BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Ihyani Malik, M.Si., mewakili Rektor Unismuh Makassar secara resmi membuka The 2nd International Conference on Sustainable and Democratic Governance (ICoSDEG) 2026 di Hotel Gammara Makassar, Kamis (23/7/2026).
Konferensi internasional yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unismuh Makassar tersebut diikuti akademisi, peneliti, dan praktisi dari 12 negara dengan menghadirkan 134 makalah ilmiah yang membahas isu tata kelola pemerintahan, demokrasi, hukum, kecerdasan buatan, hingga transformasi digital.
Dalam sambutannya, Ihyani Malik menyampaikan apresiasi kepada FISIP Unismuh Makassar yang kembali menghadirkan forum ilmiah bertaraf internasional sebagai wadah pertukaran gagasan dan penguatan jejaring akademik global.
Menurutnya, konferensi internasional menjadi salah satu instrumen penting bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi lintas negara.
“Universitas tidak dapat berkembang sendiri. Kolaborasi internasional menjadi kebutuhan dalam menghadapi tantangan global, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujarnya saat membuka konferensi.
Ia mengatakan perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pendidikan, hingga sistem demokrasi.
Karena itu, perguruan tinggi dituntut menghadirkan riset yang tidak hanya memiliki kualitas akademik, tetapi juga mampu memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan dalam pembangunan.
Hadirkan Akademisi 12 Negara
ICoSDEG 2026 mengusung tema “Intersecting Law, Society and Digital Ecosystems” dengan menghadirkan pemakalah dari Indonesia, Filipina, India, Irak, Malaysia, Spanyol, Australia, Vietnam, Pakistan, Nigeria, Korea Selatan, dan Makedonia Utara.
Sebanyak 134 artikel ilmiah dipresentasikan melalui 15 panel, terdiri atas tiga panel luring dan 12 panel daring.
Berbagai topik yang dibahas meliputi smart governance, kecerdasan buatan, pelayanan publik digital, kebijakan publik, perubahan iklim, tata kelola lingkungan, demokrasi digital, hingga reformasi birokrasi.
Perkuat Jejaring Internasional
Dekan FISIP Unismuh Makassar, Dr. A. Luhur Prianto, S.IP., M.Si., mengatakan penyelenggaraan ICoSDEG merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam memperluas jejaring akademik internasional.
Menurutnya, konferensi tidak hanya menjadi forum presentasi hasil penelitian, tetapi juga menjadi ruang lahirnya kolaborasi riset, publikasi ilmiah, pertukaran akademik, serta kerja sama kelembagaan dengan berbagai perguruan tinggi dunia.
“Melalui konferensi ini kami ingin membangun ekosistem akademik yang terbuka terhadap kolaborasi internasional sehingga hasil-hasil penelitian dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan tata kelola pemerintahan berkelanjutan,” kata Luhur.
Berlanjut Workshop Publikasi Internasional
Selain sesi konferensi, rangkaian kegiatan ICoSDEG 2026 juga diisi Scholarly Publishing Workshop: Strategies for Publishing in Reputable Journals yang berlangsung pada Jumat (24/7/2026) di Gedung Iqra Unismuh Makassar.
Workshop menghadirkan editor jurnal bereputasi internasional yang membagikan strategi penyusunan artikel ilmiah hingga proses publikasi pada jurnal bereputasi global.
Melalui penyelenggaraan ICoSDEG 2026, Universitas Muhammadiyah Makassar berharap dapat semakin memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi akademik internasional serta mendorong lahirnya riset-riset yang memberikan kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.


















