Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unismuh Makassar Kuliah Lapangan di Golkar Sulsel, Diskusi Strategi Politik Menuju Pemilu 2029

×

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unismuh Makassar Kuliah Lapangan di Golkar Sulsel, Diskusi Strategi Politik Menuju Pemilu 2029

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Puluhan mahasiswa semester III Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengikuti kuliah lapangan di Kantor DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (3/11/2026) siang.

Kuliah lapangan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran mata kuliah Komunikasi Politik yang diampu oleh dosen, Dr. Muhammad Yahya, M.Si.

Example 300x600

Rombongan mahasiswa diterima Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD I Partai Golkar Sulsel, Dra. Hj. Sittiara, M.Si.

Pada pertemuan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai perjalanan politik Partai Golkar, dinamika organisasi, proses kaderisasi, hingga strategi komunikasi politik menghadapi perubahan perilaku pemilih.

Dosen pengampu mata kuliah Komunikasi Politik, Dr. Muhammad Yahya, M.Si., mengatakan kuliah lapangan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa mengenai praktik komunikasi politik dalam organisasi partai.

Menurutnya, mahasiswa perlu memahami bagaimana sebuah partai politik membangun komunikasi dengan masyarakat, mempertahankan kelembagaan, serta menghadapi perubahan lingkungan politik dari waktu ke waktu.

Ia menjelaskan, Partai Golkar dipilih sebagai lokasi kuliah lapangan karena memiliki sejarah panjang dalam perjalanan politik Indonesia.

Partai berlambang pohon beringin tersebut pernah menjadi kekuatan politik dominan pada era Orde Baru dan tetap bertahan setelah Indonesia memasuki era Reformasi.

“Tujuan kuliah lapangan ini agar mahasiswa mengenal dan memahami secara langsung Partai Golkar sebagai salah satu kekuatan politik yang mampu bertahan selama beberapa dekade, melewati perubahan rezim, dan tetap eksis hingga sekarang,” kata penulis buku Ilham Arief Sirajuddin, Perjalanan Masih Panjang ini.

Doktor sosiologi Politik Pascarajan UNM ini menambahkan, perjalanan Partai Golkar dapat menjadi bahan kajian menarik dalam mata kuliah Komunikasi Politik, terutama memahami perubahan strategi partai dalam menghadapi persaingan elektoral.

Mahasiswa juga diharap memperoleh gambaran mengenai cara partai politik membangun citra, menjaga loyalitas kader, memperluas basis dukungan, dan berkomunikasi dengan generasi muda.

Golkar Sulsel Paparkan Kepengurusan Baru

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan DPD I Partai Golkar Sulsel, Dra. Hj. Sittiara, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan mahasiswa Ilmu Komunikasi Unismuh Makassar.

Ia mengucapkan selamat datang dan berterima kasih karena Partai Golkar dipilih sebagai tempat pelaksanaan kuliah lapangan.

Pada pemaparannya, Sittiara menjelaskan perkembangan organisasi dan kepengurusan baru Partai Golkar Sulsel periode 2026–2031.

Kepengurusan tersebut dilantik di Hotel Four Points, Jalan Andi Djemma, Makassar, Minggu (25/10/2026).

DPD I Partai Golkar Sulsel dipimpin Dr. Ir. Ilham Arief Sirajuddin, M.M., sebagai ketua.

Pelantikan pengurus dilakukan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mewakili Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Sittiara menjelaskan bahwa komposisi kepengurusan baru mengakomodasi berbagai unsur masyarakat, termasuk kalangan generasi muda.

Menurutnya, keterlibatan berbagai kelompok tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi memperkuat kaderisasi dan memperluas komunikasi politik dengan masyarakat.

Ia juga menyampaikan optimisme bahwa kepengurusan baru dapat meningkatkan kembali dukungan terhadap Partai Golkar dalam kontestasi politik mendatang.

Bahas Persaingan Politik Era Reformasi

Dalam dialog bersama mahasiswa, Sittiara turut mengulas perjalanan Partai Golkar di Sulawesi Selatan.

Ia menjelaskan bahwa Sulsel pernah menjadi salah satu daerah dengan basis dukungan kuat terhadap Partai Golkar.

Namun, memasuki era Reformasi, peta persaingan politik mengalami perubahan seiring munculnya berbagai partai politik baru.

Sejumlah tokoh yang pernah berkiprah di Partai Golkar kemudian terlibat dalam pembentukan maupun pengembangan partai lain, termasuk Partai NasDem, Gerindra, dan Hanura.

Menurut Sittiara, perkembangan tersebut ikut mengubah konfigurasi kekuatan politik dan memperketat persaingan dalam memperebutkan dukungan pemilih.

Situasi itu menuntut partai politik untuk terus memperbarui strategi organisasi, kaderisasi, serta pola komunikasi dengan masyarakat.

Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, penjelasan tersebut menjadi bahan pembelajaran mengenai dinamika komunikasi politik, perubahan loyalitas pemilih, dan persaingan antarpartai dalam sistem demokrasi multipartai.

Mahasiswa Soroti Pemilih Muda dan Pemilu 2029

Kuliah lapangan berlangsung dalam suasana dialogis dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa menanyakan strategi komunikasi politik Partai Golkar untuk menjangkau generasi muda, khususnya kelompok pemilih yang aktif menggunakan media sosial.

Mahasiswa juga mempertanyakan bagaimana Partai Golkar membaca peta persaingan politik menjelang Pemilu 2029 dan partai-partai yang dinilai menjadi pesaing utama.

Selain itu, muncul pertanyaan mengenai persyaratan menjadi anggota dan kader Partai Golkar serta mekanisme pembinaan kader dalam organisasi.

Diskusi tersebut memperlihatkan ketertarikan mahasiswa terhadap praktik komunikasi politik yang berlangsung di luar ruang kuliah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori komunikasi politik, tetapi juga memperoleh kesempatan berdialog langsung dengan pengurus partai mengenai dinamika kelembagaan dan strategi menghadapi pemilih.

Muhammad Yahya berharap pengalaman kuliah lapangan tersebut dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus mengembangkan kemampuan mereka menganalisis fenomena politik secara kritis dan akademis.

Menurutnya, pembelajaran komunikasi politik perlu mempertemukan teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan praktik yang berlangsung dalam kehidupan politik masyarakat.

Kunjungan ke Kantor DPD I Partai Golkar Sulsel menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh Makassar dalam memahami peran partai politik, komunikasi organisasi, kaderisasi, dan dinamika demokrasi di Indonesia. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *