Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Sosok Haeruddin Makkasau, Penjaga Keamanan, Kebersihan , Ketertiban dan Keindahan Kampus Unismuh Makassar

×

Sosok Haeruddin Makkasau, Penjaga Keamanan, Kebersihan , Ketertiban dan Keindahan Kampus Unismuh Makassar

Share this article
Example 468x60

Citizen Reporter

Laporan: Eka Safitri

Example 300x600

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip Unismuh Makassar

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Di balik tertatanya lingkungan Unismuh Makassar, terdapat sosok yang telah mengabdikan diri sejak masih berstatus mahasiswa. Ia adalah Haeruddin Makkasau, S.Pd., Kepala Bidang K4 (Keamanan, Kebersihan, Ketertiban, dan Keindahan) Unismuh Makassar.

Pria kelahiran Kabupaten Sidrap  ini merupakan alumni Unismuh Makassar yang kini memasuki periode kedua kepemimpinannya di bidang K4. Jabatan tersebut diemban seiring kepercayaan pimpinan universitas dalam menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kampus.

Haeruddin menjelaskan kepada mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, peserta mata kuliah Penulisan Media Massa, dengan dosen pengampu, Dr. Muhammad Yahya, M.Si melakukan kuliah lapangan di kantornya Lt 2 Gedung Iqra Unismuh Makassar Selasa 2 Juni 2026, dijelaskan kalau  bidang K4 bertanggung jawab terhadap empat aspek utama di lingkungan kampus, yakni keamanan, kebersihan, ketertiban, dan keindahan.

Menurutnya, bidang tersebut mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Awalnya hanya menangani urusan kebersihan kampus, kemudian berkembang menjadi K3 pada masa kepemimpinan Rektor Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., hingga akhirnya menjadi K4 pada periode Rektor Unismuh saat ini, Dr. Ir. H. Abd. Rakhim Nanda, M.T.M., IPU.

“Satu periode kepemimpinan berlangsung empat tahun mengikuti masa jabatan rektor, dan saat ini saya memasuki periode kedua,” ujarnya.

Semasa menjadi mahasiswa, Haeruddin dikenal aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Ia pernah terlibat di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), hingga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Tak hanya itu, ia juga aktif di Tapak Suci, organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak di bidang pencak silat.

Pengalamannya di dunia olahraga membawanya mewakili Indonesia melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada ajang Belgium Open. Bersama tim Indonesia, ia berhasil meraih gelar juara umum.

Dari ajang tersebut, Haeruddin berkesempatan mengunjungi sejumlah negara di Eropa, di antaranya Belanda, Belgia, Jerman, dan Prancis, serta beberapa negara di kawasan Asia.

Dalam kehidupan keluarga, Haeruddin merupakan ayah dari lima orang anak yang terdiri atas empat putra dan satu putri.

Sebagai Kepala Bidang K4, ia bertanggung jawab mengawasi seluruh kawasan yang berada di bawah pengelolaan Unismuh Makassar, termasuk Rumah Sakit Unismuh Makassar di Samata dan Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam).

Pengawasan keamanan dilakukan melalui sistem CCTV yang tersebar di berbagai titik strategis kampus. Sistem ini membantu petugas dalam menangani berbagai laporan kehilangan maupun kerusakan fasilitas.

“Kami memantau aktivitas kampus melalui CCTV sehingga jika ada kejadian, proses pelacakan bisa dilakukan lebih cepat,” katanya.

Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah program jam malam kampus yang telah berjalan selama enam tahun terakhir. Setiap hari petugas memastikan seluruh ruangan dan gedung telah kosong sebelum dilakukan penguncian.

Kebijakan tersebut berlaku secara konsisten, termasuk saat kampus menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan banyak peserta.

Haeruddin mengungkapkan, tantangan terbesar dalam pengelolaan keamanan kampus adalah tingginya aktivitas sivitas akademika setiap hari.

“Tidak kurang dari 5.000 kendaraan roda dua masuk ke kawasan kampus setiap harinya,” ungkapnya.

Kondisi tersebut menuntut sistem pengelolaan parkir dan keamanan yang terorganisasi dengan baik. Selain mengatur arus kendaraan, Bidang K4 juga menangani berbagai kasus kehilangan dan barang tertinggal, mulai dari tas, laptop, telepon genggam hingga kunci kendaraan.

Setiap barang yang ditemukan akan didata melalui laporan tertulis, didokumentasikan dalam bentuk foto, kemudian diamankan di pos keamanan hingga diambil pemiliknya.

Pada operasional sehari-hari, petugas K4 memanfaatkan komunikasi radio atau Handy Talkie (HT) untuk berkoordinasi. Informasi mengenai ketersediaan lahan parkir dapat disampaikan secara langsung kepada petugas di pintu masuk sehingga kendaraan dapat diarahkan ke area yang masih kosong.

Memaksimalkan kapasitas lahan, sistem pemadatan parkir kendaraan roda dua juga diterapkan secara berkala.

Selain itu, pihak kampus menyediakan rantai dan gembok pengaman di setiap pos keamanan untuk membantu pemilik kendaraan yang kehilangan kunci.

Haeruddin menegaskan bahwa seluruh layanan perparkiran di lingkungan Unismuh Makassar tidak dipungut biaya.

“Kami ingin memastikan seluruh sivitas akademika merasa aman dan nyaman selama berada di lingkungan kampus,” ujarnya.

Pada penyebaran informasi, Bidang K4 memanfaatkan grup komunikasi kampus yang diteruskan oleh pimpinan program studi kepada mahasiswa. Jalur komunikasi tersebut juga digunakan untuk mengumumkan barang-barang yang ditemukan agar segera diketahui pemiliknya.

Di akhir wawancara, Haeruddin menyampaikan pesan khusus kepada mahasiswa, terutama mahasiswa Ilmu Komunikasi.

“Ingat dan jaga selalu amanah orang tua selama menempuh pendidikan. Semua yang kalian miliki, seperti handphone, laptop, dan lainnya, adalah hasil keringat orang tua. Jaga dengan baik. Yang paling penting, jaga diri kalian agar dapat meraih cita-cita dan masa depan yang diharapkan,” pesannya. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *