BERITASEMBILAN.Com-Bone. Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulawesi Selatan, Dr H Alimuddin, SH, MH, M.Ken, meminta atlet tampil tangguh dan menjunjung tinggi sportivitas pada Porprov Sulsel 2026.
Pesan itu disampaikan Alimuddin kepada seluruh panitia dan kontingen olahraga dayung di Bone, Sabtu (7/11/2026) pagi.
Saat memberikan keterangan kepada media, Alimuddin didampingi Bendahara PODSI Sulsel, Dr.H Muliono Caco, M.M, M.Kes.
Menurut Alimuddin, Sulawesi Selatan memiliki tradisi maritim yang kuat dan dikenal melahirkan banyak pelaut ulung. Semangat ketangguhan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi atlet untuk mengerahkan kemampuan terbaik selama bertanding.
Ia menekankan, persaingan memperebutkan medali harus tetap disertai sikap sportif dan penghormatan terhadap sesama peserta.
Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PDI Perjuangan itu juga meminta panitia menjaga suasana pertandingan tetap sejuk dan kondusif.
Penyelenggaraan yang tertib dan bertanggung jawab diharapkan mampu mencegah perselisihan antaratlet maupun pendamping.
Alimuddin berharap Porprov menjadi ajang lahirnya bibit atlet dayung yang kelak memperkuat Sulsel pada kejuaraan nasional hingga internasional. Karena itu, kualitas perlombaan perlu mendapat perhatian bersama.
Pertandingan dayung mulai berlangsung di kawasan Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sabtu pagi. Babak penyisihan dimulai sekitar pukul 06.00 Wita untuk menyesuaikan kondisi perairan.
Sekretaris PODSI Sulsel, Drs Suarman, M.Pd, mengatakan angin dan gelombang di kawasan Bajoe cenderung lebih kencang pada siang hari.
Menurutnya, jadwal lebih pagi diharapkan memberi kesempatan kepada para atlet untuk bertanding saat kondisi perairan masih mendukung.
Suarman menyampaikan hal tersebut didampingi Dewan Hakim Lomba Dayung, Kapten Laut (PM/W) Asmawati D Sumban.
Cabang olahraga dayung mempertandingkan total 40 nomor lomba. Sejumlah nomor mulai memasuki babak penyisihan pada hari pertama.
Sebanyak 12 kabupaten dan kota mengikuti pertandingan setelah Takalar dan Pinrang menarik diri karena keterbatasan anggaran.
Daerah peserta meliputi Makassar, Selayar, Pangkep, Sinjai, Gowa, Palopo, Luwu Timur, Maros, Bulukumba, dan Bantaeng, serta tuan rumah Bone dan Wajo.
Suarman menjelaskan, panitia telah menyiapkan sarana dan prasarana perlombaan di tengah berbagai keterbatasan. Ia berharap cuaca mendukung agar seluruh nomor dapat diselesaikan sesuai agenda.
Panitia juga menyiapkan 519 keping medali, terdiri atas 173 emas, 173 perak, dan 173 perunggu, untuk para atlet peraih medali.
Sebelumnya, pada Praporprov di Danau Tanjung Bunga, Makassar, 15–19 November 2025, kontingen Makassar meraih juara umum dengan 17 emas, 11 perak, dan delapan perunggu.
Selayar menempati posisi kedua dengan lima emas, tujuh perak, dan lima perunggu. Pangkep berada di urutan ketiga dengan lima emas, tiga perak, dan tiga perunggu.
Porprov Sulsel 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo.


















