BERITASEMBILAN.Com-Palopo. PGRI Kota Palopo akan menggelar pelatihan pembuatan aplikasi pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Guru melalui Inovasi Artificial Intelligence”.
Ketua PGRI Kota Palopo, Drs. Basman, S.H., M.M., mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya PGRI Kota Palopo dalam mendorong transformasi kompetensi guru di era digital.
Hal itu disampaikan Drs. Basman, S.H., M.M., kepada media, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, perkembangan teknologi AI perlu direspons secara positif oleh para guru.
Guru tidak hanya dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga dapat memanfaatkannya untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan menarik bagi peserta didik.
“Pelatihan ini kami laksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam membuat aplikasi pembelajaran berbasis Artificial Intelligence,” kata Drs. Basman, S.H., M.M.
Pelatihan tersebut dilaksanakan secara gratis.
Kegiatan akan berlangsung dalam dua pola, yakni luring dan daring.
Untuk pelaksanaan luring dijadwalkan pada 1 dan 2 Agustus 2026.
Sementara pelaksanaan daring digelar pada 4 dan 5 Agustus 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh PGRI Kota Palopo, APKS Kota Palopo, SLCC Kota Palopo, dan Perempuan PGRI Kota Palopo.
Adapun mentor utama dalam pelatihan ini adalah Sahrir, S.Pd., M.Pd., Ketua Tim KKA Luwu Raya.
Drs. Basman, S.H., M.M., menjelaskan, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar bersama bagi para guru untuk mengenal dan mempraktikkan pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan.
Melalui pelatihan tersebut, guru diharapkan mampu membuat media dan aplikasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.
“Guru harus terus beradaptasi. AI bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi menjadi alat bantu untuk memperkuat kreativitas, inovasi, dan kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Pelatihan ini juga mengangkat semangat PGRI Power, dengan nilai Professionalism, Opportunity, Wisdom, dan Resilience.
Semangat tersebut menjadi dorongan bagi guru-guru di Kota Palopo untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan berani berinovasi dalam pembelajaran.
Drs. Basman, S.H., M.M., mengajak para guru di Kota Palopo untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
Menurutnya, pelatihan gratis ini menjadi momentum penting bagi guru untuk menyiapkan diri menghadapi perubahan dunia pendidikan yang semakin dekat dengan teknologi digital.
Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui tautan yang tertera pada flyer kegiatan, yakni bit.ly/pesertapelatihanpgripalopo.
“Transformasi guru menuju era Artificial Intelligence harus dimulai dari kemauan untuk belajar. Karena itu, kami mengajak guru-guru untuk ikut serta dalam pelatihan ini,” katanya.
PGRI Kota Palopo berharap kegiatan ini dapat melahirkan guru-guru yang lebih adaptif, kreatif, dan mampu menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah masing-masing.***


















