Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

UMPalopo Tambah Profesor, Wakil Rektor III Dapat Jabatan Guru Besar

×

UMPalopo Tambah Profesor, Wakil Rektor III Dapat Jabatan Guru Besar

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com-Makassar. Universitas Muhammadiyah Palopo (UMPalopo) kembali mencatat  capaian akademik membanggakan. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis, Dr. Muh. Yusuf Qamaruddin, S.E., M.M., resmi meraih jabatan Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Islam.

Perolehan jabatan akademik tertinggi tersebut ditandai terbitnya Surat Keputusan Guru Besar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya dosen UMPalopo pada bidang keilmuan strategis, khususnya ekonomi Islam.

Example 300x600

Rektor Universitas Muhammadiyah Palopo, Prof. Dr. H. Suhardi M. Anwar, Drs., M.M., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga kontribusi penting bagi penguatan mutu akademik institusi.

“Guru Besar bukan sekadar capaian individu, tetapi merupakan aset strategis institusi. Kehadiran profesor di lingkungan UMPalopo berdampak langsung pada peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi, akreditasi, serta reputasi akademik universitas,” ujarnya.

Prof. Dr. Muh. Yusuf Qamaruddin lahir di Pangkep, 24 September 1966. Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh di Kabupaten Pangkep.

Dia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi pada Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Makassar. Gelar magister diraih di Universitas Muslim Indonesia (UMI), sementara gelar doktor diperoleh dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya.

Karier akademiknya diawali  dosen yayasan di Universitas Muhammadiyah Makassar sebelum diangkat sebagai dosen Kopertis pada 1 Maret 1993. Sejak itu, Prof. Yusuf aktif mengemban berbagai jabatan struktural, di antaranya Wakil Ketua dan Ketua STIE Muhammadiyah Palopo, Direktur Pascasarjana UMPalopo, Wakil Rektor IV, hingga saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor III UMPalopo.

Prof. Yusuf menyebutkan bahwa proses pengajuan Guru Besar menuntut konsistensi dan ketekunan, terutama dalam pemenuhan standar akademik dan publikasi ilmiah bereputasi.

“Tantangan terbesar adalah menjaga produktivitas riset dan publikasi. Namun dengan dukungan dosen serta tenaga kependidikan, proses tersebut dapat dilalui dengan baik,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa capaian Guru Besar bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah untuk memperkuat kontribusi keilmuan di bidang ekonomi Islam melalui pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai Wakil Rektor III, Prof. Yusuf menempatkan pengembangan mahasiswa sebagai prioritas utama, khususnya dalam menciptakan keseimbangan antara prestasi akademik dan aktivitas organisasi kemahasiswaan.

“Mahasiswa harus aktif secara akademik, aktif berorganisasi, dan tetap lulus tepat waktu. Ketiganya harus berjalan seimbang agar menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkarakter,” tegasnya.

Ia juga menekankan peran strategis mahasiswa dalam mendukung peningkatan akreditasi program studi dan kinerja institusi secara keseluruhan.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Yusuf berpesan kepada dosen-dosen muda agar memiliki perencanaan karier akademik yang jelas dan terarah.

“Jangan menunda studi. Selesaikan S2 lebih cepat, lanjutkan S3 selagi masih produktif. Pahami jenjang karier dosen dan jangan berhenti di satu level. Tujuan akhirnya adalah profesionalisme dosen dan peningkatan mutu lembaga,” tuturnya.

Diraihnya jabatan Guru Besar oleh pimpinan universitas ini semakin memperkuat posisi UMPalopo sebagai perguruan tinggi yang konsisten membangun budaya akademik, sekaligus menjadi indikator kesiapan institusi dalam bersaing di tingkat regional maupun nasional. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *