Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Siapkan Calon Pemimpin Bangsa dan Pejabat Pemerintahan

×

Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Siapkan Calon Pemimpin Bangsa dan Pejabat Pemerintahan

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Presiden RI Prabowo Subianto membentuk Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai lembaga pendidikan kepemimpinan nasional yang diproyeksikan mencetak calon-calon pemimpin Indonesia untuk mengisi jabatan strategis di pemerintahan, aparatur sipil negara (ASN), badan usaha milik negara (BUMN), hingga sektor publik lainnya.

Lembaga tersebut dipimpin Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI dan Prof. Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur setelah keduanya dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Example 300x600

Dikutip dari laman resmi uri.ac.id, Jumat (24/7/2026), Universitas Republik Indonesia tidak dirancang sebagai perguruan tinggi yang membuka program studi konvensional seperti kedokteran, teknik, hukum, maupun ekonomi.

Sebaliknya, URI dibangun sebagai pusat pendidikan kepemimpinan nasional yang berfokus pada pembentukan karakter, integritas, wawasan kebangsaan, serta kompetensi kepemimpinan bagi calon pejabat dan pemimpin masa depan Indonesia.

Fokus Cetak Pemimpin Nasional

Gubernur URI, Donny Ermawan Taufanto, mengatakan pembentukan lembaga tersebut berangkat dari perhatian Presiden Prabowo terhadap pembangunan sumber daya manusia.

“Bapak Presiden sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan. Beliau menginginkan adanya pendidikan yang terintegrasi mulai dari tingkat sekolah hingga pemerintahan,” ujar Donny.

Menurutnya, URI akan mengintegrasikan berbagai sistem pendidikan kepemimpinan yang telah ada sehingga pembinaan sumber daya manusia berlangsung secara berkelanjutan.

Donny menjelaskan lembaga yang dipimpinnya akan menyiapkan calon pemimpin yang nantinya mengisi berbagai jabatan strategis di pemerintahan maupun BUMN.

“Ini semua terkait pendidikan, pembinaan, dan penyiapan sumber daya manusia ke depan, baik untuk pemerintahan maupun BUMN,” katanya.

Bangun 10 Kampus

Donny mengungkapkan pemerintah berencana membangun 10 kampus URI di berbagai daerah.

Kampus utama akan dibangun di Bogor di atas lahan bekas perkebunan sawit PTPN, sedangkan untuk sementara kegiatan operasional URI berlangsung di gedung Kementerian BUMN, Jakarta.

Ia mengatakan URI nantinya akan menyelenggarakan pendidikan sebagaimana perguruan tinggi pada umumnya dan menghasilkan lulusan bergelar sarjana.

Saat ini, kata Donny, URI telah memulai program pembinaan terhadap 399 pegawai baru BUMN sebagai bagian dari penyiapan calon pemimpin yang berkarakter dan berintegritas.

Seluruh pembiayaan lembaga tersebut akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Terintegrasi dengan LAN

Donny menjelaskan di bawah struktur URI akan dibentuk Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang membawahi Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, serta Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Menurutnya, LAN tidak hanya akan melaksanakan pembinaan bagi aparatur sipil negara seperti selama ini, tetapi juga diperluas untuk menyiapkan sumber daya manusia di lingkungan BUMN.

“Nantinya tugas dan fungsi LAN akan diperkuat. Kalau selama ini fokus pada pembinaan ASN, ke depan juga akan menyiapkan calon karyawan dan pemimpin di BUMN,” ujarnya.

Adopsi Model Prancis

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan URI mengadopsi konsep lembaga pendidikan kepemimpinan yang telah diterapkan di sejumlah negara.

Ia mencontohkan Institut National du Service Public (INSP) di Prancis, yang sebelumnya dikenal sebagai École Nationale d’Administration (ENA), sebagai model pendidikan bagi calon pejabat pemerintahan.

“Beberapa negara memiliki lembaga khusus untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin. Semua pejabat pemerintahan, pejabat BUMN, bahkan kepala daerah pernah mengikuti pendidikan di lembaga tersebut,” kata Prasetyo.

Menurut dia, pemerintah berharap lulusan URI tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga wawasan kebangsaan, integritas, dan komitmen dalam menjalankan amanah untuk kepentingan bangsa dan negara.

Dengan konsep tersebut, Universitas Republik Indonesia diharapkan menjadi pusat pembinaan kepemimpinan nasional yang mampu mencetak generasi pemimpin berkarakter untuk menjawab tantangan pembangunan Indonesia di masa depan.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *