BERITASEMBILAN.Com-Bone. Perlombaan hari pertama cabang olahraga dayung Porprov Sulsel 2026 di Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, berjalan aman dan lancar, Sabtu (7/11/2026). Sebelum lomba dimulai, petugas mengevakuasi kapal nelayan yang bersandar di sekitar arena dan menarik kembali perahu dayung yang sempat hanyut hingga Tanjung Pallette.
Delegasi Teknis (Technical Delegate) Dayung Porprov Sulsel 2026, Drs. Suarman, M.Pd., mengatakan perlombaan berjalan sesuai rencana berkat koordinasi panitia dengan petugas di lapangan. Kondisi perairan yang relatif tenang pada hari pertama juga mendukung jalannya pertandingan.
Suarman menyampaikan hal itu kepada media seusai salat Magrib di Masjid Polres Bone, Sabtu malam. Ia didampingi Bendahara PODSI Sulsel, Dr. H. Muliono Caco, M.M., M.Kes.
Menurut Suarman, kapal nelayan itu diketahui bersandar di sekitar lintasan pada malam sebelum perlombaan. Petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pelabuhan Bajoe, Satpolairud, dan pihak terkait berkoordinasi hingga kapal berhasil dipindahkan dari arena.
Menjelang perlombaan, tali tambat sebuah perahu dayung juga putus. Perahu itu terbawa arus hingga Tanjung Pallette sebelum petugas berhasil menariknya kembali ke lokasi semula.
Selama pertandingan, tim Basarnas menyiagakan tiga kapal cepat di lokasi. Dinas Kesehatan Kabupaten Bone juga mengerahkan tiga ambulans dan sejumlah tenaga medis.
Suarman mengapresiasi dukungan Polsek Tanete Riattang, Syahbandar dan KPLP Pelabuhan Bajoe, Basarnas, Dinas Kesehatan Bone, Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Rakyat Bajoe, serta pihak lain yang membantu panitia.
Ia berharap koordinasi tersebut tetap terjaga agar pertandingan hari kedua berlangsung aman dan sesuai jadwal. ***


















