BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar bersama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Sulawesi Selatan memperkuat sinergi pendidikan Muhammadiyah melalui kolaborasi strategis promosi penerimaan mahasiswa baru (PMB).
Kolaborasi tersebut melibatkan para kepala sekolah SMA/MA/SMK Muhammadiyah se-Sulsel dan dikemas dalam agenda bertajuk “Unismuh Makassar bersama Dikdasmen PDM se-Sulawesi Selatan—Kolaborasi Strategis Promosi PMB” dengan tema “Sinergi Pendidikan Muhammadiyah untuk Meningkatkan Akses dan Mutu Penerimaan Mahasiswa Baru”.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh Makassar, Sabtu (10/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Unismuh Makassar dan Dikdasmen PDM se-Sulsel menekankan pentingnya penguatan jalur pendidikan berjenjang, mulai dari sekolah Muhammadiyah hingga perguruan tinggi. Langkah ini dinilai penting agar proses melanjutkan studi bagi lulusan SMA/MA/SMK Muhammadiyah berjalan lebih terarah dan berdampak pada peningkatan mutu calon mahasiswa.
Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr KH Mawardi Pewangi, dalam pengajiannya menyampaikan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai, karakter, serta jejaring persyarikatan melalui pendidikan.
“Penguatan pendidikan Muhammadiyah harus berjalan berkesinambungan dari sekolah hingga perguruan tinggi. Jika nilai Muhammadiyah menguat pada peserta didik, maka ia akan menjadi penggerak di keluarga dan masyarakat,” ujar Mawardi.
Sementara itu, Rektor Unismuh Makassar, Dr Abdul Rakhim Nanda, menegaskan komitmen kampus dalam meningkatkan layanan akademik dan tata kelola sebagai bagian dari upaya memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu penerimaan mahasiswa baru.
Menurutnya, kerja sama dengan Dikdasmen dan para kepala sekolah Muhammadiyah menjadi kunci agar informasi, pembinaan, dan pendampingan lanjut studi bagi siswa dapat dilakukan secara lebih sistematis.
“Sinergi ini penting agar lulusan sekolah Muhammadiyah memiliki gambaran yang jelas dan terarah dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” kata Rakhim.
Ketua Lembaga PMB Unismuh Makassar, Dr Muhammad Akhir, menambahkan bahwa kolaborasi yang diperkuat ini diharapkan mampu menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah dalam mendampingi lulusan.
Pendampingan tersebut mencakup pengenalan program studi, mekanisme pendaftaran, hingga penguatan komunikasi dengan orang tua dan alumni.
Melalui forum ini, Unismuh Makassar dan Dikdasmen PDM se-Sulsel sepakat mendorong langkah lanjutan berupa promosi terpadu, penguatan jejaring sekolah–kampus, serta optimalisasi peran guru, keluarga, dan alumni.
Upaya ini diarahkan untuk memastikan sinergi pendidikan Muhammadiyah di Sulawesi Selatan berjalan lebih solid sekaligus memperluas peluang lulusan SMA/MA/SMK Muhammadiyah melanjutkan studi ke perguruan tinggi.


















