BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar ambil bagian dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Internasional yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unismuh Makassar di kawasan Pantai Tanjung Anging Mammiri, Makassar, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi dari Indonesia, Filipina, dan India tersebut mengangkat tema penguatan kesadaran pengelolaan sampah untuk mendukung ekonomi sirkular dan tata kelola lingkungan pesisir yang berkelanjutan.
Dekan FISIP Unismuh Makassar, Dr. Andi Luhur Prianto, S.IP., M.Si., mengatakan keterlibatan Program Magister Ilmu Pemerintahan dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Aktivitas ini juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan keunggulan institusi pendidikan tinggi di semua tingkatan manajemen,” kata Andi Luhur kepada media, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini menuntut perguruan tinggi membangun kolaborasi lintas institusi dan lintas negara agar pengabdian yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“PKM harus dilaksanakan secara kolaboratif, berjejaring global, dan memiliki dampak yang nyata. Melalui kerja sama internasional ini, kami ingin memperkuat kualitas pengabdian sekaligus meningkatkan reputasi akademik program studi menuju akreditasi unggul,” ujarnya.
Libatkan Kampus Indonesia, Filipina, dan India
Selain Prodi Magister Ilmu Pemerintahan Unismuh Makassar, kegiatan tersebut juga melibatkan Program Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Mulawarman, Departemen Ilmu Pemerintahan Universitas Tadulako, Departemen Ilmu Pemerintahan Universitas Sam Ratulangi, College of Political Science and Public Administration (CPSPA) Polytechnic University of the Philippines, serta School of Law, Vellore Institute of Technology (VIT), India.
Kolaborasi tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman mengenai tata kelola persampahan berbasis masyarakat, ekonomi sirkular, serta penguatan kelembagaan bank sampah.
Praktik Kelola Sampah Berbasis Ecobrick
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti latihan pemadatan sampah plastik serta pemberdayaan kelompok bank sampah melalui Tata Kelola Sampah Plastik Berbasis Ecobrick (TKPSE) sebagai upaya meningkatkan kualitas amenitas wisata Pantai Tanjung Anging Mammiri.
Selain itu, peserta mengikuti demonstrasi pemilahan sampah, pemetaan kondisi persampahan masyarakat, diskusi kelompok (Focus Group Discussion), hingga penyusunan Community Action Plan sebagai rencana aksi bersama dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.
Dukung SDGs dan Internasionalisasi Kampus
Andi Luhur menjelaskan, keterlibatan Program Magister Ilmu Pemerintahan dalam PKM Kolaborasi Internasional tidak hanya mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus.
Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan pembangunan kota berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, perlindungan ekosistem laut, serta penguatan kemitraan global.
Ia berharap kerja sama yang telah terbangun dapat berlanjut melalui penelitian bersama, publikasi ilmiah internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kapasitas kelembagaan.
“Kami ingin kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan pengabdian saja, tetapi berkembang menjadi kerja sama penelitian, publikasi internasional, pertukaran akademik, serta penguatan kapasitas kelembagaan yang memberi manfaat bagi masyarakat dan perguruan tinggi,” tutupnya.


















