Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Mentan Andi Amran Sulaiman Dorong Mahasiswa Unismuh Mandiri dan Berkarakter

×

Mentan Andi Amran Sulaiman Dorong Mahasiswa Unismuh Mandiri dan Berkarakter

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar untuk membangun kemandirian, memperkuat karakter, serta tidak menggantungkan masa depan kepada bantuan orang lain.

Pesan itu disampaikan Amran saat memberikan kuliah umum pada Taaruf Mahasiswa Baru Unismuh Makassar Tahun Akademik 2026/2027 di Balai Sidang Muktamar ke-47 Unismuh Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 12/9/2026.

Example 300x600

Kuliah umum tersebut diikuti sekitar 3.500 mahasiswa baru serta 500 dosen dan tenaga kependidikan Unismuh Makassar.

Di hadapan para mahasiswa, Amran menegaskan bahwa keberhasilan tidak dapat diperoleh secara instan. Kesuksesan harus diraih melalui proses, kerja keras, dan keberanian menghadapi kesulitan.

“Mau sukses, jangan selalu meminta uang kepada orang tua. Mau berhasil dalam hidup, harus berproses dan berjuang menjalaninya,” ujar Amran.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak membangun “mental proposal”, yakni kebiasaan hanya mengharapkan bantuan dan pemberian dari pihak lain tanpa berusaha menciptakan peluang secara mandiri.

Menurutnya, mahasiswa harus diarahkan menjadi generasi produktif yang mampu menghasilkan nilai ekonomi melalui ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas.

“Jangan bermental proposal dan bermental peminta. Yang bagus adalah bagaimana kita mampu menciptakan rupiah dan dolar melalui proses dan kerja keras,” tegasnya.

Amran menyebut mahasiswa baru yang berhasil masuk Unismuh Makassar merupakan putra-putri terbaik. Mereka dinilai memiliki kesempatan untuk memperbaiki kehidupan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat melalui pendidikan.

“Anak-anakku adalah putra-putri terbaik yang masuk Unismuh Makassar. Kalian harus percaya diri dan yakin bahwa masa depan dapat diubah menjadi lebih baik,” katanya.

Karakter Menentukan Masa Depan

Amran menilai kecerdasan akademik saja tidak cukup untuk mengantarkan seseorang menuju keberhasilan. Kesuksesan juga ditentukan oleh kekuatan karakter, terutama kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, dan konsistensi.

Ia menempatkan kejujuran sebagai nilai utama yang harus dimiliki mahasiswa. Kekayaan yang hilang, katanya, masih dapat dicari kembali. Namun, kehilangan karakter dan kepercayaan dapat merusak masa depan seseorang.

“Kehilangan uang tidak berarti kehilangan segala-galanya. Akan tetapi, karakter dan kejujuran tidak bisa dibeli,” ujarnya.

Menurut Amran, konsistensi merupakan salah satu karakter yang paling sulit dibangun. Banyak orang mampu memulai suatu pekerjaan dengan semangat, tetapi tidak semuanya sanggup mempertahankannya dalam jangka panjang.

“Jujur, disiplin, bekerja keras, dan konsisten. Yang paling sulit ialah konsisten. Jangan hanya dilakukan selama satu minggu, kemudian berhenti,” katanya.

Amran juga meminta mahasiswa berani memiliki mimpi besar. Namun, mimpi tersebut harus diikuti tindakan nyata, perencanaan, dan kesungguhan.

“Mimpi besar memang indah dalam narasi. Namun, jika tidak diwujudkan dalam gerakan, hasilnya nol. Karena itu, konsistenlah mengejar mimpi,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak mengenal perbedaan golongan, suku, ataupun latar belakang ekonomi. Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk maju selama memiliki keyakinan, keberanian, dan kemauan bekerja keras.

Amran juga mengingatkan para mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan waktu selama menjalani pendidikan.

“Jika hari ini disia-siakan, kita akan menyesal pada masa depan. Apa yang dilakukan hari ini akan menentukan kehidupan kita nanti,” tuturnya.

Bantuan bagi Penghafal Al-Qur’an

Pada kegiatan tersebut, Amran menyerahkan bantuan senilai Rp150 juta kepada puluhan mahasiswa baru penghafal Al-Qur’an. Bantuan tunai itu diserahkan untuk dibagikan kepada para penerima.

Ia juga memberikan bantuan kepada mahasiswa baru yatim piatu dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Pada akhir kuliah umum, Amran berfoto bersama sejumlah mahasiswa kurang mampu. Ia meminta mereka menyimpan foto tersebut hingga menyelesaikan pendidikan.

Amran mengatakan para mahasiswa tersebut dapat menemuinya kembali setelah lulus untuk mendapatkan kesempatan bekerja di jejaring perusahaannya.

Sementara itu, Rektor Unismuh Makassar Dr Ir H. Abd. Rakhim Nanda, S.T., M.T., IP mengatakan kehadiran Amran memberikan motivasi tersendiri bagi mahasiswa baru dan seluruh sivitas akademika.

Menurut Rakhim, mahasiswa baru patut bersyukur karena dapat menerima motivasi langsung dari sosok yang tidak hanya berbicara tentang kesuksesan, tetapi juga telah melewati proses panjang dalam meraihnya.

“Ananda sekalian beruntung dan berbahagia memperoleh orasi ilmiah dari seorang motivator nyata. Beliau bukan hanya memberikan motivasi melalui kata-kata, melainkan juga memperlihatkan contoh kesuksesan yang dirancang dan diperjuangkan dari masa lalu hingga masa depan,” tandasnya. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *