BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Sebanyak 100 guru di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) PGRI Power bertajuk “1 Juta Mahir Koding dan AI”, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di UPT SD Negeri 18 Tumampua I, Kecamatan Pangkajene, tersebut merupakan bagian dari upaya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik.
Ketua PGRI Kabupaten Pangkep, Muslimin Yusuf, S.Pd., bersama jajaran pengurus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelatihan yang diikuti guru-guru dari PGRI Cabang Pangkajene tersebut.
Pelatihan mengusung tema “Merancang Ekosistem AI untuk Dunia Pendidikan”.
Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep yang diwakili Sekretaris Dinas, Syamsir Palisuri Sua, S.E., M.Si.
Turut hadir Wakil Ketua PGRI Kabupaten Pangkep, Herwan Syam, S.Pd., M.Pd., dan Drs. H. Alimuddin, M.Pd., serta Ketua PGRI Cabang Pangkajene, H. Ahyard, S.Pd., bersama jajaran pengurus.
Muslimin Yusuf Dukung Penguatan Kompetensi Guru
Ketua PGRI Pangkep, Muslimin Yusuf, menempatkan pelaksanaan Bimtek PGRI Power sebagai bagian dari dukungan organisasi terhadap peningkatan kapasitas guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.
Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengenalan terhadap koding dan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), tetapi juga mendorong penerapan teknologi dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
Melalui pelatihan ini, guru diharapkan semakin terampil memanfaatkan teknologi untuk merencanakan pembelajaran, mengembangkan bahan ajar, serta menyusun media pembelajaran yang lebih menarik.
Pengetahuan yang diperoleh peserta juga diharapkan dapat dikembangkan dan dibagikan kepada rekan guru di sekolah masing-masing.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan PGRI Power yang mendorong peningkatan keterampilan digital guru melalui penguasaan koding dan AI.
Dinas Pendidikan Pangkep Ajak Guru Beradaptasi
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep, Syamsir Palisuri Sua, menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Menurutnya, kehadiran teknologi koding dan AI perlu dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Guru harus terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kehadiran coding dan AI di dunia pendidikan harus dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan zaman,” ujar Syamsir.
Ia menilai perkembangan teknologi pendidikan menuntut guru untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik.
Pemanfaatan AI juga perlu diimbangi dengan kreativitas, pemahaman pedagogis, serta tanggung jawab dalam penggunaannya.
Seratus Guru Ikuti Bimtek PGRI Power
Sebanyak 100 guru dari PGRI Cabang Pangkajene mengikuti rangkaian pelatihan yang dilaksanakan di UPT SD Negeri 18 Tumampua I.
Para peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi digital, khususnya koding dan AI dalam dunia pendidikan.
Tema “Merancang Ekosistem AI untuk Dunia Pendidikan” menekankan bahwa pemanfaatan teknologi tidak hanya berkaitan dengan penguasaan aplikasi.
Kesiapan sumber daya manusia, budaya belajar, kreativitas guru, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan digital.
Pelatihan tersebut diharapkan mampu mendorong guru menjadi lebih adaptif, kreatif, dan inovatif dalam menghadirkan pengalaman belajar bagi peserta didik.
PGRI Cabang Pangkajene Perkuat Program Digital
Ketua PGRI Cabang Pangkajene, H. Ahyard, S.Pd., bersama jajaran pengurus turut mendukung pelaksanaan program peningkatan kompetensi guru tersebut.
Keterlibatan pengurus PGRI tingkat kabupaten dan cabang menjadi bagian dari upaya memperluas pelaksanaan program PGRI Power di lingkungan organisasi.
Melalui kegiatan ini, PGRI Cabang Pangkajene mengambil bagian dalam gerakan nasional peningkatan kemampuan guru di bidang koding dan AI.
Pelaksanaan Bimtek diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat memberikan manfaat nyata terhadap proses pembelajaran di sekolah.
Dengan dukungan organisasi profesi guru dan pemerintah daerah, pengembangan keterampilan digital diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Pangkep.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi salah satu langkah PGRI Pangkep dalam mempersiapkan guru menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.


















