Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

16 Akademisi Peserta PKM Nasional ADPERTISI Perkuat Kapasitas Koperasi Desa Tukamasea Maros

×

16 Akademisi Peserta PKM Nasional ADPERTISI Perkuat Kapasitas Koperasi Desa Tukamasea Maros

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Sidrap. Sebanyak 16 akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berkolaborasi dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat atau PKM Nasional di Desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan PKM Nasional di 18 desa se-Kabupaten Maros. Fokus utamanya yakni memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi desa, khususnya koperasi kelompok tani dan nelayan.

Example 300x600

PKM Nasional Kelompok VII ini dikoordinasikan oleh Prof. Dr. H. Akhmad, S.E., M.S. dari Universitas Muhammadiyah Makassar. Kegiatan tersebut turut didampingi Dr. Haeruddin DML, S.E., M.M. dari Politeknik LP3I Makassar sebagai Pendamping Kelompok VII.

Kegiatan ini juga menghadirkan Prof. Dr. Asriati, S.E., M.Si. sebagai narasumber bersama sejumlah akademisi dari berbagai kampus di Indonesia.

Bimbingan teknis yang diberikan mengangkat tema “Penguatan Dasar Bidang Manajemen, Akuntansi, Perpajakan, dan Pengembangan Kapasitas SDM Koperasi Desa Kelompok Tani dan Nelayan.”

Melalui kegiatan tersebut, para pengurus koperasi mendapat pembekalan terkait manajemen organisasi, tata kelola keuangan, akuntansi, perpajakan, digitalisasi administrasi, hingga penguatan sumber daya manusia.

Materi disusun untuk mendorong koperasi desa menjadi lembaga ekonomi yang profesional, transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain Prof. Dr. H. Akhmad, S.E., M.S., Prof. Dr. Asriati, S.E., M.Si., dan Dr. Haeruddin DML, S.E., M.M., kegiatan ini juga melibatkan sejumlah narasumber lainnya.

Mereka yakni Dr. Aigistina, S.E., M.M. dari Universitas Pepabri Makassar, Dr. H. Andi Rustam, S.E., M.M., Ak., CA., CPA., ASEAN CPA dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Fahrunnisa, S.Si., M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Makassar, serta Dr. Darnawati, S.Pd., M.Si. dari Universitas Ichsan Gorontalo.

Hadir pula Dr. Samsul Rizal, S.E., M.M., Dr. Muhammad Yusuf, S.Sos., M.M., dan Sahrullah, S.E., M.Ak. dari Universitas Muhammadiyah Makassar.

Narasumber lainnya yakni Dr. Leni Hartati, S.Sos., M.M., CRP., CPF., CTP. dari Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Dr. Eko Cahyo Mayndarto, S.E., M.M., CMA., CSRS., CATr. dari Universitas Tama Jagakarsa Jakarta, Dr. Adriani Gunawan, M.M. dari Universitas Pelita Harapan, Yuni Nuardi Tasmita, S.E., M.M., M.Si., Ak., CA. dari Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Erni Salijah, S.E., M.M. dari Universitas Pepabri Makassar, serta Sirnan, S.Sos., S.H., M.M. dari Universitas Pepabri Makassar.

Dalam pelaksanaannya, PKM Nasional Kelompok VII membagi materi ke dalam tiga fokus utama.

Pertama, penguatan manajemen dan strategi pengembangan koperasi desa. Materi ini membahas fungsi manajemen, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi.

Kedua, penguatan akuntansi, perpajakan, dan tata kelola keuangan koperasi. Peserta mendapatkan pemahaman tentang pembukuan, laporan keuangan koperasi, pengendalian internal, pengelolaan arus kas, serta kepatuhan terhadap regulasi perpajakan.

Ketiga, penguatan kapasitas SDM dan kelembagaan koperasi desa. Materi ini menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pengurus dan anggota koperasi melalui pelatihan, pendampingan, penguatan legalitas, literasi digital, dan budaya organisasi yang profesional.

Melalui PKM Nasional ini, para akademisi berharap koperasi desa di Tukamasea mampu berkembang menjadi organisasi ekonomi kerakyatan yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.

Penguatan koperasi desa juga diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan, meningkatkan daya saing usaha, serta mendorong kesejahteraan petani dan nelayan sebagai pelaku utama ekonomi desa.

Kolaborasi 16 akademisi lintas perguruan tinggi ini menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa sinergi kampus dan masyarakat dapat memberi kontribusi langsung bagi pembangunan ekonomi desa di Kabupaten Maros.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *