Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Dosen dan Mahasiswa UNKRIT Tentena Edukasi Warga: UMKM, Pertanian hingga Anti Bullying

×

Dosen dan Mahasiswa UNKRIT Tentena Edukasi Warga: UMKM, Pertanian hingga Anti Bullying

Share this article
Example 468x60

BERITASEMBILAN.Com- Tentena. Universitas Kristen Tentena (UNKRIT) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, pada 18–19 April 2026.

Kegiatan ini berlangsung di wilayah pelayanan jemaat GKST Klasis Pamona Selatan, meliputi Kecamatan Pamona Selatan dan Pamona Tenggara.

Example 300x600

Rektor Unkrit, Dr I Ketut Yakobus, S.Th, M.Si, kepada media akhir April 2026 menyampaikan bahwa PKM ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan Pengurus YPTK-GKST, dosen, staf, serta mahasiswa lintas program studi.

“PKM ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif,” ujarnya.

Beragam program dilaksanakan di sejumlah desa dengan tema yang berbeda sesuai potensi lokal. Di Desa Amporiwo, misalnya, dilakukan sosialisasi hukum dan perlindungan anak untuk mendukung program gereja ramah anak.

Sementara di Desa Pandayora, masyarakat dilatih membuat abon dari kulit pisang sebagai upaya peningkatan ekonomi kreatif.

Pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan UMKM menjadi fokus di Desa Tolambo. Sedangkan di Desa Bo’e dan Barati, kegiatan difokuskan pada pertanian organik.

Tak hanya itu, pelatihan public speaking bagi pemuda digelar di Desa Tindoli dan Singkona. Di Desa Pasir Putih, peserta mendapat pelatihan digitalisasi pemasaran destinasi wisata lokal.

Edukasi sosial juga menjadi perhatian, seperti penyuluhan KDRT di Desa Pendolo, dampak bullying di Desa Tokilo dan Salindu, serta bahaya judi online di Desa Korobono.

Selain itu, terdapat pula pelatihan berbasis keterampilan seperti pembuatan selai pisang di Desa Korompaka, strategi pengembangan usaha pertanian di Mayasari, hingga pelatihan berhitung cepat di Uelene.

Secara umum, kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan ekonomi keluarga, literasi digital, serta edukasi sosial guna menciptakan masyarakat yang mandiri dan harmonis.

Metode pelaksanaan dilakukan secara interaktif melalui sosialisasi, diskusi, hingga pendampingan langsung kepada masyarakat.

Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan secara berkelanjutan. Selain kegiatan edukatif, rangkaian PKM juga diisi dengan pelayanan rohani.

Rektor, dosen, mahasiswa, serta pengurus YPTK-GKST turut ambil bagian dalam memimpin ibadah bersama jemaat di masing-masing wilayah.

Pihak kampus menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan dan desa, majelis klasis, pendeta, serta masyarakat atas dukungan dan partisipasi aktif.

Melalui kegiatan ini, Unkrit Tentena menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan PKM secara berkelanjutan.

Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan sejahtera. ***

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *