BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Program Studi (Prodi) S1 Teknik Pertambangan Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI Paulus) Makassar langsung mendapat sambutan positif dari calon mahasiswa pada tahun akademik 2026/2027.
Meski baru dibuka, jumlah mahasiswa baru yang terdaftar pada program studi tersebut telah mencapai 110 orang.
Para mahasiswa baru berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan Kawasan Timur Indonesia, termasuk wilayah yang memiliki potensi sumber daya pertambangan.
Hal tersebut diungkapkan Rektor UKI Paulus Makassar, Prof. Dr. Agus Salim, S.H., M.H., kepada media, Kamis (22/10/2026).
Prof Agus Salim ditemui di Gedung Lilin UKI Paulus Makassar, di sela pelaksanaan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Tim Penilai Angka Kredit Dosen Perguruan Tinggi lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Prof. Dr. Budu, Ph.D., Sp.M.(K).
Menurut Prof Agus Salim, tingginya minat terhadap Prodi Teknik Pertambangan menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan dunia industri.
Mahasiswa Baru Berasal dari Sulsel hingga Papua
Prof Agus Salim menjelaskan, mahasiswa baru Prodi Teknik Pertambangan UKI Paulus berasal dari lulusan sekolah menengah atas dan sederajat di berbagai daerah.
Peminat tidak hanya datang dari Sulawesi Selatan, tetapi juga dari wilayah lain di Kawasan Timur Indonesia.
Bahkan, sejak program studi tersebut diperkenalkan, calon mahasiswa dari Papua telah menunjukkan ketertarikan untuk melanjutkan pendidikan di UKI Paulus.
Kondisi ini menjadi salah satu pertimbangan kampus dalam mengembangkan program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan sumber daya manusia di sektor pertambangan.
UKI Paulus melihat bahwa kawasan Indonesia bagian timur memiliki potensi pertambangan yang membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi akademik dan keterampilan teknis.
Karena itu, kehadiran Prodi Teknik Pertambangan diharapkan dapat memberikan pilihan pendidikan bagi generasi muda yang ingin mengembangkan karier di sektor tersebut.
Fakultas Kedokteran Seleksi Ketat, 25 Mahasiswa Diterima
Selain perkembangan Prodi Teknik Pertambangan, Prof Agus Salim juga memaparkan penerimaan mahasiswa pada Fakultas Kedokteran UKI Paulus Makassar.
Menurutnya, program pendidikan kedokteran mendapat perhatian dari calon mahasiswa, tetapi proses penerimaan tetap dilakukan melalui seleksi ketat.
Dari 67 pendaftar yang disebutkan, sebanyak 25 orang dinyatakan lolos seleksi dan diterima sebagai mahasiswa.
Pembatasan jumlah mahasiswa yang diterima menjadi bagian dari pelaksanaan seleksi penerimaan pada program pendidikan kedokteran.
Prof Agus Salim juga menyampaikan rencana kampus terkait kelulusan angkatan pertama mahasiswa kedokteran.
Menurutnya, UKI Paulus menargetkan mahasiswa angkatan pertama tersebut dapat mengikuti wisuda pada tahun akademik 2029.
Sebelumnya, UKI Paulus telah memperoleh izin operasional Program Studi Sarjana Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter.
Izin tersebut diterbitkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 3 November 2025.
Kehadiran pendidikan kedokteran menjadi bagian dari pengembangan program akademik UKI Paulus untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan.
Prodi Artificial Intelligence Juga Diminati
Selain Teknik Pertambangan dan Kedokteran, UKI Paulus Makassar juga mengembangkan pendidikan yang berkaitan dengan teknologi digital.
Prof Agus Salim menyebut Program Studi Sistem Informasi dan Artificial Intelligence (AI) termasuk bidang pendidikan yang mendapat perhatian calon mahasiswa.
Pengembangan program studi berbasis teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya kampus menyesuaikan penyelenggaraan pendidikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri.
Menurut Prof Agus Salim, program studi AI UKI Paulus memiliki posisi strategis dalam pengembangan pendidikan teknologi di Kawasan Timur Indonesia.
Kehadiran program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari teknologi kecerdasan buatan yang semakin banyak digunakan dalam berbagai sektor.
UKI Paulus memiliki 23 program studi, mulai dari pendidikan vokasi, sarjana, profesi, magister, hingga doktor.
Dari jumlah tersebut, terdapat 16 program studi sarjana, empat program studi magister, satu program studi doktor, satu program profesi, dan satu program vokasi.
Pengembangan program studi dilakukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan masyarakat.
Pembukaan program studi baru juga menjadi bagian dari inovasi tata kelola kampus yang terus dilakukan UKI Paulus.
Prof Agus Salim menegaskan bahwa pengembangan akademik perlu diarahkan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja serta harapan masyarakat dan para pemangku kepentingan.
Bertambahnya pilihan program studi, UKI Paulus berharap dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuan masing-masing dan mampu berkontribusi dalam pembangunan.
Tingginya jumlah mahasiswa baru pada Prodi Teknik Pertambangan menjadi salah satu perkembangan yang mendapat perhatian kampus pada tahun akademik 2026/2027. ***


















