Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ragam

Sosok Mardiah, Ketua PGRI Parepare  Kini Jadi Kepala Dinas Pendidikan, Pernah Bawa SMAN 2 Juara Nasional

×

Sosok Mardiah, Ketua PGRI Parepare  Kini Jadi Kepala Dinas Pendidikan, Pernah Bawa SMAN 2 Juara Nasional

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Parepare. Perjalanan karier Mardiah, S.Pd., M.Pd., di dunia pendidikan mengantarkannya pada tanggung jawab baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Parepare tersebut mendapat amanah memimpin dinas yang membidangi pendidikan, kepemudaan, dan olahraga pada Jumat (30/10/2026).

Example 300x600

Sebelum menduduki jabatan tersebut, Mardiah dikenal sebagai pendidik yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan sekolah, pengembangan kurikulum, serta kepemimpinan organisasi profesi guru.

Ia pernah mengemban sejumlah jabatan strategis di lingkungan sekolah, mulai dari guru Bahasa Inggris, wakil kepala sekolah, hingga Kepala UPT SMA Negeri 2 Parepare.

Di luar tugas kedinasan, Mardiah juga aktif dalam organisasi PGRI dan dipercaya memimpin PGRI Kota Parepare untuk periode kepengurusan yang dimulai pada 2024.

Pengalaman sebagai guru, pengelola sekolah, dan pemimpin organisasi profesi menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya menuju jabatan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Parepare.

Lahir di Parepare, Menekuni Pendidikan Bahasa Inggris

Mardiah lahir di Parepare pada 6 September 1980.

Ketertarikannya pada dunia pendidikan mengantarkannya menempuh studi di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Makassar (UNM).

Ia memilih Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 31 Januari 2002.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Mardiah mengembangkan karier sebagai guru Bahasa Inggris.

Pengalaman mengajar memberinya kesempatan memahami secara langsung dinamika pembelajaran, kebutuhan peserta didik, serta berbagai tantangan yang dihadapi tenaga pendidik.

Seiring perjalanan kariernya, Mardiah melanjutkan pendidikan pada Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR).

Ia kembali memilih bidang Pendidikan Bahasa Inggris dan berhasil menyelesaikan pendidikan magister pada 6 Maret 2017.

Latar belakang pendidikan tersebut menjadi bekal akademik dalam menjalankan berbagai tanggung jawab di bidang pendidikan.

Dari Guru hingga Kepala SMAN 2 Parepare

Perjalanan profesional Mardiah tidak langsung dimulai dari jabatan struktural.

Ia mengawali pengabdiannya sebagai guru Bahasa Inggris sebelum dipercaya mengemban tanggung jawab dalam manajemen sekolah.

Dalam perjalanan kariernya, Mardiah pernah menjabat Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

Pada posisi tersebut, ia memperoleh pengalaman dalam pengelolaan program pembelajaran dan pelaksanaan kurikulum di satuan pendidikan.

Mardiah juga pernah dipercaya sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana.

Pengalaman tersebut memperluas pemahamannya mengenai pengelolaan fasilitas pendidikan dan kebutuhan pendukung kegiatan belajar mengajar.

Karier kepemimpinannya kemudian berlanjut ketika mendapat amanah sebagai Kepala UPT SMA Negeri 2 Parepare.

Jabatan itu memberinya tanggung jawab lebih besar dalam mengelola satuan pendidikan, membina guru dan tenaga kependidikan, serta mendorong peningkatan mutu pembelajaran.

Selama memimpin sekolah tersebut, Mardiah mencatat sejumlah capaian, terutama dalam penguatan literasi dan budaya berprestasi.

Antarkan SMAN 2 Parepare Raih Prestasi Nasional

Salah satu capaian yang menonjol dalam kepemimpinan Mardiah adalah prestasi SMA Negeri 2 Parepare pada kegiatan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif.

Pada 2024, SMA Negeri 2 Parepare berhasil meraih Juara I Tingkat Nasional Giat UKBI Adaptif.

Prestasi tersebut berlanjut pada 2025 ketika sekolah yang dipimpinnya kembali mencatatkan capaian sebagai Juara II Tingkat Nasional Giat UKBI Adaptif.

Di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, SMA Negeri 2 Parepare juga berhasil meraih Juara I Giat UKBI Adaptif selama dua tahun berturut-turut, yakni 2024 dan 2025.

Rangkaian prestasi tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kepemimpinan Mardiah di SMA Negeri 2 Parepare.

Capaian itu sekaligus menunjukkan perhatian terhadap pengembangan literasi dan pembentukan budaya berprestasi di lingkungan sekolah.

Selain penguatan literasi, Mardiah juga memberikan perhatian pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru serta pengembangan inovasi pembelajaran.

Aktif di PGRI, dari Sekretaris hingga Ketua Kota Parepare

Kiprah Mardiah tidak hanya berlangsung dalam lingkungan satuan pendidikan.

Ia juga aktif dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), organisasi profesi yang menaungi para guru di Indonesia.

Pada periode 2018–2023, Mardiah dipercaya menjabat Sekretaris PGRI Kota Parepare.

Melalui jabatan tersebut, ia terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi dan upaya penguatan profesionalisme tenaga pendidik.

Pengalaman berorganisasi itu berlanjut ketika Mardiah dipercaya menjadi Ketua PGRI Kota Parepare untuk periode kepengurusan yang dimulai pada 2024.

Sebagai Ketua PGRI, Mardiah memiliki ruang pengabdian yang lebih luas dalam memperjuangkan peningkatan kompetensi, profesionalisme, dan penguatan peran guru.

Kepemimpinannya di organisasi profesi juga mempertemukannya dengan berbagai persoalan pendidikan yang dihadapi guru di lingkungan sekolah.

Pengalaman tersebut melengkapi perjalanan kariernya sebagai pendidik dan pengelola satuan pendidikan.

Kini Mengemban Amanah sebagai Kepala Dinas Pendidikan

Setelah melalui perjalanan panjang di dunia pendidikan, Mardiah mendapat amanah baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Parepare pada 30 Oktober 2026.

Jabatan tersebut menandai babak baru dalam pengabdiannya, dari pengelolaan satuan pendidikan menuju tanggung jawab yang lebih luas pada tingkat pemerintahan daerah.

Sebagai kepala dinas, Mardiah akan berhadapan dengan berbagai tantangan pembangunan pendidikan, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kompetensi guru, hingga tata kelola layanan pendidikan.

Bidang kepemudaan dan olahraga juga menjadi bagian dari tanggung jawab jabatan barunya.

Pengalaman sebagai guru Bahasa Inggris, wakil kepala sekolah, kepala sekolah, serta pemimpin organisasi PGRI menjadi bekal penting dalam mengemban tanggung jawab tersebut.

Perjalanan Mardiah memperlihatkan proses pengembangan karier seorang pendidik yang tumbuh melalui pengalaman mengajar, kepemimpinan sekolah, dan pengabdian organisasi.

Dari ruang kelas hingga memimpin Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Parepare, Mardiah kini memasuki tahap baru dalam perjalanan pengabdiannya bagi dunia pendidikan.***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *