi Sosiologi juga diperkuat melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu wilayah yang selama ini menjadi lokasi kegiatan UNSA adalah Pulau Lumu-Lumu, Kota Makassar.

Menurut Arda, aktivitas di wilayah kepulauan tersebut telah berjalan selama beberapa tahun dengan kajian yang antara lain berkaitan dengan kemaritiman dan politik.

“Kegiatan di Pulau Lumu-Lumu ini sudah berlangsung beberapa tahun. Kami melakukan kajian-kajian yang berkaitan dengan kemaritiman dan politik sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Bagi Program Studi Sosiologi, kehidupan masyarakat kepulauan memberikan ruang untuk menghubungkan teori yang dipelajari di kampus dengan realitas sosial di tengah masyarakat.

Aktivitas tersebut sekaligus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Optimistis Maju dan Berkembang

Arda menegaskan tantangan dalam mendapatkan mahasiswa baru harus direspons dengan peningkatan kualitas, bukan dengan pesimisme.

Penguatan OBE, optimalisasi jaringan alumni, promosi melalui berbagai media, serta aktivitas penelitian dan pemberdayaan masyarakat akan terus dikembangkan.

Ia optimistis S1 Sosiologi UNSA Makassar tetap memiliki peluang untuk maju dan berkembang, terutama jika mampu terus menyesuaikan pembelajaran dengan perubahan masyarakat dan kebutuhan lulusan.

Sebagai salah satu program studi di perguruan tinggi swasta yang telah lama hadir di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX, Sosiologi UNSA diharapkan terus memperkuat identitas akademiknya sekaligus menunjukkan relevansi ilmu sosiologi dalam membaca dan menjawab berbagai perubahan sosial.

Bagi Arda, ketatnya persaingan perguruan tinggi bukan alasan untuk mundur, melainkan tantangan bagi Sosiologi UNSA untuk terus berbenah, memperkuat kualitas, dan membangun kepercayaan masyarakat.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *