Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekobis

Pegadaian Bontoala Makassar Edukasi Mahasiswa FISIP Unismuh Makassar, Kenalkan Investasi Emas hingga Bahaya Pinjol Ilegal

×

Pegadaian Bontoala Makassar Edukasi Mahasiswa FISIP Unismuh Makassar, Kenalkan Investasi Emas hingga Bahaya Pinjol Ilegal

Share this article
Example 468x60

Oleh : Citizen Reporter: Andi Herawati Datu

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip Unismuh Makassar

Example 300x600

BERITASEMBILAN.Com-MAKASSAR. PT Pegadaian Cabang Bontoala Makassar menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi bertajuk “Pegadaian Mengajar: Strategi Cerdas Finansial, Mengenal Investasi Emas untuk Masa Depan” bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Iqra Lantai 5 Unismuh Makassar, Rabu (17/6/2026), menghadirkan Kepala Cabang Pegadaian Bontoala, Basri, SE bersama tim kerja sebagai narasumber.

Kesempatan tersebut, dosen FISIP Unismuh Makassar, Dr. Muhammad Yahya, M.Si, menyambut baik kehadiran Pegadaian sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memberikan edukasi langsung kepada mahasiswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut membuka wawasan mahasiswa mengenai peran Pegadaian sebagai lembaga jasa keuangan sekaligus memberikan gambaran tentang peluang kerja sama akademik.

“Melalui kegiatan ini mahasiswa memperoleh pengetahuan langsung mengenai aktivitas Pegadaian. Selain itu, terbuka peluang bagi mahasiswa untuk melakukan kuliah lapangan maupun penelitian terkait berbagai layanan yang dimiliki Pegadaian,” ujarnya.

Sementara itu, Basri menjelaskan bahwa Pegadaian yang berdiri pada 1 April 1901 di Sukabumi, Jawa Barat, kini tidak hanya bergerak di bidang gadai, tetapi juga menghadirkan beragam produk investasi dan pembiayaan.

Di bidang investasi, Pegadaian menyediakan layanan Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas. Sedangkan pada sektor pembiayaan tersedia produk Pembiayaan Haji dan Umrah, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah.

Ia juga menjelaskan, sejak bergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM pada 2021, Pegadaian terus memperkuat perannya dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin berkembang, ungkap alumni Fakultas Ekonomi Universitas Cenderawasih ini.

Tidak hanya itu, pada Desember 2024 Pegadaian resmi memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pelopor usaha bulion atau Bank Emas di Indonesia. Melalui izin tersebut, Pegadaian kini dapat menyelenggarakan layanan Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas.

Basri mengatakan, seluruh produk dan layanan Pegadaian kini dapat diakses secara digital melalui aplikasi Pegadaian Digital, sehingga masyarakat semakin mudah melakukan transaksi maupun memperoleh informasi keuangan.

Sesuai tema kegiatan, Basri mengajak mahasiswa mulai mengenal investasi emas sebagai salah satu instrumen investasi jangka panjang yang relatif mudah dijangkau.

“Investasi emas dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan sehingga menjadi salah satu pilihan dalam mempersiapkan kebutuhan finansial di masa depan,” kata Manajer Bisnis PT Pegadaian Cabang Pangkep ini.

Pada pemaparannya, Basri juga mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam praktik judi online maupun pinjaman online ilegal yang belakangan semakin marak.

Menurutnya, penggunaan layanan pinjaman yang tidak bijak dapat menimbulkan berbagai persoalan keuangan. Selain itu, riwayat pinjaman seseorang akan tercatat dalam sistem keuangan sehingga dapat memengaruhi akses terhadap layanan keuangan di masa mendatang.

Karena itu, ia mengimbau mahasiswa agar selalu memilih lembaga keuangan yang legal, diawasi regulator, serta menggunakan layanan keuangan secara bertanggung jawab.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar investasi emas, layanan Pegadaian, hingga pengelolaan keuangan pribadi.

Melalui program Pegadaian Mengajar, Pegadaian berharap generasi muda memiliki literasi keuangan yang lebih baik, memahami pentingnya investasi sejak dini, serta mampu menghindari berbagai risiko keuangan digital yang dapat merugikan.

 

 

 

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *