Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

Aipda Syarif Andalkan Pendekatan Silaturahmi Jaga Kamtibmas Desa Tompobulu Maros

×

Aipda Syarif Andalkan Pendekatan Silaturahmi Jaga Kamtibmas Desa Tompobulu Maros

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Maros. Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas tidak selalu dilakukan melalui tindakan penegakan hukum.

Bagi Bhabinkamtibmas Desa Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Aipda Syarif, pendekatan humanis dan silaturahmi menjadi kunci menjaga desa tetap aman dan kondusif.

Example 300x600

Selama empat tahun bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Tompobulu, Aipda Syarif memilih hadir langsung di tengah masyarakat.

Ia rutin mendatangi rumah warga, membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, serta bersinergi dengan Babinsa dan pemerintah desa.

Hal tersebut disampaikan Aipda Syarif di sela pelaksanaan PKM Nasional ADPERTISI di Desa Tompobulu, Selasa, 30 Juni 2026.

Menurutnya, pendekatan silaturahmi dinilai lebih efektif dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di desa.

“Kami lebih mengedepankan silaturahmi. Bersama Babinsa kami mendatangi warga, berbincang, mendengar persoalan mereka, lalu mencari solusi bersama,” ujar Aipda Syarif.

Ia menjelaskan, persoalan yang masih kerap muncul di Desa Tompobulu umumnya berkaitan dengan sengketa lahan dan perkelahian antarremaja.

Perkelahian tersebut biasanya dipicu faktor pergaulan dan kesalahpahaman.

Sementara itu, kasus penyalahgunaan minuman keras tergolong jarang terjadi.

Aipda Syarif juga menyebut angka pencurian di Desa Tompobulu menunjukkan tren menurun.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak lepas dari pendekatan persuasif yang terus dilakukan bersama Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Kalau cara berpikir masyarakat berubah menjadi lebih positif, terutama mau bekerja dan bertani, persoalan sosial juga ikut berkurang,” katanya.

Aipda Syarif menilai, perubahan pola pikir masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan desa.

Ia menyebut, banyak persoalan sosial berawal dari masalah ekonomi.

Karena itu, warga terus didorong untuk memanfaatkan potensi pertanian dan perkebunan yang ada di Desa Tompobulu.

“Kalau masyarakat memiliki pekerjaan dan penghasilan, potensi konflik maupun tindak kriminal juga akan berkurang. Makanya kami selalu mengajak warga untuk semangat bertani dan memanfaatkan lahan yang ada,” ujarnya.

Pria kelahiran Maros tahun 1982 itu memiliki pengalaman panjang di institusi kepolisian.

Sejak memulai dinas pada 2003, Aipda Syarif telah mengabdi lebih dari 23 tahun di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ia pernah menghabiskan sekitar 15 tahun sebagai penyidik.

Selain itu, ia juga pernah bertugas di Satuan Reserse Mobil atau Resmob Polres Maros serta Polsek Turikale sebelum dipercaya menjadi Bhabinkamtibmas Desa Tompobulu.

Bagi Aipda Syarif, tugas sebagai Bhabinkamtibmas memberi ruang lebih luas untuk dekat dengan masyarakat.

Ia tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat warga.

Ayah tiga anak itu meyakini, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus mampu memberi rasa aman dan menjadi mitra dalam menyelesaikan persoalan warga.

Menurutnya, penyelesaian masalah di desa akan lebih mudah jika dibangun melalui komunikasi yang baik, saling percaya, dan semangat kebersamaan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga.

Sinergi tersebut menjadi modal utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Berkat pendekatan persuasif yang konsisten dilakukan, kondisi keamanan di Desa Tompobulu hingga kini tetap terjaga dengan baik.

Masyarakat pun dapat menjalankan aktivitas pertanian, perkebunan, dan kegiatan sosial lainnya dengan aman dan nyaman.

Aipda Syarif berharap, masyarakat Desa Tompobulu terus menjaga kebersamaan, memperkuat silaturahmi, dan tidak mudah terprovokasi oleh persoalan yang dapat mengganggu ketertiban desa.

“Yang paling penting adalah komunikasi. Kalau ada masalah, sebaiknya dibicarakan baik-baik. Kami bersama Babinsa dan pemerintah desa selalu siap membantu mencari jalan keluar,” tandas Aipda Syarif.

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *